
Arti, memang harus bekerja keras untuk mencapai tujuan dan cita-citanya. Pagi kekampus, malam bekerja. Ia tak ingin menyusahkan dua sahabatnya Erik dan Alona.
Arti tidak mau meminta bantuan Erik karena tidak mau jadi orang ketiga antara Erik dan Jessica. Aku tidak ingin merepotkan Alona, karena kehidupan keluarganya, juga tidak baik. Aku mencari kos-kosan yang paling murah tanpa sepengetahuan kedua sahabatnya.
Arti, aku mencari suara yang memangil namaku? Alona !Arti tunggu? ada apa? tanya Arti?mari kita mencari tempat untuk kita bebicara.Mengapa kau sulit sekali dihubungi?pesan-pesanku tidak pernah kau balas,apa yang terjadi padamu, arti? tanya Alona padaku.
Ha..! maaf, Al? aku kekurangan uang, aku terpaksa menjual beberapa barangku termasuk ponselku. Mengapa tidak bicara padaku? ucap Alona. Aku tak ingin menyusahkanmu, Al? apakah kau pindah kekosan yang baru!iya,yang paling murah!jawabku.
Maaf Al? aku harus meninggalkanmu! aku ada janji dengan Mr, Smith? Kalau ada waktu datanglah kerumah. Oke!. Aku berlalu meninggalkan, Alona!
*******
Tok... Tok.. Tok..
Masuk... terdengar suara mr. Smith dari dalam.
Selamat pagi, tuan Smith! ucapku.
Ooo.. Arti masuk, dan duduklah. Bagaimana dengan tesis saya, pak? kau ini tidak sabaran, ucap pak Smith padaku. Kau mau berita baik atau buruk,ucap pak Smith?
Aku tertegun diam!didalam kepalaku banyak sekali pertanyaan.
Arti.. pak Smith memanggilku!ayo apa jawabanmu.
Aku memilih yang terburuk,pak?
Haaa..pak Smith tertawa. Berita buruknya adalah tesismu diterima dan bulan depan kau harus ujian.
Dan berita terburuknya adalah maukah mengurus studio foto, bapak? tempatnya tidak besar, aku yakin kau bisa mengembangkannya,karena aku suka hasil gambar dari tesismu.
Aku hanya bisa, terdiam tak percaya! ternyata Tuhan masih menyayangiku.
__ADS_1
Baik, pak?saya terima,jawabku!
Kau atur jadwal ujian tesismu, aku menunggu. Baik,pak?terima kasih banyak aku permisi.
*****
Ponsel pak Smith bergetar.
Terrrr.... terrr.... terrrr..
Halo... pak Arkana? jawab pak Smith.
Bagaimana, apakah berhasil? iya, pak!
Bagus..
Jangan khawatir,aku akan mengganti dua kali lipat,kerugianmu nanti. Setelah aku mendapatkan wanita itu.
******
Arti menunggu bis dihalte. Ia ingin cepat pulang dan bekerja!karena ia tahu bukan hanya fisik dan mental yang harus dipersiapkan,uang juga diperlukan.
Minggu ini aku harus masuk kerja dari pagi sampai malam,agar uangnya bisa terkumpul.
******
Hai, Arti.
Hai.. Lisa
Selamat telah lulus ujian.
__ADS_1
Terima kasih,Lis. Apa yang akan kau lakukan selanjutnya?tanya Lisa padaku.
Aku diberi kepercayaan,mengurus studio mini.
Wow.... hebat,apakah kau akan berhenti bekerja disini?
Iya. Satu minggu lagi. Ada pelanggan yang datang. Aku pergi dulu.
Akhirnya hari-hari yang ditunggu Arti datang juga, hari ini ia kembali memakai pakaian toganya yang kedua kalinya.
Hai... Arti! Hai... Erik.
Maaf, Arti.
Mengapa kau meminta maaf,tanyaku kepada Erik. Aku tidak tahu kalau kau mendpatkan musibah.
Tidak masalah, Erik. Mengapa kau tidak mencariku, tanya Erik lagi. Aku tidak ingin banyak menyusahkan orang lain.
Ini adalah titik terendah dalam hidupku, saat aku bahagia keluargaku tidak hadir. Sebenarnya, pekerjaan orangtuaku adalah dokter.Dari ayah, ibu dan kedua kakakku berprofesi sebagai dokter.
Karena aku memilih profesi yang berbeda, semua fasilitas dicabut. Jadi aku harus mencari pekerjaan. Tapi aku tak putus asa.
Mengapa kau tidak mencariku? apakah karena aku mencintaimu?
Maaf,Erik!
Karena aku tidak bisa mencintaimu, karena pertemuan pertama kita aku tidak merasakan apapun. Aku tidak mencarimu,karena aku tidak mau memberikanmu harapan.
Ayo, kita berkumpul bersama teman-teman.
Erik dan Arti tidak mengetahui, kalau Jessica mendengarkan pembicaraan mereka.
__ADS_1