My Elementalist.

My Elementalist.
32.Pertarungan di Hutan.


__ADS_3

"Hei aky disini dasar pria tua,aku dari tadi disini tak dilihatnya"Ejek Rara lagi.Mereka pun mengarahkan pandangan kerarah suara itu berasal.


**********************************************


Disana terlihat seorang gadis dengan hodie hitam dan jeans hitam,pakaian yang dipakai gadis itu sangat asing dimata mereka.Rara yang sedang bersantai dan makan apel(entah darima berasal nya author pun gak tau) tak menghiraukan Mereka yang berada,dia asik dengan apelnya.


18 orang itu pun terperangah.'Gadis itu disana dari tadi dan mereka tak menyadarinya,ck sungguh bodoh'


(Baru tau anda ya:v )


"Mengapa kau menyerang kami?"ketua pria bertopeng.Rara pun bingung,bukankah dia sudah membari tahunya.


'Wah kayakny mereka memang harus rujuk kedokter THT ni biar jelas ck'batin Rara.


"Kalian kayaknya harus berobat deh"usul Rara dengan wajah polosnya.

__ADS_1


"Emangnya kami sakit apa?"tanya ketua pria bertopeng dengan polos juga.


"Karena telinga kalian rusak,kan tadi udah kujelasin 'Kalian mengganggu tidur siangku pak tua yang ****terhormat****'" Tekan Rara mengulang perkataan nya dengan kesal.


(Kan ikutan kesel juga,karma tu buat orang yang bikin orang kesel:v).


Muka ketua pria bertopeng itu merah padam,campuran marah dan Malu.Marah karena dikatain pria tua dan malu karena lupa apa yang dikatakan Rara tadi,untung dia pakek topeng kalau enggak pasti dah kelihatan muka merahnya sekarang.


"Kau,awas kau.Ayo lawan aku kalau berani"tantang ketua pria bertopeng.


"Ya ampun pak nyadar diri nanti Kalau situ encok kan bahaya,saya yang susah"Ejek Rara.Diamonds dan ketiga orang itu pun tertawa dengan ejekan Rara.Sedangakan pria bertopeng yang lainnya pun menahan tawa,karena kalau mereka tertawa,mereka akan terkena amuk masa.


Ketua pria bertopeng itu pun makin marah dengan reaksi yang Rara keluarkan,dia menambah laju berlarinya.Saat pedang sudah disamping nya,Rara pun mengikat ketua pria bertopeng itu dengan sulur-sulur dari sihirnya.


Seketika ketua pria bertopeng itu pun berhenti dengan pedangnya tepat disamping lehernya Rara,satu centi lagi pasti leher Rara sudah ketebas dengan pedang itu.

__ADS_1


"Wowo itu adalah senjata tajam bukan untuk mainan ya baik kita makan apek aja"Kata Rara,mengambil pedang yang di tangan ketua pria bertopeng itu diganti dengan apel yang baru.


"LEPASKAN AKU SIALAN,LEPASKAN AKU"teriak ketua pria bertopeng didepan wajah Rara.


Rara pun yang diteriaki menjadi marah dia tak suka,diteriaki orang.Jika buka ketua pria bertopeng itu lebih tua darinya dan dia tak mencari informasi dari orang didepannya pasti Rara kepala ketua pria bertopeng sudah ditebas olehnya.


Rara memang diajarkan oleh orang tua kandungnya,jangan kurang ajar dengan orang tua,sebelum kejadian yang mengenaskan itu terjadi.


Keadaan sekitar pun menjadi dingin menbuat mereka menggigil,ketua pria bertopeng itu pun ikut merasakannya.Wajah Rara pun datar,tidak seperti tadi wajah yang penuh ekspresi untuk mengejek orang,yang membuat sekitarnya tertawa,sekarang sudah sirna dari sana.


"Kau ingin aku lepaskan kepala mu dari tubuhmu atau anggota tubuh lainnya yang terpisah dari tubuh mu"Kata Rara dengan dingin yang mampu membuat mereka merinding ketakutan.


**********************************************


Hayo mau tau kelanjutannya

__ADS_1


Jangan lupa Like..Vote... Komen...


Babay sampai jumpa di episode selanjut nya!!!


__ADS_2