My Elementalist.

My Elementalist.
22.Minta maaf


__ADS_3

Setelah selesai bernyanyi Rara merasakan pinggangnya dipeluk seseorang.Dia pun melihat kebelakang.


*********************


Rara melihat ada seorang pria muda yang memeluknya,orang itu mengangis.


Rara pun berbalik menghadap pria itu dan membalas pelukannya.Mengajak duduk pria itu.Mereka pun duduk tanpa melepaskan pelukannya.Rara hanya terdiam sambil mengelus kepalanya,dia tak memperdulikan bajunya basah karena air mata pria itu,Rara sangat menyayanginya lebih dari nyawanya sendiri.Dia akan melakukan apapun untuk membuat pria itu bahagia.


Setelah tangisan pria itu mereda,dia pun bertanya mengapa pria itu menangis.Dia sangat penasaran karena tiba-tiba pria itu datang memeluknya dan menangis.


"Ada apa hm?"tanyanya lembut kepada pria itu.Tapi pria itu hanya menggeleng saja,tanda tak apa-apa.


"Katakan saja pada kakak siapa yang membuat adik kecilnya Rara ini menangis,nanti kakak hajar dia"tanyanya,sambil terkekeh,mencairkan suasana.Pria itu hanya diam saja,pria itu adalah Zen.Rara hanya menghela nafas.


"Kalau nanti Zen gak ngomong,Rara gak mau bicara lagi sama Zen"Ancam Rara kepada Zen.Zen pun mendongak melihat Rara,tampak Zen menyerucutkan bibirnya.Rara pun terkekeh melihat itu.

__ADS_1


"Ada apa hm"tanya Rara lagi.Zen pun memeluk dan menenggelamkan wajahnya.


"Maaf,maaf"itu lah ucapan yang keluar dari mulut Zen.Rara menghela nafas bingung,atas perkataan Zen.


"Minta maaf kenapa?"tanyanya lagi.


"Maaf karena Zen gak ada saat Rara sedih.Maaf"meluncurlah pertkataan yang dia pendam tadi.


'Ini pasti karena Miko,awas saja kau Miko akan kuhantam kau nanti,karena membuat Zen ku menangis'Kata Rara dalam hati.


Disisi lain Miko merinding secara tiba-tiba.Dia pun mengusap leher belakangnya yang merinding.


Ditaman belakang.


Rara pun menghela nafas dia tak mempersalahkan itu,dia akan melakukan apapun yang membuat Zen bahagia

__ADS_1


Sudahlah tak apa itu memang takdir yang harus kita lalui,walaupun kita menghindar ,tapi kita tak bisa lepas dari takdit itu,penghindaran akan melambat takdir kita.Pasti dalam hidup akan ada suka dukanya,mengerti"Nasihat Rara kepada Zen.


Zen pun menganggukan kepalanya dan kembali memeluk Rara,Rara hanya mengelus kepala Zen.


Segerombolan pemuda datang menghampiri mereka.Mereka hanya menunduk saja tak berani melihat Rara.Rara hanya mengangkat alis nya,bingung.Dia pun melihat kearah pemuda-pemudi.wajahnya mereka tampak merasa bersalah.Rara pun mengerti apa yang terjadi,mereka sama seperti Zen alami.


Rara hanya menghela nafas berat,itulah dampaknya jika dia menceritakan Kisah nya ,mereka tampak merasa bersalah dia tak mau keadaan seperti ini,dia mempunyai prinsip 'Biarlah masalahnya dia yang ngurus,dia tak ingin mereka ikut campur' itulah prinsip nya.


"Sudahlah tak usah merasa bersalah seperti itu,kalian hanya tak tau ceritanya saja,jadinya kalian bertindak gegabah"Kata Rara.Mereka mengangkat kepala mereka,menatap Rara penuh haru,mereka bersyukur bertemu Rara,yang seperti malaikat tanpa sayap untuk mereka.


Sinta,Sisil,Megi,Tina dan Alinta memeluk Rara sambil menangis haru.Mereka sangat terharu dengan sikap Rara.Sedangkan yang lainnya hanya menangis haru sambil berdiri.


**********************


Hayo mau tau kelanjutannya

__ADS_1


Jangan lupa Like..Vote... Komen...


Babay sampai jumpa di episode selanjut nya!!!


__ADS_2