
Farida kembali kedalam rumah begitupun Zafar pergi masuk kerumahnya. Saat pertama menaiki tangga Farida melihat pintu kamar mandi dapur yang terbuka, dia menghampirinya untuk menutupnya belum sempat Farida menutup pintu tiba tiba pintu itu tertutup sendiri dengan sangat keras...
BRAKKKK...
Deg...Farida yang terkejut hanya bisa mematung, tiba tiba lampu tengah rumah itu redup dan mati
"Aaaaaaaa" teriak Farida yang terkejut,
tak lama lampu menyala Farida pun bernafas lega. Saat dia melangkah kan kaki untuk beranjak pergi tiba tiba...
"F A R I D A" suara serak,berat dan melengking terdengar dari dalam kamar mandi, Farida enggan memutar badan melihatnya namun rasa penasaran memaksanya
saat berbalik ternyata sosok wanita berambut hitam panjang dan mata hitam dengan wajah pucat sedang menatapnya
Deg.....Jantung Farida seakan berhenti berdetak, kakinya serasa berat melangkah, mematung pun ia gemetar, tiba tiba semuanya gelap dan iapun pingsan
Esok hari ia terbangun diatas kasur dengan kepala yang terasa berat. Ia melihat ibunya tengah berbaring di sampingnya
"Ma apa yang terjadi,kenapa kepalaku berat?" tanya Farida sambil menggoyang goyahkan tubuh ibunya yang tertidur
"Emmm....Far kmu udah sadar? gimna kepala nya masih pusing? kemarin mamah pas ngambil air kedapur liat kamu pingsan, jadi mama bopong kamu ke kamar. Kamu kenapa si ko bisa pingsan?"
"ngga ma gapapa, cuma kecapean aja kayanya" ujar Farida berbohong supaya Ibunya tidak semakin khawatir
"Owh yasudah kamu istirahat aja mama mau pergi ke pasar"
__ADS_1
"ngga ma aku gamau sendirian di rumah, ntar kalo kenapa Napa gimna?
"Gausah manja far, mama udah nyewa 2 pembantu untuk kerja,nanti siang mereka juga datang"
"oh okei ma"
"Tok...Tok...Tok...Permisi Tan..."
Seseorang mengetuk pintu rumahnya, Farida bergegas turun dan membuka pintu
"Eh Zafar ayo masuk" ucap Farida yang melihat Zafar didepan pintu
"iya makasih Far, Aku kesini cuma mau main aja bosen dirumah terus kuliah juga lagi libur" sahut Zafar sembari duduk diatas sofa
"Oh gitu, btw kmu mau minum apa?"
"Apaan si zaf anggap rumah sendiri aja,yaudah bentar ya aku buatin dulu" imbuh farida
"Asyap"
****
ketika Farida mengaduk teh,dibawah kakinya terasa panas, Farida mencoba menggaruknya namun terasa makin panas seperti terbakar saat melihat kakinya dia heran karena tak ada apapun
"Ni zaf teh nya..." Ucap Farida sambil menyodorkan teh pada Zafar
"Makasih Far, oiya aku pikir kamu pindah kesini cuma berdua ternyata bawa pembantu?" ucap Zafar sembari menyeruput teh nya
__ADS_1
"Jangan ngaco zaf,aku cuma pindah berdua kesini sama mama doang"
"Uhuk...uhukk. Terus itu siapa?" Tanya Zafar pada Farida sambil menunjuk ke arah dapur
"Mana si zaf orang gada apa apa, kamu jangan nakutin aku ah ga lucu" gumam Farida
"Sumpah far tadi aku liat ada ibu ibu pake stelan pembantu disana"
"Mungkin kamu salah liat kali"
Tiba tiba ibu Farida datang
"Eh na Zafar udah lama?"
"Ngga ko Tan baru aja" jawab Zafar sambil mencium telapak tangan ibu Farida itu
"Yudah lanjutin aja ngobrolnya Tante mau kepasar dulu, sekalian kamu temenin Farida biar ga sendirian dirumah"
"Iya tan"
ibu Farida pun bergegas pergi ke pasar. sementara itu Farida terus menatap Zafar yang sedang menyeruput kopi dengan perasaan kagum
Ni cowo udah ganteng,ramah, Humoris pula Batin farida
"Kamu mau ikut ga keatas?aku mau liat liat buku diruang perpustakaan nenek"
"klo aku ga ikut terus aku ngapain?Ngepel sama nyapu gituh?" gurau Zafar
__ADS_1
"Hehe iyaiya"