
Malam semakin larut namun rey juga belom tidur di sepanjang malam iah berfirkir apa yang harus ia lakukan di satu sisi ia tidak mungkin menurutin keingin istrinya namun disisi lain iapun tidak ingin membahayakan nyawa biya dan calon anaknya.
Hhhhhhhhhhhh, apa jalan keluarnya mengapa aku sulit sekali mengambil keputisan ini padahal minggu depan aku harus menikahi biya aku tidak mau mengambil resiko lagi jika harus kehilangan nya dan anakku aku akan menerima tawaran amena dan menikahi biya namun gimana caranya jika aku akan menumui biya tetapi aku tidak boleh egois keselamatan biya terpenting intinya aku akan menikahi biya saja dulu selanjutnya amena akan aku pikirkan gimna caranya dia benar-benar membuatku dilema.
Lalu bagaimana dengan orang tuaku jika biya tetap tinggal dirumahnya apa ayah dan ibu setuju jika biya tetap dirumah nya pasti nanti banyak omongan yang tidak baik menerpa orang tuaku lalu bagaimna dengan ibuku pasti dia sangat kecewa padaku coba nanti besok aku ingin menjelaskan lagi kepada ibu mudah-mudahan ibu bisa memahami ini semua.
Sebenarnya aku tidak ingin melukai hatinya dan aku tidak ingin dia menderita namun apalah dayaku dia sering menyakiti hati ibuku bahkan dia juga memperlakukan orang tuaku secara tidak baik seakan orang tuaku musuh baginya hhhhhhhhhh, maafkan aku amena.
Mungkinka keluargaku akan akur aku percaya kehadiran biya bisa menjadi obat untuk ibu namun bagaimana bisa jika ibu tidak serumah dengannya hhhhhhhh, rasanya kepalaku mau meledak saja banyak sekali pertanyaan yang tidak bisa aku jawabkan tapi aku nyakin pasti ada jalan keluarnya.
Dan yeah demi kedamayan keluargaku aku rela ikhlas jika nanti biya tetap tinggal dengan ibunya namun aku janji pasti akan adil kepada nya dan amena, aku tidak akan membeda-bedakan mereka berdua tolong bantulah aku YA TUHAN... !!
Besok sebelum berangkat aku akan membicarakan ini kepada amena agar lusa minggu aku bisa menikahi amena secepatnya sebelumnya akupun akan menjelaskan ini terlebih dahulu kepada ibu jadi lebih baik aku tidur saja dulu, setelah iah kembali dari balkon teras rumahnya ternyata dia di kagetkan dengan melihat amena tiba-tiba sehingga membuatnya kaget dan yang anehnya amena seperti sedang melakukan sesuatu namun secepat kilat ia menghilang bak disambar pertir langsung hilang begitu saja.
Lalu rey mencoba menenangkan dirinya dan berusaha berpositif tingking mengnai apa yang sudah dia liat tadi setibahnya dikamar ternyata dia melihat amena sedang tertidur dan anehnya amena tidak respon apapun yang rey lakukan biasanya jika rey berdiri di hadapannya biasanya dia akan terbangun atau rey menatapnya pasti dia akan tertekun tapi kali ini tidak seperti dia tau aku sedang memerhatikannya cuman dia pura-pura tertidur agar aku tidak menanyakan padanya.
Jelang beberapa saat rey semakin penasaran apa yang sedang dilakuan amena tadi namun ruangan dirumahnya begitu sejuk sehingga rey pun semakin berat dan sangat mengantuk karna dari tadi pulang sekolah dia sibuk sampai tengah malam beginipun dia baru mimikirkan masalahnya ini benar-benar fatal jika aku tidak segerah tidur maka besok aku tidak bisa kesekolah karna rey kebetulan kurang darah jadi jika ia kurang istirahat maka dia bisa saja migren tiba-tiba sudahlah aku tidur saja dulu.
Setelah rey tertidur pulas amena pun tersontak bangung dengan perasan enggapnya iapun menggapai air minum di samping tempat tidurnya dan mencoba mengatur kembali nafasnya ahirnya semoga semuanya baik-baik saja aku harus segera tidur juga agar besok tidak terlihat cemong(kurang tidur)dan ia pun ikut tertidur.
Cahaya matahari memasuki cela-cela kamar mereka sontak rey langsung terbangun tiba-tiba karna iah harus kesekolah karna pagi ini ada miting mengenai hasil ujian dan kelulusan sebentar lagi, iah langsung bergegas mandi dan siap-siap untuk berangkat sekolah namun amena belum saja bangun dari tidurnya, ini anak kenapa belom bangun ya..?
Dari mana saja semalem apa dia gak tidur ya sambil membangunkan istrinya,
Amena bangun sudah pagi, amena bangunlah.. !
Iah sebentar lagi amena bangun kok, heh terserah kamu sajalah lah aku berangkat kesekolah ya.
__ADS_1
Hhhhhhmm, suara anggukan pelan amena.
