MODEL TAMPAN ITU SUAMIKU

MODEL TAMPAN ITU SUAMIKU
"Gairah Arti"


__ADS_3

"Aku merasa jiwaku sangat kosong", entah mengapa akhir-akhir ini Denisa menghindar dari diriku".


Semenjak kehadiran Arti, ia melepaskan tanggung jawabnya sebagai istri.


Panggilan dariku tak pernah dijawab, pesan yang ku kirimkan tak pernah dibalas.


Akhirnya sampai juga dirumah.Aku melihat jendela kamarku sudah tidak ada cahaya, berarti Arti sudah tidur.


Aku kaget, melihat Shelly membukakan ku pintu.


Belum tidur Shelly!tanyaku karena heran!


Non, berpesan untuk saya tidak tidur sebelum tuan, pulang?hari ini pekerjaannya banyak,jadi Kecapekan.


Ya. Sudah,kamu sekarang istirahat. Baik, tuan.


Aku menaiki anak tangga dan membuka pintu kamar,benar saja ia sudah tidur.


Aku segera masuk kekamar mandi, karena tubuhku terasa lengket,karena hari ini aku turun kelapangan mengawasi proyek baru.


Sudah pulang!


Aku kaget saat keluar dari kamar mandi, Arti duduk dipinggir tempat tidur.


Kau terbangun, apakah aku berisik sehingga mengganggu mimpi indahmu.


Bukan! tapi wangi parfummu sangat tajam, sehingga membuatku sangat rindu.


Belum sempat,aku bertanya, Arti langsung menyosor menciumku. Ah... aku tidak tahan melihatmu?entah mengapa akhir-akhir ini ia lebih bergairah saat melihatku?


Ini hari ketujuh,ia melakukan ini? aku tidak menduga dibalik selimut,ia sudah tidak menggunakan apa-apa?


Karena posisiku hanya membungkuk,ia membuka selimut dan menarik tubuhku, sehingga posisiku ada diatas tubuhnya.

__ADS_1


Ia melepaskan handuk yang melingkar dipinggangku.


Katanya,dirimu lelah karena banyaknya pekerjaan dikantor, aku bertanya karena tidak ingin ia kembali kelelahan melayani permainanku diatas ranjang.


Aku tidak peduli, Arka? karena mendapatkan lampu hijau, aku mengikuti keinginan Arti.


Ku berikan kesempatan ia menjelajahi setiap inci tubuhku. Arka selesaikan ini, aku sudah tak tahan, bisiknya.


Aku mengubah posisi, tubuhku dengan **** tubuh Arti. Aku membuka lebar kaki Arti dan meraba bukit kecil yang ditumbuhi hutan belantara,ku mencari gua yang tersembunyi diantara hutan belantara.


Setelah posisinya ku rasa pas,ku telusuri gua kecil itu bersama juniorku. Sehingga membuat Arti mengerang, mendesah? Sengaja ku perlambat permainannya,agar ku bisa mendengar desahan yang keluar dari mulut Arti.


Aku tak memahami Arti akhir-akhir ini,ia seperti singa betina yang sedang lapar. Aku melihat ia sangat kelelahan,ku sibak rambutnya yang menutupi sebagian wajahnya. Aku rasa besok dirimu tidak bisa bangun, senyumku saat melihat wajah polosnya.


******


Shelly!


Iya, tuan?!non Arti jangan dibangun,biarkan istirahat.


Tuan tidak sarapan?dikantor saja, hari ini saya kedatangan tamu dari jepang.


Siapkan sarapan untuk nona kalau sudah bangun. Saya pergi! iya tuan! hati-hati.


*****


Shelly!


Iya, non? tuan dimana?


Sudah pergi,non? pagi banget perginya? mau dibuatin sarapan,non! Mau tapi hanya susu.


Oh! iya, non?

__ADS_1


saya izin keluar kesuper market!


Iya. Shelly!


Shelly memang diperintahkan Arka untuk berbelanja kebutuhan rumah dan dirinya.


Sampai didalam kamar, Arti tak sengaja melihat kearah kaca rias dan mematung didepan kaca.


Arti memperhatikan bentuk tubuhnya,ia agak heran melihat pinggang rampingnya sedikit berisi.


Arti di kagetkan dengan bunyi bel. Arti sebenarnya enggan turun, karena Selangkangnya masih nyeri,ini semua gara-gara Arka, kesalnya dalam hati.


Teet... teet... teet...


Siapa sih yang datang?mau tidak mau aku turun kembali kebawah.


Arti, berjalan cepat menuju pintu depan, setelah pintu terbuka,Arti sangat terkejut dua pria berbadan besar berdiri didepan pintu.


Ada yang bisa saya bantu,pak?


Apakah ini benar rumahnya tuan Arkana Hermawan Mulya?


Iya!benar.Anda harus ikut kami! mengapa saya ikut kalian? kami diperintahkan tuan Arka untuk menjemput anda.


Kami juga tidak tahu! kalau anda meragukan kami?!anda boleh menghubungi beliau.


Arti berpikir,kalau ia menghubungi Arka sekarang,aku khawatir mengganggu pekerjaannya.Bukankah dia pergi pagi-pagi sekali, sehingga ia tidak sempat sarapan.


Gumamnya dalam hati.


Baiklah!kalian tunggu disini, saya ganti pakaian.Aku mengambil secarik kertas dan menuliskan pesan kepada Shelly.


To.Shelly:

__ADS_1


Shelly saya pergi, bersama tuan Arka.


Baiklah kita jalan. Tanpa curiga Arti masuk kemobil dan pergi bersama dua pria yang menjemputnya.


__ADS_2