
"Tok... tok.. tok...! mengapa mereka mengetok pintu sepagi ini. Arka melihat kesamping? ternyata Arti masih tidur.
Arka tersenyum, karena perbuatanku semalam dirimu kelelahan,selamat tidur.
Ia tahu saat ini, tubuhnya dan Arti hanya diselimuti dengan badcover.
Arka mencari pakaian dalamnya dilantai dan memakai piyama.
"Tok.. tok.. tok...
Tunggu, ada apa?
Arka membuka pintu.
Ada apa? tanya Arka kepada Shelly pelayan rumahnya.
"Ada tamu tuan".
Siapa? tanya Arka kepada Shelly.
"Pasangan suami istri.
"Iya, sudah!minta mereka untuk menunggu".
Arka menutup kamarnya dan turun kebawah.
Shelly!dimana tamunya?
Didepan,tuan?pagi-pagi sudah mengganggu istirahat orang.omel Arka sambil melangkah menuju ruangan tamu.
"Selamat pagi,pak?selamat pa....! papa, mama Arka sangat terkejut mengetahui siapa yang siapa tamu yang datang.
Arka.....!
Jadi, kamu yang menempati rumah ini? papa dan mama mendapatkan laporan dari pihak keamanan,bahwa dirumah ini tinggal pasangan suami istri.
__ADS_1
Kamu mengapa tidak memberitahu mama atau papa kalau dirimu dan Denisa tinggal disini. Ada apa dengan rumah kalian!tanya mama pada Arka, karena merasa ada sesuatu yang dirahasiakan.
Belum sempat Arka menjelaskan,terdengar suara Arti,memanggil dirinya.
Arka...! hari ini mau sarapan apa? Arka,aku pakai kemejamu,aromanya aku suka.
Papa dan mama Arka menatap Arka! dengan penuh tanda tanya.
Shelly,dimana tuan! Shelly terdiam,karena baru kali ini ia melihat nona rumahnya memakai kemeja tuan Arka yang memperlihatkan seluruh bentuk tubuhnya.
Shelly.... !bentak Arti karena tidak mendapat jawab dari pertanyaan.
Ruang tamu,non?Arti melangkah pergi menuju ruang tamu.
Arka...! mau sarapan apa hari i...!
Arti,kaget dengan meletakkan tangannya diatas dada.Ternyata ada tamu!
Arti dengan cepat membalikkan tubuhnya karena saat ini wajahnya sangat memerah menahan malu.
Jelaskan kepada mama dan papa!dan siang ini datang kerumah untuk menjelaskan masalah ini.
Tuan Hernand dan istrinya berlalu pergi meninggalkan Arka yang tertunduk diam.
Ini juga karena kebodohannya,seharusnya ia tidak membawa Arti menempati rumah ini.
Rumah ini adalah bagian properti keluarga.
Arka menuju kekamarnya! ia melihat Arti sudah duduk menangis karena takut.
Hai! ada apa!
"apakah mereka akan menjadikan kita sebagai bahan berita".Tanya Arti pada Arka, karena setahu Arti hanya orang tua Arka yang tahu mereka tinggal disini.
Arka merasa lega,karena Arti tidak bertanya macam-macam Kepadany.
__ADS_1
Tidak apa-apa! bersihkan dirimu,hari ini aku harus bekerja.
Iya! tapi hari ini aku tidak mau kemana pun? karena aku merasa sangat letih.
Arka agak sedikit heran.Apakah dirimu sudah memberitahukannya kepada Erik.
Arti, menggelengkan kepalanya.Ya,sudah? aku terserah kamu saja.
Arka..! apa? belikan aku parfum seperti aroma dikemejamu ini.Aku sukaa...? arti menujukkan senyum manisnya yang manja.
Kamu beli aja sendiri,aku sudah memberikan kartu Atm padamu.
Tidak mau! aku mau,kau yang membelikannya. Arka,kaget melihat mata Arti berkaca-kaca menahan sedih.
Oke! aku akan membelinya untukmu. Arti mengembangkan senyum manisnya.
Arka...? apa lagi. Bolehkah aku memakai ini untuk bekerja. Arka membalikkan tubuhnya dan melihat Arti berdiri memamerkan kemeja putihnya yang transparan.
Ngak boleh! dengan melototkan matanya kearah Arti.
Arti kembali menangis disertai dengan clotehannya. Arka, aku tidak pernah meminta apapun darimu, aku hanya meminta kemeja ini, tapi kau sudah marah-marah padaku.
Arti menjatuhkan tubuhnya diatas tempat tidur.
Arka,menjadi bingung.Hanya karena masalah kemeja, Arti bisa sesedih itu.
Berbeda sekali dengan Denisa.
Denisa akan marah padanya,apa bila tas yang ia pesan lupa aku beli.
Arti, ini kemejanya udah kotor! lihat ada bekas lipstikmu disini. Aku belikan yang baru dan mahal.
Tidak mau! Arti memegang erat kemejanya. Untuk berjaga-jaga agar Arka tidak mengambilnya. Arka,semakin bingung dan akhirnya mengalah.
Oke! kau boleh memakainya. Senyum Arti mengembang dan langsung memeluk dan mencium Arka, karena bahagia.
__ADS_1
Terimakasih...terima kasih. Ya, Tuhan inikah yang disebut bahagia.ucap Arka dalam hati, karena melihat Arti kegirangan,diizinkan boleh memakai kemejanya.