
Rayen:" RIO JANGAN"
Tiba tiba saja wajah rio dipegang oleh tangan misterius yang keluar dari lubang itu dan menghisap rio masuk kedalam lubang hitam tersebut. Spontan semua siswa yang ada dikelas itu berteriak histeris..
Rayen:" rio"
Dio:" rio"
Murei:" rio" sambil berlari mendekati lubang itu
Akan tetapi, rayen menahan tangannya
Rayen:" jangan..."
Murei:" tapi rio..."
Rayen:" jangan... Kalo lo mendekati lubang itu... Lo bakalan ikut terhisap juga"
Selma:" iya mur... Bener apa kata rayen.. Lo jangan deketin lubang itu"
Murei:" tapi rio..., dia sodara gue..., ibunya nitipin dia ke gue..., gue udah janji ama ibunya kalo gue akan jaga rio..."
Selma:" gue tau mur.. Gue tau, tapi jika lo terhisap ke lubang itu... Gue nggak akan maafin lo" sambil menangis
Murei pun hanya pasrah, ia pun lansung memeluk selma. Tapi, tiba tiba saja dari lubang misteri itu muncul lagi tangan tangan yang tadi menarik rio masuk kedalam lubang hitam itu.
Rayen:" semuanya... Pergi dari sini..."
Semua murid yang ada dikelas pun lansung berhamburan keluar kelas...
Vitry:" kita harus pergi juga "
Rayen:" iya..."
Mereka pun lansung berlari keluar, tapi disaat mereka melewati lubang hitam itu, kaki vitry dipegang oleh tangan misteri itu....
Rayen:" vitry"
Dio:" vit"
Selma murei:" vitry"
Rayen pun mencoba menarik vitry, tapi tangan misterius itu lebih kuat dari pada rayen...
Vitry:" kalian pergilah"
Rayen:" kita nggak akan pergi tanpa lo"
__ADS_1
Vitry tidak pikir panjang, ia lansung mendorong rayen sekuat tenaga. Bruk...
Vitry:" maafin gue ray..." sambil tersenyum
Rayen:" vit"
Vitry:" PERGI DARI SINI CEPAT!"
Vitry pun terhisap masuk kedalan lubang hitam itu. Tapi, tiba tiba tangan itu muncul lagi, seolah olah tangan itu berusaha keluar dari lubang itu...
Dio:" ayo.... Kita juga harus pergi dari sini"
Selma:" iya"
Dio:" yuk ray..." sambil membantu rayen berdiri
Mereka pun lansung pergi dari kelas. Mereka menemukan teman teman yang lainnya berkumpul dibawah...
Yiny:" apa yang terjadi" sambil menundukkan kepalanya
Dio:" gue juga nggak tau apa yang terjadi"
Saat mereka semua menatap kelas mereka....
Selma:" siapa dia"
Tiba tiba dari kelas mereka keluar sosok gadis misteri. Dan tak lama kemudian, gadis misteri itu menyebarkan kegelapan keseluruh area sekolahan dan semua murid dan para guru tiba tiba saja berlarian keluar kelas. Pak kepala sekolah pun lansung memberitahukan kepada semua guru agar membawa anak didiknya ke aula, tapi disaat semua murid tengah berlari menuju aula, gadis misteri itu menangkap satu persatu murid hingga hanya tersisa 450 dari 500 siswa....
Dio:" ray... Ayo"
Rayen:" bentar gue masih penasara ama tuh gadis misteri"
Selma:" ray..."
Rayen :" kalian duluan aja... Gue nanti nyusul"
Rayen pun lansung berlari mendekati gadis misteri itu, tidak pikir panjang dio, murei dan selma pun lansung menyusul rayen...
Sampai ditangga...
Dio:" ray... Lo gila ya... Kita nih masih belom tau dia baik ato nggak"
Rayen:" gue udah sering liat dia..."
Selma:" meskipun lo udah pernah liat dia... Tapi lo mikir... Dia udah nggisap rio kedalam lubang aneh itu... Bahkan sahabat kita juga ikut terhisap"
Dio:" iya ray... Lo dengerin apa yang kita omongin..., lo jangan keras kepala deh"
__ADS_1
Rayen:" iya gue keras kepala..."
Plak..., tangan dio lansung menampar pipi rayen. Dan rayen pun hanya merintikkan butiran air dari sudut mata dan mengalir perlahan jatuh dari dagunya...
Dio:" m...ma...maafin gue ray" sambil memegang pipi rayen
Rayen menepis tangan dio, tapi dio mencoba untuk minta maaf ke rayen, ia memang tidak sengaja menampar rayen.
Dio:" ray... Rayen... Maafin gue... Gue nggak sengaja"
Rayen sama sekali tak menjawab kata kata dio, ia tetap saja menangis. Sedangkan dio, dio tidak pikir panjang lagi, dio lansung memeluk rayen.
Dio:"maafin gue, gue nggak sengaja"
Rayen sama sekali tidak menjawab perkataan dio. Dan tak lama kemudian, dio melepaskan pelukannya.
Dio:" maafin gue ya" sambil memegang pipi rayen
Rayen hanya menganggukan kepalanya. Tiba tiba ada bola bola hitam yang menuju kearah rayen
Dio:" ray awas" sambil menarik tubuh rayen dan melindungi rayen...
Plub plub..., bola bola hitam itu lansung menempel dipunggung dio. Dan Bola bala itu semakin lama semakin mengembang dan menutupi seluruh tubuh dio
Dio:" k..ka...kalian ce..cepatlah p...pe..pergi"
Rayen:" dio"
Selma:" yuk ray... Kita harus pergi"
Rayen:" tapi dio..."
Murei:" dio nggak akan kenapa napa"
Rayen, selma, dan murei pun lansung pergi. Akan tetapi mereka tidak pergi ke aula, melainkan ke uks...
Murei:" kita akan aman disini"
Rayen:" dio" sambil meringis menyesal dengan apa yang sudah ia lakukan tadi
Selma:" udalah ray..., dio akan baik baik saja..., gue jamin dio nggak akan kenapa napa"
Rayen:" tapi gue... Gue ngerasa bersalah.... Kalo nggak gara gara gue maksa ndatangin gadis misteri itu... Dio nggak bakalan kayak gitu" sambil menangis
Murei:" udalah ray... Itu bukan kesalahan lo... Itu juga kesalahan kita..."
Murei pun lansung memeluk kedua sahabatnya itu.
__ADS_1