Pas lihat jam didinding wah sudah menunjukan pukul 07.30 dan rey pun segera berangkat tanpa sarapan.
Tiba-tiba rey dicegat ibunya pas ingin berangkat.
Loh kok sudah berangkat aja, sarapan dulu dong nak tadi ibu sudah menyiapkan sarapanmu..!
Nanti aja ya buk rey sudah terlambat kesekolah pagi ini ada meting soalnya.
Ooooooooohhh gitu yasudah cepat berangkatlah tapi hati-hati jangan ngebut ya sayang.
Iah buk rey pamit ya, Assalamualaykum.
Iah walaykumsalam nak.
Setibahnya di sekolah rey tergesah-gesa memasuki ruangannya karna ternyata acaran apel pagi sudah selesai dan bentar lagi meting akan digelar 5 menit lagi mana dia baru banget sampai.
Hhhhhhhhhhhhhhhh, tarikan nafas panjang rey pertanda ia sangat kewalahan.
Tiba-tiba loncong berdering dan meting pun segera berlanjut di dalem ruangan suasana tenang dan hanya kepala sekolah yang menyampiakan perihal anak-anak didiknya dan apa saja yang menyangkun kepentingan anak didiknya dan jelang 2 jam meting pun selesai dan merekan pun makan-makan seketika sahabatnya rido mendekati rey dan berkatata "eh kok kamu seperti orang kelaparan gitu, lapar apa doyan preen".
Diem gak lu aku terlambat bangun dan gak sempat sarapan tadi jangankan sarapan air putih aja baru ku minum sekarang ini.
Sial dari mana aja kamu semaleman kelayapan kelelawar kali ah, sambil rertawa geli kepada sabahatnya itu.
Adalah kepo banget dah, sambil mengejek temennya itu.
__ADS_1
Dih, yasudah kita kekantin abis ini biar kamu bisa makan sesukamu dan kita ngobrol disana keliatan kamu seperti banyak yang dipikirkan.
Baiklah ayok kita kesana, aku sangat lapar hari ini.
Zoom letsgoo.
Pas dikantin rey memesan makannya dan sebaliknya ridopun begitu.
Pas selesay makan rido pun bertanya kepada sahabatnya itu, rey kamu kenpa deh ahir-ahir ini sepertinya banyak sekali yang sedang kamu pikirkan apa kamu baik-baik saja aku cemas bebrapa hari ini tingkahmu ke orang kebingungan gitu cerita coba siapa tau aku bisa beri solusinya atau paling tidak pikiranmu bisa legah dengan bercerita padaku nantinya.
Hhhhhhhhh, biasalah ini masalah rumah tanggaku agak ribet sih tapi gak peapa kok aku okeey aja.
Iah aku paham pasti kamu gak ingin menceritakan masalah rumah tanggamu kedapada orang lain akan tetapi kamu butuh temen ngobrol rey bicara padaku agar hatimu tenang keliatan sekali di wajahmu seperti orang kebingungan dan ahir-ahir ini lihatlah penampilanmu seperti tidak punya istri kerapian saja kamu gak bisa dan gak tau penampilanmu seperti apa sekarang seketika rido menunjukan warna kaos kaki rey yang salah karna menggunakan kaos kaki yang berbeda pula(seketika mereka tertawa karna melihat tingkah anehnya).
Duh ya ampun aku terburu-buru sampai salah memakaikan kaos kakiku.
Halah udahlah jangan berbohong sekarang ceritakan padaku ada apa denganmu siapa tau aku bisa membantumu setidaknya aku kasih saran gitu.
Mmmmmmmh, gini amena punya bebrapa sarat terkait aku harus menikahi biya dan rey pun menjelaskan panjang lebar kepada rido dan menceritakan perihal mama biya kepadan nya jelang beberapa saat setelah bercerita rido pun menarik nafasnya karna menurutnya malalah rey sangatlah serius.
Bro ini sih bebar-benar kamu di antara pilihan yang rumit tapi percayalah aku doain semoga nanti kalian akan saling bahagia tanpa harus berdebat hebat seperti ini tapi menurutku ya lebih baik kamu setuju saja permintaan amena terus nyambung aja kok sama permintaan ibunya biya agar kedepannya tidak terjadi keributan antar istri-istrimu percaya deh gak enak banget kalau mereka tiap hari ribut karna setau saya heeuh kakaku saja tiap hari berantem mulu sama istri mudannya karna apa kau tau, karna suaminya tidak adail gak bagi-bagi kebersamannya, denger bro ini memang terdengar sangat mudah tapi kaku harus adil kedepannya gak boleh dengerin kata amena yang terakhir itu karna sudah dilarang agama di ganggu juga kan hatimu jadi iaian saja dulu permintaan nya gimana kedepannya kita pikirkan lagi intinya kamu segerah nikahin biya saja dulu.
Okeey makasih ya saranmu aku sedikit lebih legah sekarang.
Baguslah kalah begitu mari kita pulang.
Oughey, kedua sahabat itupun pergi dari kantin dan bergegas pulang ke rumahnya.
__ADS_1