
Sepulangnya dirumah dia sangatlah marah dan iah melampiaskan kemarahnanya dengan memecahkan beberapa barang dirumah.
Plaaak....plaaak.... plaaaakkkkkkkkk..
Dan yang dia berteriak sangat keras.
Ingatlah kalian semua akan membalas semua perlakuan kalian padaku camkan itu baik-baik (sambil melihat dirinya di dalam cermin).
Muncul beberapa niat jahat di otaknya kali ini amena terlihat sangat gila dan marah karna dia mengingat kata-kata mereka tadi bahwa suaminya sudah kembali menjalin hubungan dengan mantan kekasihnya.
Kemarahannya sangat memuncak dan dia menghancurkan semua isi kamar mereka.
Terdengar suara ketukan dari luar kamar
Tooook.. tooooook.. toooooook...
Amena sayang ada apa didalem..?
Kamu baik-baik saja nak...?
Yeah, aku okeey ibu pergilah aku ingin sendiri disini.
Saat ibu mendengar kata-kata itu dia sama sekali tidak heran sebab sebelum-sebelunya amena salalu mengatakan kata-kata kasar padanya jadi biarkan saja tanpa menguluh dan melaporkan pada anaknya.
Puas meluapkan kemarahannya amena pun tertidur dan tiba-tiba alarem punselnya berbunyi dan dia bergegas bangus sebab pertanda bahwa sebentar lagi rey pulang dari sekolah.
Amena tergesa-gesah merapikan kamarnya sampai-sampai ia lupa beberapa barang masih terlihat di pinggir tempat tidurnya.
Dan ia terburu-buru ke dapur untuk menyiapkan makanan ternyata disana terlihat ibu rey sudah membereskan semua makanan dah diapun pura-pura merapikan beberapa barang yang belum tertata disana.
Melihat tingkah amena ibupun mengatakan beberapa kalimat padanya "dengarlah semua yang sudah kamu lakukan padaku dan berpura-pura baik pada kami di depannya tidak akan bertahan lama dan kau harus tau bahwa kebohongan akan menghancurkanmu suatu saat nanti" percayalah.
Tanpa menghiraukan perkataan ibu, diapun pergi meninggalkannya dan menuju ke ruang tamu agar di saat rey pulang dia langsung menjemputnya.
Selang beberapa menit rey pun kemabali dari sekolah dan yeah amena menyambutnya dengan gembira seperti tidak terjadi apa-apa hari ini.
Mas sudah pulang.
Tasnya sini mami yang bawain bersi-bersi lalu kita makan okey
Yeah baikalah.
Langsung masuk ke kamar dan siap-siap untuk mandi.
Setibahnya di kamar ia memerhatikan sekeliling kamar sepertinya ada yang aneh tapi apa yah..?
Ah sudahlah lebih baik aku segera mandi.
Setelah selesai rey menuju ke ruang makan dan terlihat amena sedang menunggunya di sana.
__ADS_1
Eh mas sudah datang kemarilah duduk mami siapkan makanannya.
Setelah duduk rey menanyakan keberadaan ibunya.
Ngomong-ngomong ibu sama ayah dimana kok gak keliatan dari tadi..?
Oooooooohhh sepertinya mereka sedang istirahat di kamar.
Apa sepanjang hari ibu dikamar..?
Ibu sudah makan..?
Iah sudah tadi ibu dan ayah makan pas amena balik dari pulang sekolah jemput anak-anak.
Ada apa ya sudah beberapa hari aku jarang melihat ibu.
Apa karna aku terlalu sibuk yah(rey bertanya dalem hatinya).
Terus anak-anak dimana...?
Mereka masih tidur di kamar mas.
Gimana apakah di sekolah baik-baik saja..?
Tentu semuanya baik-baik saja.
Ada apa denganmu mengapa terlihat seperti sedang terjadi sesuatu.
Oooooooh kalau begitu istirahatlah janhan memaksakan dirimu.
Tentu selesai ini aku ingin istirah dulu sebentar.
Oghey, dan suasana pun menjadi hening karna mereka sedang makan.
Setelah selesay amena ke kamar dan rey pun mencari ibunya.
Ah lebih baik aku ke kamar ibu saja biar memastikan ibu baik-baik saja.
Setibahnya di rumah pintu rey mendengar ibunya seperti sedang berbincang dengan ayah namun nada ibu terdenga sangat sendu sepertinya ibu sedang menangis.. !
