
Mungkin ini adalah jalan hidupku.Benar kata orang-orang sebelum senang kita harus merasakan susah, sebelum bahagia kita harus merasakan penderitaan. Hasil keputusan yang ku ambil menentang keinginan ayah, sekarang aku menuai hasilnya.Dari bandara aku memesan taksi menuju apartemen dimana selama ini aku tinggal dengan nyaman, sekarang tinggal kenangan.
Pak kealamat ini ucapku dengan menunjukkan secarik kertas kepada sopir taksi.
Oke.
Aku menunjukkan alamat tempat tinggalku dikanada.Nona sudah sampai.
Terimakasih, pak.
Baru saja keluar dari taksi Arti di kagetkan dengan pemandangan yang tidak bisa ia ungkapkan lagi . Pakaian dan barang-barang lainnya sudah berada diluar. Arti hanya tersenyum getir,belum 24 jam keputusan yang ia ambil ayah sudah bertindak cepat.
Aa..
Ayah..lirihku memanggil namanya.
Baiklah,aku akan berjuang sendirian dikota ini.Arti berjalan mendekati barang-barangnya.Yang harus ia lakukan saat ini adalah mencari tempat tinggal yang baru.Sebaiknya aku mencari tempat untuk menginap malam ini.
Sebaiknya aku menghubungi Alona. Arti merogoh kedalam saku jaketnya untuk mengambil ponsel.
Ia mencari kontak Alona sebelum menghubunginya.
Tidak butuh waktu yang lama terdengar suara diseberang sana.
Hai Al?,maaf mengganggu waktu istirahatmu,.kamu ada dirumah.
Hai, ada apa?,jangan seperti itu,kau tidak mengganggu waktu istirahatku.
Izinkan aku untuk mengubah malam ini dirumah. Satu malam saja sudah cukup,ucapku.
Emangnya ada apa sih?,tanya Alona sedikit penasaran. Nanti aku ceritain, yang penting kamu izinkan aku untuk nginap dirumahmu.
Iya.cepat kesini.
Terima kasih, yah.
Arti menutup panggilannya, setelah itu ia menyetop taksi menuju rumah Alona.
*****
Ayah.
Mengapa tega melakukan ini pada Arti?,ucap sang istri. Dia anak perempuan kita satu-satunya ayah, ucap istrinya.
Agar ia belajar hidup. Apa ia pikir mudah hidup tanpa embel-embel nama keluarga.
Aku ingin melihat apakah dia bisa hidup dengan serba kekurangan,ucap sang suami dengan kekerasan hatinya.
Arti memiliki sifat keras dari ayahnya.Aku tidak mau berdebatmu karena masalah ini.
Bagaimana keadaan putri ku?,gumamnya.
__ADS_1
********
Alona,panggil Arti dengan mengetuk pintu rumahnya.
Iya..
What..?,Alona kaget melihat bawaan Arti yang begitu banyaknya.
Apa yang terjadi,Arti?,tanya Alona. Barang kamu bawa banyak banget.
Kamu diusir,tanya Alona yang penasaran dengan sahabatnya ini.
Kamu ngak nyuruh aku masuk dulu,Al. Tanya Arti dengan melipat kedua tangan didepan dada.
Oh, aku lupa ucap Alona dengan menepuk jidadnya.
Masuklah, ucap Alona dengan membuka lebar pintu rumahnya.
Membantu Arti membawa masuk kopernya kedalam rumah.
Ini minum,ucap Alona memberikan gelas yang berisikan air sirup.
Ceritain apa yang terjadi, ujar Alona.
Arti menceritakan apa yang terjadi padanya.
Usaha orangtuaku mengalami kebangkrutan.
Cerita Arti berbohong dan engan untuk menceritakan keluarganya kepada orang lain.
Jadi besok aku harus mencari tempat tinggal baru dan juga pekerjaan.
Maafkan aku Arti tidak bisa ngajak lo tinggal disini,ujar Alona tidak enak hati.
Ngak masalah,Al.
Arti sangat mengerti dengan keadaan Alona. Dia juga sahabatku saat tinggal disini.
Sebaiknya kita tidur.
Besok aku mau cari tempat tinggal baru dan juga pekerjaan,ujar Arti.
****
Aku sudah bangun dan mandi.Rencananya hari ini ia akan mencari tempat tinggal yang baru.
Alona,bangun. Kamu mau ke kampus ngak,tanya Arti.
Udah pukul tujuh nih,ucap Arti mengingatkan.
hmm...
__ADS_1
Alona menggeliat. Hari ini aku ada janji dengan Mr. Johan,ujar Arti.
Iya.
Cepat mandi perintah Arti kepada Alona. Setelah mandi, Alona cepat-cepat berpakaian sebelum tanduk Arti keluar dari kepalanya. Hari ini Alona memakai celana jeans dengan kemeja kotak-kotak.
Ayo, Al.
Tunggu mau kunci rumah dulu,ucap Alona.
Sudah terkunci semua,siap meluncur ucap Alona saat berada dalam taksi.
Mereka berdua naik taksi untuk menuju kekampusnya.
Sampai dikampus mereka bertemu Erik.
Alona...
Arti....
Panggil Erik saat melihat keduanya.Arti Kamu pindah rumah,yah?,tanya Trik.
Ngak.
Cuma kepengen ginap dirumah Alona,jawab Arti berbohong.
Emangnya ada apa?,tanya Arti kepada Erik.
Tadi malam aku keapartemenmu untuk memberikan laporan yang kamu minta,ucap Erik.
Sudah jadi!,tanya Arti kepada Erik sang sahabat.
Sudah, jawab Erik yang langsung duduk dikursi taman kampus.
Terima kasih,Erik.
Kamu sahabat aku yang paling baik,ucap Arti.
Ayo..
Kita masuk kelas,ucap Alona mengingatkan.
Maaf Erik, aku tidak mau menceritakan masalahku pada mu. Aku tidak mau merusak hubunganmu dengan Jessica. Aku juga tidak mau terus-terusan merepotkanmu. Kau mau menjadikan aku sahabatmu dikota yang asing ini,aku sangat bersyukur,kau berikan aku pekerjaan itu sudah cukup bagiku.
Arti...
Mengapa kau tidak meminta bantuan sama Erik?,tanya Alona heran.
Tidak.. Al.Jessica selama ini cemburu padaku, karena kedekatan aku dan Erik.
Haruskah aku hadir diantara mereka. Itulah mengapa aku tidak mau menceritakan masalahku pada Erik. Karena aku tak ingin mereka berpisah gara-gara diriku, ujar Arti.
__ADS_1