
"Kita jarang belajar,walaupun jarang belajar kami tetap pintar karena ketua memberikan kisi-kisi yang sama persis dengan ujian dan penjelasannya sangat akurat dan simpel tak ribet"jelas Riko.Mereka pun mengangguk lagi.Tak lama datanglah seseorang.
"Hei,kalian para lelaki,jangan ngerumpi saja,tolong bantu kami"kata orang itu.
"Ayolah Megi kau bisa memintanya bail-bail"celetuk Sam.
"Tak bisa"ketus Megi.
"Kalau gitu aku juga gak mau"tantang Sam.Megi pun menyeringai.
"Gak mau ya,oke tinggal lapor ketua"Kata Megi samabil tersenyum miring.
"OKs-oke aku ngalah"Kata Sam.Para laki-laki pun berdiri.Megi pun menyerahkan daftar belanjaan.
"Ini daftar belanjaannya(Memberikan 4 selembaran kertas)dan ini kartu nya"Setelah Megi memberikan black card Sam,Riko,Danil dan Danu pun tersenyum senang karena bisa belanja cemilan,pikir mereka.Megi pun pergi dari hadapan mereka kedapur.
Para lelaki pun pergi kesupermarket depan sekolah,mereka bisa pergi keluar dengan kartu identitas yang mereka kenakan.Mereka pun sampai disupermarket tersebut,.Supermatket itu sangat besar dan mewah.Mereka berpencar mencari bahan-bahannya.Ken,Kris dan Riko kebagian sayur,Danil,Rai dan Leo kebagian buah-buahan,Sam,Danu,dan Candra kebagian daging dan nuget.
Setelah selesai belanja mereka kebagian Snack,minuman dan segala camilan.Tapi Ken Kris,dan Riko dihadang oleh anak kelas XII ipa 1.Mereka ada 3 orang yang mendapat kartu untuk izin keluar membeli sesuatu.
__ADS_1
"Wah..wah...lihat ada orang miskin disni"sinis orang itu yang bernama Ben.
"Kau benar Ben mana mungkin orang yang tinggal dipanti asuhan bisa belanja disupermarket mewah ini"kata temannya yang bernama Eren.Ken,Kris dan Riko hanya diam saja.
"Palingan mereka ngutang"Kata yang satu lagi bernama Redo.Mereka pun tertawa mengejek.
Ken dan Kris sudah mengepalkan tangan nya,sedangkan Riko hanya diam saja.Yang lainnya pun datang karena mendengar keributan.Mereka juga marah mendengar perkataan 3 orang curut ini,menurut mereka sih.
"Mana ketua kalian,gak sembunyi didekat keteknya ya,sampah hah,,,ha,,,ha"Kata Redo membuat mereka bertiga tertawa lagi.
Danu yang mendengar itu sudah tak tahan lagi dia membalas perkataan mereka.
"Aku baru tau ternyata anak XII ipa1 mulutnya seperti emak-emak ngoceh"sinis Danu.Mereka bertiga pun menjadi geram.
"Kau..."Redo pun hendak memukul Rai.Tetapi ada tangan yang menangkapnya.
Hap.
Bugh.
__ADS_1
Brukh.
Redo pun terjatuh karena bogeman dari seseorang.Eren dan Ben pun membantu Redo berdiri.Melihat siapa yang memukul Redo seketika mereka pun tak terima.Mereka pun balek menyerang lagi.
2 Menit.
Bukan orang yang mereka lawan terluka,tapi merekalah yang terluka dengan lebam dipipi dan sudut bibir bedarah.Mereka bertiga meringis dilantai.
"Sudah kubilang berkali-kali jangan pernah mebuat kerusuhan dengan orangku.Tadi kalian bilang Mereka orang miskin,apa aku buat saja kalian lebih miskin"Sinis orang tersebut yang tak lain adalah Aneira atau Rara.
Mereka yang mendengar perkataan Rara langsung memohon untuk tak dibuat miskin,pasalnya ada orang yang mengejek Rara dulu tapi kemudia orang itu koma dan besoknya perusahaan nya hancur atau bangkrut,jadi mereka tak ada yang berani melawan Rara karena kejadian itu.Rara pun memaafkan mereka dan membiarkan mereka pergi.
"Terima kasih ketua"kata Riko,Danu,Danil,dan Sam.Rara pun mengangguk.
"Cepatlah belanjanya karena makanannya sudah siap"Kata Rara.Mereka pun pergi kekasir dan pergi menuju kelas mereka,sesampainya disana semua makanan sudah tersaji.Merekapun duduk dan makan dengan canda tawa ringan.
***************
__ADS_1
Jangan lupa Like..Vote... Komen...
Babay sampai jumpa si episode selanjut nya!!!!