
"Aku tidak mengerti dimana letak sebuah kebahagiaan."Hari ini aku menikah dengan Arka, hanya untuk menjauhi Erik dari diriku. Aku tidak mengharapkan materi dari Arka, bagiku selama aku bisa bekerja dan menghasilkan uang, untukku itu sudah cukup.
Arka, memberikan aku kartu Atm, mobil untuk aku pergi bekerja. Ini untukmu, ucap Arka? Apa itu? tanyaku tanpa melihat kearah Arka.
Dilihat, dong? Oh, Thanks you. Aku menerimanya untuk menghargai pemberian dari Arka dan tak ingin mengecewakannya. Arti...ayo kita turun. Mama sama papa mau pulang.
Mama sama papa ngak nginep disini? tanyaku.
Mama sama papa,ngak mau gangguin pengantin baru. Aku merasa wajahku memerah,mendengar ucapan mereka. Arka hanya tersenyum mendengar guyonan orang tuanya. Setelah mobil mereka tidak terlihat lagi, aku dan Arka pintu rumah.Kalau kau merasa lelah, sebaiknya istirahatlah? aku harus mengurus beberapa berkas untuk pertemuan besok.
Baiklah,aku keatas duluan. Arka menanggukan kepalanya.
******
Denisa, lo ngak khawatir nih?suamimu nikah lagi? tanya Lea kepada Denisa. Apa yang harus aku khawatirkan, yang mempersiapkan pernikahannya adalah aku, semua yang menjadi saksi dan menjadi orang tuanya Arka adalah aktor dan aktris lokal bayaran. Waw, kau hebat Denisa! Arka sangat mencintaiku dan dia tidak akan berpaling dariku.
__ADS_1
Aku mendekati Arka hanya demi Pieter, karena dia orang yang sangat aku cintai. Aku ingin perusahaan Pieter bisa bersaing dengan perusahaan Arka.
Apakah benar, kau tidak bisa mempunyai anak?tanya Lisa.Hahah..itu tidak benar! aku sudah memiliki anak bersama Pieter dan kecelakaan itu keberuntungan untukku,karena pada saat itu aku tidak mengandung anaknya Arka, tapi anaknya Pieter,jadi itu anak kedua lo sama Pieter. Tentu saja. Kau licik Denisa? kau iri padaku sherlly. Aku tidak perlu iri padamu.Suatu saat karma juga berlaku padamu.
Sstt.. Arka! Denisa memperlihatkan panggilan dari Arka kepada teman-temannya. Denisa memberikan isyarat kepada teman-temannya untuk diam,dengan meletakkan jari telunjuk kebibirnya.
Selamat malam,sayang?selamat malam, jawab Denisa. Kau berada dimana sekarang?aku bersama teman-temanku, aku bosan sendirian,jadi aku keluar menghibur diriku. Maafkan aku, yah? jangan meminta maaf dari perempuan yang tidak sempurna ini? Hai, jangan berkata seperti itu, apapun dirimu aku tetap mencintaimu.
Jangan pulang terlalu malam? jaga kesehatanmu. Aku akan menyelesaikan pekerjaanku, kau tidak bersama Arti? sayang ini malam pertamamu, mengapa kau meninggalkan dirinya sendirian.
Arka.... jangan seperti ini! jika kau tidak melakukannya,berarti kau tidak mencintaiku.
Iya, pasti aku akan melakukannya. Tetapi untuk malam ini,aku belum siap.
Arka... jika dirimu tidak melakukannya, aku tidak ingin melihat wajahmu lagi.
__ADS_1
Jangan bicara seperti itu,sayang? aku pasti melakukannya, tetapi tidak untuk malam ini.
Baiklah!aku akan menunggu kabar darimu.
Oke.
Ya, Tuhan bagaimana ini? semoga Arti bisa menarik hasratku,ucap Arka lirih.
*****
Bagaimana, temana-teman? aku hebat bukan. Waw...Denisa!aku sangat kagum dengan dirimu.Apakah dirimu tidak pernah terpikirkan bagaimana hancurnya perasaan Arka? kalau ia tahu bahwa dirimu menipunya.
Arka tidak akan pernah tahu, kalau salah satu dari kalian tidak buka mulut.Sherlly!ingat apabila dirimu membocorkan rahasia ini, dirimu pasti tahu apa akibatnya.
Aku tahu sebenarnya,bahwa perusahaan suami sudah lama bangkrut,jadi jangan coba-coba mengancamku, ucap Denis. Sherlly, pergi meninggalkanku Denisa dan teman-temannya.
__ADS_1