
Keesokan harinya rey ke sekolah seperti biasa dan kali ini amena benar-benar merasa sangat gelisah dan iah sangat takut jika suaminya akan menikahi mantannya itu.
Terlihat wajah amena sangatlah amburadul sebab ia sangat galau jika semua yang ada di otaknya akan terjadi maka dari itu ia putuskan untuk tidak kembali ke rumahnya dan tetap disini agar tetap mengetahui apa saja yang terjadi di rumah.
Sesat kemudia amena memikirkan sepertinya kali ini aku harus meminta bantuan kepada ibu, dan iapun segera mencari ponselnya yang entah kemana karna kemarin ia sempat membuang ponselnya dikarnakan emosi.
Setelah ketemua ia segera mencari kontak momi nya dan yah
Halooooooooooooooo.. !
Haloooooooo sayang..
Mom, mom gawat mom..
What did you say, coba katakan dengan jelas...?
Mom, apa yang amena takutkan menjadi kenyataan..!
Apa sayang..?
Mas rey menghamili mantan kekasihnya(sambil berteriak menangis histeris).
What..?
Kok bisa, dengar mom tarik nafas tenangkan pikiranmu inget pesan mom jangan kemana-mana karna jika kamu pergi dari rumah maka dia bebas melakukan apapun semaunya jadi tetaplah disitu pastikan dia tidak kerumah perempuan itu percaya sama mami jangan keluar dari rumah itu amena harus tetap disana nanti momi coba ngobrolin sama dady kita pake cara yang tidak biasa kali ini. Intinya amena tenang disitu nak okeeh tenangkan dirimu nanti mom telpon balik okey.
Oughey mom.
Telpon nya pu terputus.
Amenapun mencoba nengikuti kata-kata momi dan menenangkan dirinya agar bisa mempertahankan pernikahannya walau dengan cara konyol sekalipun.
Setelah tenang iah pun keluar kali ini dia bersikap seperti tidak terjadi apa-apa padanya dan makan dengan tidak memperdulikan sekitanya ketika melihat ibu dia pun bersikap kali ini lebih dingin dan tidak peduli dengan keberadaan ibu disana.
__ADS_1
Tapi tetap saja ibu menghampirinya dan bertanya padanya.
Amena sayang, you okeey...?
Maaf ibu tidak tau kenapa bisa seperti ini kejadiannya dan ibu pun ngerti sebagai sama-sama perempuan pasti hatimu sanagat hancur tolong maafkan anak ibu.
Sudahlah buk tidak usah pura-pura simpati padaku aku tau kok pasti ibu sanagat bahagia karna kejadian ini kan..!
Bukan begitu nak..!
Sudahla buk berhentilah berpura-pura padaku..
Amena tau kok ibu sama ayah happy dengan kejadian ini agar mas rey bisa ninggalin aku kan jujur sajalah tapi maaf aku tidak akan biarkan hal itu terjadi.. !
Aku ingatkan pada ibu sekali aku tidak akan melepaskan mas rey dan aku pastikan mas tidak akan menikahi perempuan itu jika mereka harus menikah makan mereka tidak akan bahagia dan aku akan menepati janjiku kemarin aku amena akan segerah membawa anakmu pergi dari sini dan ingat dia akan meninggalkanmu untuk selamanya ingat itu baik-baik ibu, aku sudah muak dengan semua sandiwarah ibu dan ayah padaku.
Setelah selesai menyampaikan semua unek-uneknya kepada ibunya rey diapun membanting kursinya dan pergi meninggalkan ibu di ramuang makan dengan wajah memerahnya karna emosi.
Ketika kambali rey melihat ibunya sedang menangis di meja makan langsung kawatir dan menghampiri ibunya.
Buk ada apa dengan ibu..?
Kenapa ibu menangis seperti ini..?
Maafkan rey pasti gara-gara rey ibu seperti ini maaf bukannya rey ingin mengecewakan ibu hanya saja rey juga gak ngerti rey benar-benar minta maaf kepada ibu(rey pun menangis melihat ibunya menangis sehancur itu).
Sudahlah ibu tidak ingin penjelasan darimu temuilah istrimu dan jelaskan padanya ibu rasa dia sangat kecewa dan benar dia sangat hancur dan dia sangat membutuhkan dirimu disana yakinkan padanya bahwa ibu tidak tau apa yang kamu lakukan ini karna ibu rasa dipikirannya pasti ibu terlibat hal ini.
Ibu tidak bisa jelaskan padamu apaun tapi ibu tau kamu ngerti semua maksud ibu tolong jika kamu harus melangka kedepan bereskan masalahmu dulu berjajilah padaku jika kamu kesulitan carilah jalan untuk masalahmu jangan sampai meninggalkan salah satu diantaranya.
Baik rey janji sama ibu rey akan memperbaiki ini dan rey tidak meninggalkan salah satu di antara mereka tapi berikan rey restu ibu karna rey cuman punya kekuatan dari ibu, ibu juga tolong ikhlaskan rey karna rey yakin semua ini sudah kehendak dari Tuhan.
Baik ibu iklaskan semuanya ibu juga percaya dengan rey bahwa semua ini sudah rey pikirkan sebelum bertidak iah ibu sangat percaya dengan keputusan rey.
__ADS_1
Terimaksih ibu sudah ngertiin rey(sambil menggenggam tangan ibu dan mencium ibunya).
Baiklah sekarang pergi temui amena di kamar.
Baik buk sambil berjalan menujuh kamarnya sebelum masuk rey menafik nafas beratnya terlebih dahulu.
Hhhhhhhhhhhhhhhhhh,
Setelah membuka pintu rey mendekati istrinya yang sedang duduk di kursi riasnya amena tolong dengarkan aku.
Iah kenapa mas, apa mas mau makan atau mas butuh sesuatu katakan saja akan aku penuhi kewajibanku sebagai seorang istri yang baik walaupun suamiku sudah menghianatin diriku.
Aku tidak butuh apapun aku hanya ingin berbicara denganmu itu saja.
Baik aku dengarkan apa yang ingin mas katakan, katakan saja sepuasmu akan akan mendengarnya.
Sekarang apa yang kamu inginkan dulu deh..?
Kamu maunya apa..?!
Mas menanyakan mauku..!
Wah ini sangatlah hebat kenapa baru sekarang mas menanyakan keinginanku..!
Okeeh dengarkan aku baik-baik aku ingin mas tinggalkan dia dan kita mulai hidup baru dengan dan tanpa bayang-bayang pelakor itu..!
Hei bicara dengan bahasa yang baik amena, ingatlah dia bukan pelakor apa aku harus mengingatkanmu sekali lagi siapa dia padamu,hhhhhhhhhhhhhhhhh.
Sudahlah aku tidak ingin mengatakan apapun lagi padamu lakukan apapun yang kamu inginkan dan ingatlah apapun yang terjadi aku akan tetap menikahinya tanpa dan persetujuanmu sekalipun.
Setelah selesai pertikayan itu terjadi rey pun keluar kamarnya untuk menenangkan pikirannya dan berusaha untuk berfikir pisitif sedangkan di kamar amena terus-terusan menangis karna tidak bisa menahan apa yang sedang terjadi pada dirinya.
Merekapun saling berintropeksi diri sebelum kembali bertemu kaembali.
__ADS_1