MODEL TAMPAN ITU SUAMIKU

MODEL TAMPAN ITU SUAMIKU
"Arti Menghilang"


__ADS_3

Ada apa dengan Denisa? dua minggu terakhir ini, dia tidak pernah menghubungiku. Apakah ia masih marah dengan perkataan papa dan mama. Kenapa masalah sekecil ini,ia perbesarkan. Denisa jangan sampai aku berpaling, karena uiahmu, gumamku dalam hati kesal karena menahan rindu.


Arka pulang menuju rumah lama yang ia tempati bersama Denisa. sesampainya dirumah, ia disambut beberapa pelayan. Nyonya sudah pulang! tanyaku kepada salah satu pelayan.


Belum tuan? terakhir nyonya pulang yang habis bertengkar sama tuan.


"Brengsek kau Denisa? ternyata dirimu masih membantahku, mengapa kau membangkangku, Denisa? teriak Arka dengan membanting gelas kearah foto Denisa yang sangat anggun,para pelayan sangat kaget,karena baru kali ini mereka melihat Arka marah, dia orang yang selalu bersikap lembut terhadap siapa saja?


Ada apa, sih dengan tuan? ngak tahu,mungkin lagi kesal sama nyonya,karena sudah lama ngak pulang.Tuan Arka menakutkan juga kalau sedang marah!iya,nyonya Denisa kemana, sih! ngak kasihan sama suaminya.


Karena kesal,ia merebahkan tubuhnya disofa.


Arka memejamkan matanya,berusaha untuk tidur.Rasanya belum lama ia tetidur, terdengar suara memanggil namanya.


Tuan Arka....tuan..


Hmm, ada apa?sejak tadi ponsel tuan berbunyi. Nomor ini sejak tadi menghubungi anda tuan?


Bawa, kemari?


"Shelly!mengapa ia menghubungiku sebanyak ini? apa yang terjadi.

__ADS_1


"Halo!


ada apa Shelly?tanyaku pada Shelly.


Saya mau bertanya sama tuan, apakah non Arti ada bersama tuan?karena saat saya pulang dari supermarket, non Arti sudah tidak ada dirumah.


Non Arti hanya menulis pesan lewat secarik kertas,kalau ia pergi bersama tuan.


Arka melihat jam dipergelangan tangannya, pukul. 11.00.Tuan...apakah tuan masih disitu? iya,masih?saya juga takut tuan, karena non Arti tidak membawa ponselnya,tuan?


"What!


Baik aku segera pulang.


Tuan..... tunggu! ada apa lagi? ini ada amplop untuk tuan dan nyonya.


Bawa kemari, nanti akan saya lihat.


Saya mau keluar lagi, tutup semua pintu. Baik tuan.Amplop yang kubawa,kulempar dikursi belakang mobilku. Aku melajukan mobilku sangat kencang untuk segera sampai dirumah.


Mobilku memasuki halaman rumah,diluar Shelly sudah menungguku. Diwajahnya terlihat rasa cemas dan khawatir.

__ADS_1


Maafkan aku tuan, tidak bisa menjaga nona dengan baik, ucap Shelly!tenanglah.


Aku keatas untuk mencari petunjuk. Arka menaik anak tangga menuju keatas.Ia memasuki kamar dan Arka membuka lemari pakaian,masih ada? kemana perginya? Lalu Arka menuju meja rias dan melihat dompet Arti ada di atas meja,dengan siapa Arti pergi tanpa membawa uang sepeser pun.


*********


"Rumah keluarga Mulya"


Mengapa mereka membawaku kemari? ini rumah siapa? gedek banget,gumamnya cuek. Mari non, masuk?sudah ditunggu tuan dan nyonya Hernand.


Tunggu,Arti menghentikan langkahnya.


Bukankah kalian mengatakan,bahwa Arka yang meminta kalian untuk membawaku, mengapa menjadi tuan Hernand.


Maaf, non? masuk saja, kami hanya menjalankan perintah,aku diam saja dan ingin tahu siapa tuan Hernand.


Aku diminta untuk menunggu disebuah ruangan yang cukup besar,diman terpajang foto keluarga. Mataku terbuka lebar saat melihat foto berbingkai sangat besar.


Mengapa Arka bersama mereka?bukankah kedua orang ini pernah berkunjung kerumah ini. Apa hubungan mereka dengan Arka?


Kepalaku penuh dengan pertanyaan-pertanyaan.Apakah Arka menipuku? diriku telah menyerahkan semuanya pada Arka. Tubuhku, keperawananku yang selama ini ku jaga,rasa hormat dan harga diri.

__ADS_1


Jika ini kebohongan,berarti Arka sudah menginjak-injak harga diriku.Mata Arti menghangat, ia memejamkan matanya dan keluarlah kristal-kristal kecil yang membasahi pipinya.


__ADS_2