
Zafar dan Farida pun naik keatas dan masuk kedalam ruang perpustakaan yang tidak dikunci. Pemandangan rak rak buku yang terisi penuh dan rapi di kedua sisi serta dilengkapi meja dan kursi untuk membaca tepat dipinggir Jendela yang terbuka membuat betah lama lama membaca buku di ruangan itu
"Waaah ruangannya besar banget, bukunya juga banyak" Ucap Farida dengan mata terbelalak takjub
"Ternyata dirumah semenyeramkan ini masih ada surga tersembunyi" sahut Zafar yang sedari tadi sibuk mencari buku untuk dibaca
Farida melihat sebuah buku bertuliskan "keluarga keturunan Artha" yang berada di barisan rak paling atas,ia pun mengambil kursi untuk dinaiki dan mengambil buku itu,tiba tiba
"aaaaaa" teriak Farida yang hampir terjatuh karena salah satu kaki kursi yang ia naiki patah
"Farida!!" Zafar menangkap tubuh Farida
Sekarang mereka benar benar seperti sedang berpelukan,wajah mereka sangat dekat,mata mereka bertemu dan saling menatap dalam, dan semakin dalam
"Tahan zaf tahan" Batin Zafar...namun melihat tatapan Farida yang indah dan bibir tipis nya yang memikat Zafar sudah tidak tahan lagi,diapun mencium dan ******* bibir gadis 19 tahun itu dengan penuh hasrat kemudian menurunkan dan menyudutkannya tanpa melepaskan bibir mereka
Farida hanya bisa diam, ntah kenapa tubuhnya tidak bisa menolak hal itu, ia hanya bisa menikmatinya, kemudian ia pun membalas ciuman itu dengan penuh gairah
__ADS_1
ciuman yang Zafar berikan semakin dalam dan menuntut, Farida memegang tengkuk Zafar yang menandakan ia sudah terangsang
Zafar membuka kancing baju Farida dengan bibir yang masih menyatu untuk mengalihkan Farida. tangannya mulai memainkan dada Farida dengan liar, wajahnya mulai turun ke leher Farida, dan Farida hanya bisa menikmatinya dengan tangan yang memegang kepala Zafar, "umhhh...." suara yang dikeluarkan Farida itu membuat Zafar semakin berhasrat
tiba tiba seseorang mengetuk pintu depan rumah, mereka berdua terkejut dan sadar akan apa yang mereka lakukan. mereka mematung dengan mata yang saling manatap
"A..a..apa yang sudah kita lakukan zaf" tanya Farida dengan dahi berkerut dan mata membulat
"A.. aku hilaf far, maafkan aku" imbuh Zafar dengan lirih dan mata yang masih belum berkedip
Farida pun keluar dari ruangan dengan wajah yang terlihat marah sembari merapikan bajunya dan segera turun ke bawah untuk membuka pintu
Ketika akan berlari kaki Zafar benar benar berat seakan akan ada yang menggelayut di kaki kirinya, Ternyata sosok perempuan berambut panjang dengan tangan dan wajah pucat serta pakaian putih sedang memegang kaki zafar, kemudian kakinya ditarik kedalam perpustakaan oleh sosok itu dan pintunya tertutup kemudian terkunci sendiri
Zafar pun berteriak histeris
"Tolonggg! Farida buka pintunya, Far!!!!!" teriak Zafar sembari mencoba membuka pintu
__ADS_1
tiba tiba terdengar suara buku jatuh dari balik rak paling ujung, suasana benar benar mencekam,saat Zafar berusaha memperhatikan asal suara tiba tiba munculah sosok wanita dengan berjalan merangkak ke arah Zafar, berbaju putih, rambut panjang menghalangi wajah dan jari jari tangan yang panjang
Zafar yang ketakutan setengah mati berusaha mendobrak pintu namun tak bisa, ia berusaha memanggil Farida namun ta ada jawaban
****
dibawah sana Farida sedang membuka pintu namun tak ada siapapun disana, ia pun kembali keatas dan melihat pintu perpustakaan tertutup rapat
"Zaf kamu ada di dalam?" teriak Farida
"Far tolongin aku far!! Farida tolong!!!" sahut Zafar histeris
Farida yng mendengarnya langsung panik dan berusaha mendobrak pintu namun tak bisa
"Zaf kamu kenapa? zaf jawab aku zaf!!!Zafar!!" teriak Farida dengan histeris sembari mendobrak dobrak pintu
__ADS_1
setelah beberapa saat tak ada jawaban apapun dari zafar Farida semakin panik dibuatnya