My Boss's Hidden Secret

My Boss's Hidden Secret
Episode Delapan


__ADS_3

Happy Reading


Semua kata Farah terus terngiang di kepala ku bahkan sampai aku salah memberi ongkos kepada ojol yang ku pesan untuk pulang.


"Apakah aku cinta sama Faisal?" aku terus bergumam.


Dan hingga kepala ku menabrak seseorang aku langsung mendongak melihat siapa yang ku tabrak, "Faisal" gumam ku melihat seorang yang ku tabrak adalah Faisal.


"Hai" dia melambaikan tangan dengan gugup.


"Kenapa kesini kan udah malem" tanya ku pelan-pelan takut terdengar oleh tetangga.


"Kamu mau nggak jadi pacarku" ujar Faisal tiba-tiba membuat oksigen disekitar ku habis.


"Kamu bilang apa" tanyaku memastikan katanya.


"Kamu mau nggak jadi pacarku" ujarnya dieja dengan jelas.


Aku masih tak percaya dengan apa yang ku dengar sempat aku mencubit pipiku karena ku kira ini adalah mimpi dan juga aku menampar pipi untuk memastikan bahwa aku di alam mimpi.


Harapan ku sirna ternyata ini bukan mimpi dan ini adalah kenyataan, "harus sekarang jawabnya" tanyaku dan di balas anggukan kepala oleh Faisal.


"Oke aku mau" aku menjawab dengan percaya diri dan semoga keputusan ku menerimanya adalah benar.


"Kalau gitu mau jalan-jalan dulu" ajak Faisal dan aku mengangguk mengiyakan.


Faisal meraih tanganku dan membawaku ke dalam mobilnya lalu kami pergi ke tempat dimana Faisal akan membawaku.


Di dalam mobil tak ada percakapan dan terasa canggung dengan ku kuatkan hatiku aku pun bertanya, "kenapa kamu tiba-tiba mau pacaran denganku" tanyaku dan Faisal menengok ke arahku.


"Aku denger pembicaraan mu dengan Farah" jawab Faisal enteng.


"Terus" aku semakin penasaran karena jawaban nya belum membuat ku puas.


"Oh ternyata dia juga merasakan apa yang aku rasakan, itulah batinku saat mendengar percakapan kamu" ujarnya dan aku masih belum puas.


"Terus" Faisal tak menjawab hingga mobil berhenti karena lampu merah dan dia mendekati ku lalu ******* bibirku dengan lembut.


Lumatan yang dia lakukan kepadaku membuat ku merasakan getaran aneh di sekujur tubuhku, ' inilah yang aku cari ' batinku yang masih menikmati ciuman panjang.

__ADS_1


Tin tin


Suara klakson mobil dibelakang membuat ciuman kami terlepas dan Faisal kembali menjalankan mobilnya, "ada yang ingin kukatakan" suara Faisal membuat ku menengok ke arah nya.


"Apa" tanyaku dan Faisal tampak masih tidak ingin berbicara.


"Udah kalau belum ingin dikatakan jangan dipaksakan" ujar ku memegang tangan Faisal.


Dan Faisal tersenyum kepadaku dengan lembut dan manis, setelah itu kita sampai di tempat tujuan Faisal membuka pintu mobil dan menggandeng ku keluar.


Dia mengajakku masuk kedalam restoran yang sangat mewah dan berkelas berbeda dengan restoran milik Faisal. Aku sempat bertanya-tanya mengapa dia membawaku kemari.


Kita duduk di tempat yang ternyata sudah dipesan oleh Faisal terlebih dahulu dan menunggu makanan pesanan kita datang, terlihat seseorang yang kukenal menuju arah meja dimana tempat ku berada.


"Fano kenapa kamu disini" tanyaku kepada Fano yang sudah duduk dihadapan ku dengan Faisal.


"Kalian saling kenal" aku hanya mengangguk.


Dan datang lah satu orang lagi membawa pasangan nya duduk di kursi kosong di sebelahku, "kenalin Saras" cewek itu mengulurkan tangannya kepadaku.


"Aku Arini" ujar ku menyahut tangan Saras.


"Jadi kalian pacaran" ujar Fano yang menoleh kearah ku dan juga Faisal.


