
Seminggu kemudian Pesta pernikahan pun digelar.
Keluarga rey sangat gelisah ketika ingin melangkah menuju pihak mempelai wanita.
Namun berbeda hal nya dengan keluarga mempelai wanita medeka sangat bahagia wajah amena sangat semringan terlihat jelas sampai-sampai ia pun nerfes dan yeah selalu bertingkah salah di depan ibunya.
Amena sayang you happy...?
Yes of corse mom.
Sepertinya momi sedang mencium bauk terbakar apakah kamu juga mencium baunya..?
Seperti ada bau..!?
Apaa mom..?
Hhhhmmm, sepertinya mami mencium hatimu yang terbakar sambil menggoda putrinya..!
Ah momi itu tidaklah lucu aku benar-benar nerfes... !
Iah sayang momi paham sekarang tenangkan dirimu lalu kita keluar karna sebentar lagi akat nikah nya akan di mulai.
Hhhhhhhhhhhhhhhhhh, sambil menarik nafasnya dalem-dalem.
Okeeey mom i'm ready.. !
Kalau begitu mari kita keluar pengantin pria sedah menunggumu di luar.
Seperti ada yang memanggil di luar pintu dan siapakah disana...?
Dady...
Oh dad masuklah...
Wah wah wah putri dady sangatlah cantik tampaknya seperti seorang putri raja(memeluk dan mencium putrinya)semoga bahagia nak di kehidupan kelakmu.. !
Amin makasih dad.
Ya jelas siapa dulu dong momi nya... !
Anak mom mah cantik.
Iah deh iah okeh kalau begitu mari kita keluar dah intruksi seperti yang sudah mom jelaskan okey.
Okee siap mom dad.
...
Sepai di pelaminan acara pernikahanpun berjalan dengan lancar namun terlihat jelas wajar rey benar-benar tidak bisa berbohong dia merasa sangat gelisa sebab seminggu lalu ia belum sempat bertemu dengan kekasinya bahkan dia juga belum sempat menjelaskan secara ditel pada kekasih nya.
__ADS_1
Setelah selelay acara orang tua amena berpesan banyak hal kepada rey mengenai perjalan rumah tangga mereka kehidupa mereka dan masih banyak lagi sampai selesay rey masih saja tanpa respon dan hanya mengaguk saja.
Tanpa memikirkan reaksi rey amena sangat menikmati suasana pernikahannya sampai-sampai iah berpendapat akan mengadakan party kecil-kecil untuk merayakan pernikahan mereka gimana dad..?
Dadi yes gimna rey apakah kamu setuju permintaan istrimu....?
Tidak om.
Kenapa apa ada masalah nak..?
Sepertinya saya tidak bisa karna setelah pernikahan besoknya saya harus menyiapkan bahan ujian anak-anak om.
Ohhhhh, bukannya kamu libur..?
Dan mereka pihak sekolah semestinya meliburkanmu.
Ia betul om cuman saya sendiri yang menolaknya saya cuti selama 3hari saja karna ujian anak-anak sangatlah penting intinya kan saya sudah menikahi putri om bukankah yang ku katakan itu benar om.? Kan om sendiri hang memintaku menikahi putri om dan ingatkah aku perna mengatakan padamu bahwa aku tidak mencintai putri dan apa yang aku lakukan sekarang semata-mata karna aku tidak ingin mempertaruhkan keluargaku.
Jadi tolong ingatlah itu baik-baik dan yah om dan keluarga tidak keberatan soal itu bukan maka tolong jangan memaksaku terlalu berlebihan ikuti saja apa yang telah kita sepakati bersama kemarin.
Tampak jelas wajah rey begitu kecewa dan memerah tanpa pikir panjang rey langsung meinggalkan mereka setelah mengatakan unek-uneknya.
Setelah acaranya selesay keluarga rey pun pulang kembali kerumahnya serta membawa amena.
Saat kepergian amena dadi dan momi nya sangat sedih bahkan terlihat dia begitu tidak bisa berkata-kata setelah melihat air mata orangtuanya.
Sesampainya dirumah ibu mengantarnya kekamar rey dan ternyata rey tidak ada di sana.
Kebetulan ada ibu di dapur "Buk" dimana rey..?
Dari tadi aku tidak melihatnya.. !
Hmmmm, tadi rey pamit menumui guru-guru nya katanya pertemua penting.
Oooooooooooooooo seperti itu baiklah buk makasih.
yeah, kamu bersi-bersi lalu istirahat saja dulu nanti bentar lagi pasti pulang.
Okeee buk kalaw begitu amena masuk mandi dulu ya "sambil melangkah pergi".
Menjelang malempun tampaknya rey belum pulang juga dan ibu kali ini sangat kuatir pada putranya.
Duh, ayah tolong telpon rey tanya kabarnya dia sedang dimana..!
Rey tidak pernah seperti ini.. !
Biasanya dia pamit kalau kemana-mana kenapa hari ini dia tidak pamit.
Ayah aku takut jika anakku kenapa-kenapa tolong segerahlah menelponnya.
__ADS_1
Saat telponya terhubung ibu secepatnya mingambil tolpon dari suaminya.
Halooooooooooo nak.
Halooooooo ia "buk".
Kamu kemana..?
Kenapa tidak mengabari ibu..?
Ibu kawatir.. !
Cepatlah pulang ibu sangat cemas terhadapmu.
Buk dengarlah dulu.. !
Rey tidak kemana-mana ko buk hanya saja rey lagi di rumah temen dan yeah rey sepertinya tidak pulang malem ini karna aku tidak ingin bertemu dengan dia.
Rey sayang ia ibu paham maksudmu tapi apa yang rey lakukan tidak benar pulanglah kan nanti rey bisa beralasan untuk tidur di sofa atau rey bilang ada kerjaan yang harus banget rey selesaika malam ini.
Okeeey baikalah kalau begitu rey pulang yah buk.
Okee sayang hati-hati dijalan.
...
Setibahnya dirumah tampaknya ibu sedang menunggu rey di ruang tamu dan terdengan suara motornya dari luar dengan cepat ibu membukakan pintu untuk rey.
Buk apakah dia sudah tidur...?
Tampaknya seperti begitu.. !
Soalnya ibu belom melihatnya lagi.
Baguslah kalau begitu rey langsung saja tidur di sofa jadi ibupun segerah istirahatlah.
Sebentar rey sudah makan..?
Biar ibu siapkan makanan rey..?
Sudah tadi rey makan dirumahnya askara.
Okeey kalau begitu cepatlah masuk dan tidurlah ibu harap semuanya baik-baik saja besok.
Amin makasih buk.
Yaudah ibu masuk kamar ya,
Tidurlah ibu sudah siapkan bantal dan selimut untukmu.
__ADS_1
Ia terimakasih buk.