
"Arka telah sampai dirumahnya dan melihat lampu kamarnya masih terang. Dia tahu Arti masih belum tidur.Arka membawa bak kecil yang berisikan parfum pesanan Arti. Ia memasuki rumah dengan langkah gontai
Selamat malam tuan? ia kaget karena ternyata Shelly masih terjaga, kamu belum tidur Shelly. Belum tuan! karena nona baru pulang dari kantor,tuan! Arka kaget mendengarnya?
katanya dia tidak ingin masuk kerja hari ini?tidak tahu tuan, setelah menerima panggilan dari ponelnya, nona langsung dan anehnya nona pergi kerja memakai kemeja tuan, karena suka aromanya,ujar Shelly.
Ya, sudah! sekarang istirahatlah. Biarku urus yang lainnya, Baik tuan.
Saya mau kekamar. Hari ini pikiran Arka juga sedang kalut. Saat membuka pintu kamar, Arti sudah tertidur disofa dengan masih memakai kemejanya.
Arka mengendong tubuh Arti untuk dipindahkan ketempat tidur. Arka melihat dua buah bukit kecil Arti yang tersembunyi dibalik kemeja putih.
Arka hanya menelan ludah,untuk menahan hasratnya dan juniornya juga beraksi. Mengapa kalian membuatku seperti ini,ucap Arka dalam hati.
Pada hal Arka sudah sering melihat, meremasnya dan menghisapnya. Entah mengapa pesona Arti begitu kuat.
Arka, meletakkan Arti ketempat tidur? Kau sudah pulang?
Iya! saat Arka mau berdiri, Arti merangkul lehernya, dan menghujaninya dengan ciuman.
__ADS_1
Arka, yang sejak tadi menahan hasratnya, akhirnya tersalurkan. Ia terus menjelajahi setiap jengkal tubuh Arti.
Arti melepaskan satu persatu pakaian yang masih menempel ditubuh Arka. Sehingga mereka tak lagi memakai sehelai benang pun ditubuh mereka.
Desahan demi desahan keluar dari mulut mereka berdua karena merasakan kenikmatan dunia.
Arka mencari gua yang tersembunyi yang dimiliki Arti untuk memasukkan juniornya yang sudah mengeras.
Setelah menemukan benda tersebut,via langsung memasukkannya, dengan gerakan maju dan mundur, Arka membuat Arti kembali mendesah. Keringat bercucuran keluar dari tubuh keduanya.
Arka, merebahkan tubuhnya disamping Arti? Arti menutupi wajahnya dengan selimut, karena merasa sedikit malu pada Arka.
Jangan malu lagi,kita sudah sering melakukannya,ucap Arka pada Arti. Kau harus berjanji Arka,tidak akan pernah meninggalkanku.
Iya.
Sekarang tidurlah!Arka kemejamu aromanya sudah hilang. Apakah kau sudah membelikannya untukku. Sudah!kalau masih bicara dan tidak mau tidur,aku tidak jadi memberikannya?Iya,aku tidur?
janji Arka? Iya, aku janji.Arka membesarkan matanya,iya aku tidur.
__ADS_1
Arti memajukan bibirnya pada Arka.
Yah, baiklah!Arka mencium bibir Arti berkali-kali,agar Arti mau tidur. Akhirnya ia tertidur didalam pelukkan Arka.
Arka menegangkan wajahnya agar airmatanya tidak jatuh dipipinya Arti.
Ya. Tuhan jangan pisahkan aku dengan perempuan yang lembut ini. Kali ini aku akan benar-benar hancur kalau kehilangan dirinya.
******
Aku minta, kau mengawasi Denisa menantuku ini dan kau cari informasi tentang perempuan yang bernama Arti beserta kelurga dan para sahabatnya.
Kalian harus melaporkannya kepada kami berdua dan tidak ada satu orang pun yang boleh tahu tentang masalah ini. Kami akan membayar lebih setiap hasil kerja kalian.
Dan kalian bertiga,kamis tugaskan untuk menjemput Arti besok, setelah Arka pergi. Dengan cara apa pun,kalian harus membawanya kemari. Kalian mengerti!
Yah, kami akan melaksanakannya!
Sekarang kalian istirahat,besok tugas besar menunggu kalian.
__ADS_1
Perempuan itu cantik,sepeti jelman ibunya Arka?Semoga ia menjadi menantuku,bujar Ny. Hernand dalam hat.