"Akhirnya Faisal sahabat ku tak jomblo lagi" itulah ucapan yang dilontarkan oleh Saras.


"Oh iya Arini kita berempat sahabat dari SMP jadi maklum saja kalau kita berkumpul" ujar Saras menjelaskan kenapa mereka berkumpul.


"Oh ya Arini apakah kamu tahu rahasia Faisal" Saras bertanya kepada ku.


"Aku tahu memang kenapa" balasku.


"Kamu mau aja pacaran sama Faisal yang suka dengan anime nggak jelas" Saras semakin menjadi.


Aku melihat tampang Faisal yang ternyata sedang menahan marahnya dan mungkin dia nggak bisa marah karena Saras adalah seorang perempuan.


"Terus dia selalu mengkhayalkan anime itu, jadi dia nggak pernah punya pacar" tambah nya lagi.


"Kamu tahu nggak Faisal itu udah nge jomblo dari SMA cuman gara-gara kedok nya terbuka" kali ini Saras memang sudah kurang ajar.

__ADS_1


Aku berdiri "memang nya kenapa kalau dia suka seperti itu, kalau memang itu membuat nya senang kenapa tidak" ujar ku berteriak dan terdengar oleh seluruh orang di restoran tersebut.


"Berhak apa kamu menghakimi dan menjelekkan hidup orang, kamu siapa dia" kesabaran ku sudah habis aku menarik lengan Faisal dan mengajak nya keluar dari restoran itu.


•|•|


Untung saja aku bisa menyetir mobil dan sekarang aku sedang mengendarai mobil Faisal karena Faisal tampak sedang tidak mood akibat perkataan sahabat nya tadi.


Aku heran kenapa sebagai sahabat bisa-bisanya membongkar kedok milik sahabatnya sendiri dan juga mereka sudah bersahabat dari SMP.


"Kamu nggak papa" tanyaku setelah sampai di pekarangan rumah Faisal dan ya aku memilih untuk membawanya ke sini.


"Nggak, makasih" ujar Faisal memeluk tubuh ku.


"Dia sebenarnya siapa sih" tanyaku dengan wajah yang masih marah akibat kata-kata cewek bernama Saras tadi.


"Cinta pertama ku" ujar Faisal pelan dan aku kaget dengan ucapannya. Pantas saja Faisal tak menjawab ejekan nya.


"Kamu masih cinta dengannya" tanyaku lagi sambil mengelus rambut Faisal.


"Nggak karena dia udah mengkhianati ku" ujar Faisal menatap ku.


"Jangan bertanya lagi, aku belum siap menceritakan tentang masa lalu ku" imbuhnya dan aku diam tak bertanya lagi.


Aku keluar dari mobil begitu juga dengan Faisal dan aku ikut masuk ke dalam rumah nya, Faisal langsung merebahkan diri ke atas kasur nya.


Aku hanya melihat-lihat rumah Faisal yang terlalu besar untuk ditinggali oleh seorang diri, "Faisal kamu mau makan" tanyaku masuk kedalam kamar nya.


Dan ternyata dia sudah mendengkur halus yang tandanya sudah tertidur pulas, aku membuka sepatu nya dan dasinya yang masih dia pakai lalu membenahi tubuh nya dan menyelimuti nya.


"Haah" aku menguap tandanya aku juga mengantuk.


Lalu aku mencari tempat dimana agar aku bisa tidur dan tatapan ku tertuju di sofa yang berada dikamar Faisal. Sebelum aku tertidur aku sempat melihat sesuatu yang membuat ku penasaran.


Ku ambil album foto yang berada di meja kubuka lembar d mi lembar dan di album itu menampilkan foto Saras yang sudah diedit oleh Faisal menggunakan pakaian yang aku temukan di kamar lantai dua.


"Jadi ini yang membuat nya merasa bersalah" ujar ku saat melihat gambar yang sudah sobek bertuliskan.


' dasar mesum gue bakal nyebarin ini ke sekolah agar semua tahu tentang Lo yang mesum ' aku membantingnya.

__ADS_1


"Dasar sahabat macam apa itu" ujar ku sebelum tertidur dengan menindih album yang ku lihat.


TBC


__ADS_2