MODEL TAMPAN ITU SUAMIKU

MODEL TAMPAN ITU SUAMIKU
"Masih Ada Rahasia"


__ADS_3

Saatku sadar hal yang pertama aku tanyakan adalah Arka.


"Mam...!


"Dimana Arka?


"Ibu... !


"Kak Benny!


Semua masuk kekamar untuk melihat Arti yang sudah sadar dari pingsannya.


"Kau sudah sadar, nak.


"Mam..!


"Dimana Arka..!


"Arti..


"Dirimu harus tenang?


"Pikiran bayimu. Nasehat dr. Harry.


"Tapi! Arka.


"Tim dokter dan ayahmu, sedang melakukan tindakan operasi pada Arka, ucap Aninda untuk menangkan putrinya.


"Ibu..


"Arti mau melihat Arka.


"Belum bisa sekarang,nasehat ibu padaku.


"Tolong, Arti? pikirkan anakmu.


"Ibu...!


"Aku menangis terisak-isak didalam dekapan,ibu!


"Demi kesehatan bayiku, akhirnya aku mengalah.


"Sulit bagiku untuk memejamkan mata.


"Untuk membuatku tidur.


"Aku mengambil kemeja Arka, untukku peluk.


"Hanya inilah yang bisa aku lakukan.


***********


"Sayang...!


"Ini aku?


"Arka!


"Kau sudah pulang?


"Jangan pergi!


"Aku mohon jangan pergi..... Arka?


"Jangan..!

__ADS_1


"Arti... Artiii..


Benny mengoyang-goyang tubuh Arti.


"Kak Benny!


"Apakah ini sudah pagi, kak?


"Iya.


"Apakah sudah ada kabar dari rumah sakit?


"Benny, menganggukkan kepalanya.


Benny melihat mata Arti yang agak membengkak,karena menangis semalaman.


"Bangunlah,bersihkan tubuhmu kita akan pergi kerumah sakit.


"Iya, kak? saat berdiri Arti merasa perutnya kram.


"Hah.....


"Teriak Arti! ia meringis menahan sakit!


"Arti ada apa? panggil Benny.


"Kak, perutku terasa sakit!


"Tolong Kak, panggilin mama atau ibu.


"Tante...


"Arti..!


"Ada apa dengan Arti,Ben?


"Tiba-tiba perutnya sakit.


"Panggil dokter Harry,perintah Ny. Tasya kepada salah satu pelayan.


Semua berlari menuju kamar Arti.


"Ada apa, nak?


"Entahlah, bu? tiba-tiba perutku terasa kencang.


"Ini sudah yang kedua kalinya.


Keringat Arti bercucuran menahan rasa sakit.


"Aku harus bertahan, harus!


"Demi Arka, papa, mama, ibu dan ayah.


"Ya, Allah? ucap Arti dengan mengelus-elus perutnya.


"Arti teringat sesuatu!


"Awal perutnya terasa kram,ia menangis sekeras-kerasnya karena sakitnya yang luar, biasa? Arka juga panik,tidak tahu harus berbuat apa?


"Ia mencoba melantunkan beberapa surat pendek yang baru ia pelajari dengan salah seorang ulama yang menikahkan kami.


"Walaupun suaranya kurang bagus,tapi bisa mengurangi rasa sakitku.


"Mam..!

__ADS_1


"Ponsel,Arti?


"Mengapa kau meminta ponselmu?


"Didalamnya ada rekaman suara Arka.


Ny.Tasya mengambil ponsel Arti yang berada dimeja hias.


"Kau, ingin mendengar suara ayah.


"Kau, rindu ayah? "ibu juga.


"Mari kita mendengarkan bersama-sama.


"Arti, memejamkan matanya,untuk menikmati suara Arka.


Rasa sakit yang ia rasakan terasa sedikit berkurang.Dan tak lama kemudian, dokter Harry datang untuk memeriksa kandungan Arti.


"Kau mulai tidak mendengarkan nasehatku.


"Maaf,Arti salah, dok?


"Jangan terlalu banyak fikirkan!


"Kehadiran dirimu dan juga anakmu adalah ancaman bagi orang lain.


"Arti terkejut mendengarnya.


"Maksud dokter?


"Jaga bayimu dan Arka.


"Arka tidak boleh mempunyai pewaris. Karena, Arka bukan putra kandung dari Ny.Tasya.


"Maksud dokter?


"Arti makin bingung.


"Nanti aku akan menceritakannya, kalau waktunya sudah tepat.


"Mulai sekarang kau harus hati-hati.


"Aku hanya terdiam mendengar perkataan dokter Harry.


"Hal seperti ini juga terjadi pada Ny. Tasya.


"Tuan Hernand menikah diam-diam agar tidak ada yang tahu.


"Ibunya Arka seperti dirimu?


"Tidak ambil pusing dengan orang disekelilingnya.


"Dia meninggal setelah melahirkan Arka.


"Jadi ku minta padamu,nak?jagalah keluargamu.


"Jangan khawatir aku akan selalu membantumu.


"Aku pergi.Ucap dokter Harry.


"Arti termenung memikirkan ucapan dokter Harry.


"Berapa banyak lagi, Kebohongan-kebohongan yang mereka sembunyikan dari ku.


"Arka aku harus apa?

__ADS_1


"Masih banyak rahasia dalam keluargamu Arka.Aku harus bagaimana?


"Jelaskan kepadaku pada suatu saat nanti.


__ADS_2