My Elementalist.

My Elementalist.
23.Ruang Rahasia.


__ADS_3

Sinta,Sisil,Megi,Tina dan Alinta memeluk Rara sambil menangis haru.Mereka sangat terharu dengan sikap Rara.Sedangkan yang lainnya hanya menangis haru sambil berdiri.


**************


Setelah beberapa menit tangis mereka pun mereda,tetapi Zen tetap memeluk Rara.Rara hanya mengelus kepala Zen saja.Rara pun berbicara untuk memecah keheningan.


"Ayo aku akan menunjukkan sesuatu"Ajak Rara.


"Kemana?"tanya mereka serentak kepada Rara,kecuali Zen yang masih asik memeluk Rara.


"Rahasia"balas Rara dengan telunjuk dibibirnya.Mereka pun mendengus kesal,Karena Rara main rahasia-rahasiaan.


"Ayo"Ajak Rara lagi.Rara ingin berdiri tetapi tak bisa karna Zen sedang memeluknya.Rara hanya menghela nafas kasar,adiknya ini sangat manja kepadanya,walaupun bukan adik kandungnya tapi dia sangat menyayanginya.


"Zen"panggilnya.Tapi yang dipanggil hanya diam seakan tak mendengar.Rara bingung bagaimana caranya melepaskan pelukan adiknya itu.Rara pun tersenyum dia memiliki ide.

__ADS_1


"Nanti Kalau Zen gak bangun,kakak gak bisa buatin Zen bronis pandan lo"Ancam nya dan benar saja Zen langsung berdiri tegak mendengar makanan kesukaannya apa lagi dibuatkan kakak tercintanya.


"Ayo kak kita buat,Zen gak sabar ni"ajaknya pada kakaknya itu.Mereka pun yang mendengar terkekeh.


"Iya nanti kita buat oke,tapi sekarang kakak punya sesuatu buat Zen"kata Rara.


"Apa itu?"tanya Zen.


"Ayo ikut kakak"Kata Rara.


Mereka pun berdiri dan berjalan mengikuti Rara dan Zen yang sedang bergandengan tangan,seperti sepasang kekasih.Mereka memasuki mansion kembali.Mereka berjalan dilorong yang sepi.Sepanjang perjalanan hanya ada keheningan.


Sesampainya disana ada para orang tua dan Miko yang sudah selesai bersembunyi.Seperti nya para orang tua dan Miko menunggu mereka.


Mereka sampai ditempat para orang tua dan Miko berada.Mereka melihat sebuah pintu yang besar dan tinggi.Gayanga sederhana tetapi elegant.Riko dkk,Ken dkk,Zen dan Alinta terkagum melihat pintu itu.Mereka mendekat kearah pintu itu dab mendorongnya tapi pintu itu terkunci.

__ADS_1


Rara berjalan kearah Miko dan meminta sesuatu.Miko pun memberi sebuah belati kecil yang tajam.Rara berjalan kearah pintu itu,Sesampainya disana dia menggores telapak tangannya dengan belati dan mengalir lah dara segar.Mereka terkejut melihat aksi Rara kecuali para orang tua dan Miko mereka seperti merasa biasa saja.


Mereka sampai terdiam melihat kelakuan Rara.Rara berjalan kearah pintu dan menempelkan tangannya yang berdarah kearah kunci pintu yang bercap 5 jari itu.


Tak lama pintu terbuka dan menampakan pemandangan yang indah dari dalam,mereka terkagum dengan itu semua.


Mereka pun memasuki ruangan itu.


Mata mereka masih memandang kagum ruangan itu kecuali para orang tua,Miko dan Rara yang terlihat biasa saja.


Rara pun memperban tangan yang dia gores dengan belati tadi,setelah selesai Rara menghampiri Ken dkk,Riko dkk,Alinta dan Zen yang masih terkagum dengan pemandangan yang disuguhkan.


****************************


Hayo mau tau kelanjutannya

__ADS_1


Jangan lupa Like..Vote... Komen...


Babay sampai jumpa di episode selanjut nya!!!


__ADS_2