Mutiaraku Yang Hilang

Mutiaraku Yang Hilang
episode 5


__ADS_3

Setelah solat subuh rey masih dilema suasana hatinya tidak tenang bahkan pikirannya pun menjadi sangat galau.


Sepertinya ini adalah pertanda dari Tuhan sehingga hatinya bertolak belakang dengan apa yang akan dia niat kan.


Rasanya aku ingin sekali berteriak didepan keluarga mereka lalu mengatakan dengan lantang bahwa aku tidak mencintai purtinya bahkan tidak berniat untuk menikahinya...!


Apalah dayaku sebab karirku sedang di ujung tanduk(disini bukan nya ia ingin egois namun bimbang karna ia adalah tulang punggung keluarga jadi sangat tidak mungkin jika ia berhenti bekerja).


Rey kembali meyakinkan keputusannya jika apa yang sedang ia lakukan semata-mata karna orang tuanya jadi ia tidak akan mempertarukan keluarganya tapi aku berjanji bahwa aku akan tetap mencintai biya dan suatu saat rey akan menikahi biya.


Setelah puas memastikan dirinya akan hal itu rey menarik nafas dalem-dalem dan mencoba menenangkan pikiran nya agar ibu dengan ayah nya tidak kawatir padanya.


Ketika selesai ia menuju ke kamar untuk mencari ibu dan ayah.


Wah kebetulan pintu kamarnya terbuka,


Buk, ayah boleh rey masuk...?


Yeaah tentu boleh sayang masuklah... !


Dan ia pun duduk di samping ibunya.


Ada apa nak... ?


Rey okey..?


Ibu mau bertanya sekali lagi apakah rey serius dengan perkataanmu kemarin...?


Ibu dengan ayah tidak memintamu untuk menikahi gadis itu dan yah ibupun tidak ikhlas jika rey mengorbankan semua apalagi nantinya rey tidak bahagia nak... !


Buk ayah rey sudah memikirkan ini semaleman dan betul sekali rey setuju menikahi amena bukan berarti rey  mencintainya tidak rey sama sekali tidak tertarik padanya rey pun sama sekali tidak meminginkan dirinya namun mengertilah rey menghancurkan pengorbanan ayah mengorbankan perjuangan ibu dan ayah selama ini.

__ADS_1


Rey lebih tidak rela jika ada orang asing yang tegah menghancurkan kerja keras ibu dan ayah yang sudah menyekolahkan rey sampai sejauh ini lalu hancur dengan begitu saja tanpa memikirkan gimana susah payahnya kalian.


Rey sangat marah dan rey bener-benar kecewa kepada mereka tetapi rey jauh lebih mencintai keluaraga kita dibandingkan rasa marah rey ke mereka.


Rey bisa saja tidak menikahi anaknya itu mudah saja rey lakukan akan tetapi bagaimana mungkin rey harus meninggalkan kalian.


Seadainya jika rey di penjara lalu bagaimana hidup rey tanpa melihat senyum kalian berada di dekat kalian lalu siapa yang akan menjaga kalian siapa ibu.. ?


Nana Iah rey tau nana bisa menjaga ibu dan ayah cuma nana masih kecil nana belum bisa bedain mana bener dan salah jadi please rey gak mau berdebat jika harus meninggalkan orang tua rey (Nana adalah adik perempuan rey).


Okeeey ibu mengerti maksudnya rey dan ibu juga tau ini tidaklah mudah buat rey tetapi jika rey keberatan dan berubah pikiran rey bisa membatalkan semua ini karna pernikahan bukan waktu yang sebentar dan ibu tidak ingin melihat kehancuran di wajah rey (sambil menunduka pandangannya).


Buk tolong jangan menangis rey tidak apa-apa rey ikhlas melakukan semua ini namun rey juga menyerahkan semuanya sama Tuhan jika memang biya adalah ditakdirkan untuk rey maka rey yakin suatu saat kami akan bersama rey sangat membutuhkan doanya ibu dan ayah karna bukan rey yang kuat melainkan doa ibu lah yang membuat rey kuat.


Pasti sayang pasti kami selalu mendokan kalian berdua jika kalian ada yang tidak bahagia maka ibupun akan hancur(sembari memeluk anaknya).


Kalau begitu tolong berhentilah menangis dan mari kita bertemu dengan merek dan katakan bahwa rey setuju menikahi putrinya namun tidak berjanji jika harus mencintai anaknya.


Percayalah rey sudah memikirkan semua ini ayah jadi telponlah nanti jika sudah maka ayah tolong ngabarin rey karna sebentar lagi rey harus kesekolah karna hari ini rey ngawas ujian.


Okee nak.. !


Kalau begitu rey pamit siap-siap berangkat ke sekolah.


Oke nak setelah selesai ibu tunggu di ruang makan kita sarapan dulu.


Baik bosss sambil melangkah keluar kamar.


Setelah selesay sarapan seperti biasa rey pamit kesekolah dengan mengendarai sepeda motor miliknya.


Beemmmm..beemmmmmmm..beemmmm... (suara motor nya)dengan kecepatan 80km/jm namun di pikiranya buyar memikirkan banyak hal.

__ADS_1


Setibahnya disekolah rey langsung menyiapkan bahan-bahan soal ujian dan selang beberapa saat bel pun berbunyi pertanda ujian akan segerah dimulai.


Ujian pun berjalan dengan lancar sesuai protol sekolah.


Setelah selesai murid-murid kembali pulang tampat dari luar ruangan terdengan langka kaki menghampiri rey dan sosok itu adalah kepala sekolah.


Selamat siang pak rey boleh minta waktunya sebentar...?


Tentu masuklah pak... !


Kebetulan tadi saya juga ingin menghampiri bapak namun keduluan bapak yang menghampiriku.


Wah kebetulan sekali yah pak rey.. !


Silahkan duduk pak...


Baik Terimakasih pak rey.


Ada apa pak..?


Apa ada hal yang penting..?


yeah saya ingin menanyakan perihal masalah kemarin gimana kelanjutanya pak apa ada info baik.


Ohhhhhhhhhh ia pak itupun yang tadi ingin saya sampaikan ke bapak..!


Ohya gini pak saya sudah memutuskan akan menikahi gadis itu walaupun semua itu memang bukan salah saya.


Apapun alasannya pak rey saya mengerti maksud bapak dan harus tetap semangat serakan semuanya pada Tuhan semoga saja ada hikma baik dibalik semua ini yak pak Amin.


Okeeh kalau begitu saya permisi ya pak terimaksih sebelumnya.

__ADS_1


Dan setelah selesai berbicara pak kepala sekolah pun bergegas pergi meninggalkan rey sendir di ruangannya.


__ADS_2