Apa yang edang mereka bicarakan yah..?
Apa aku masuk saja kali ya, pas rey ingin mengetuk pintu dia mendengar perkataan ibunya yang mengatakan bahwa "suamiku apa kamu tau sangatlah muak dengan sikap amena dia selalu saja berpura-pura kepada rey seolah-olah dia selalu mengurus kita padahal kitalah yang mengurusi dia dan anak-anaknya bukan ibu tidak ikhlas namun perilakunya seakan-akan dia ingin kita kewalahan mengurus anak-anaknya dan dia enak-enakan dirumah tetapi ketika anak kita kembali maka dia akan berpura-pura mengurus rumah dan semua isinya".
Ibu sangat kecewa padanya dia seakan memerintah diruku dan apakah dia pikir aku tidak bisa melawannya.. !
Aku bisa melakukan itu hanya saja aku takut jika dia mengajak anakku untuk pergi dari sini dan tinggal jauh dariku ayah tau kan rey dan nana sangat berarti buat ibu makannya selama ini ibu diam saja.
Iah ayah ngerti tetapi ibu tenang saja cepat atau lambat rey pasti mengtahui kelakuan istrinya pada kita.
__ADS_1
Mendengar perkata'an itu rey seperti tersambar petir dan langsung masuk menemui orang tuanya tanpa mengetuk pintu kamar mereka.
Plaaaakkkkkk(suara pintu dibuka dengan tenanga dalem).
Rey sudah dengar semuanya jadi ibu tolong katakan pada rey apakah semua itu benar..?
Kenapa selama ini ibu tidak menceritaka pada rey...?
Rey tidak akan meninggalkan ibu sampai kapanpun sekalipun amena yang memintahnya tidak akan pernah.... !
Jadi rey mohon berhentilah menangis dan jangan pernah lakukan apapun yang disuru dia sekalipun dia meminta tolong pada ibu karna rey tidak terima jika dia melakukan orang tuaku dengan semaunya.
Berhentilah menangis dan tunggu disini rey akan memberinya pelajaran agar dia tidak kurang ajar kepada orang tuaku.
Rey sabar nak sabar... !
Jangan lakukan itu karna ibu tidak ingin berpisah darimu "Sambil menangis tersedu-seduh".
Tidak ibu siapa yang ingin pergi dari ibu..?
Rey tidak akan meninggalkan ibu.
Dengan bertambahnya emosi di kepala rey diapun seakan disambar petir yang mengenai kepalahnya sebentar lagi akan terbakar.
Dan setelah selesai membujuk ibunya rey berjalan keluar kamar dan berteriak memanggi istrinya.
Amenaaaaaaaaa amenaaaaa amennaaaa.
Cepat kemarilahn(dengan suara lantangnya dan wajahnya yang sudah memerah dari tadi).
Mendengar terikan itu amena langsung tersentak kaget dan cepat-cepat menghampiri suaminya.
Ada apa mas..?
Kenapa mas berteriak sangatlah keras nanti anak-anak akan bangun.
Diamlah kau..!
Jangan berpura-pura baik didepanku lagi.
Sekarang duduklah dan jawab pertnyaanku.
Terlihat ibu berlari dari kamarnya dan menghampiri anaknya, sudahla rey jangan emosi ini bisa dibicarakan baik-baik nak.
Tidak bisa ibu, dia sudah kurang ajar kepadamu.
Dengarkan aku baik-baik amena jika kamu tidak bisa menghargai ibuku maka menjauhlah tidak usah berpura-pura didepanku dan yah ingatlah ini baik-baik aku menikahimu buka karna tuntutan ayahmu tetapi karna ibuku jadi lebih baik jika kau berterimkasih padanya dan menjauh dari ibuku jika sekali lagi aku melihat kau mencoba membentak ibuku atau memarshinya maka aku berjanji akan mematakan tanganmu mengerti itu..!!
Ibuku adalah hidupku jadi jika dia meneteskan air matanya sekali lagi karnamu maka aku pastikan hari itu juga kau harus kembali kerumah ibumu.. !
__ADS_1
Terjadi pertengkaran yang sangat hebat dan amenapun tanpa berkata-kata langsung terdiam seribuh bahasa dan menangis tanpa hentinya karna ini baru pertama kalinya dia di bentak oleh suaminya.
Selesai pertengkaran itu mereka semua berdiam-diam dan kembali kekamarnya dan rey pun meninggalkan rumah tanpa berpamitan.