
Setelah leon dan leona bertemu dengan gran dan alicia dipertengahan perjalanan mereka, Akhirnya mereka kembali ke kota farzion dan saat ini mereka telah sampai.
*
Terlihat leon yang sedang memberikan lembaran quest untuk mendapatkan koin dari hasil quest yang telah ia selesaikan, Dan untuk leona dia sedang bersama alicia dan juga gran beristirahat di tempat para pemburu mendiskusikan questnya.
*
Setelah leon mengambil koin hasil questnya dia pun berjalan menghampiri leona juga alicia dan gran.
"Leon.., Kamu telah selesai mengambil koinnya?,"Ucap gran tanya leon yang menghampiri mereka bertiga.
"Mmh,"Jawab leon yang hanya menganggukan kepalanya.
*
"Ah.., Gran kamu ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi bukan didesa crowne?,"Ucap leon yang kemudian duduk dikursi kosong bersebelahan dengan gran dan juga leona.
"Mmmh,"Jawab gran mengangguk dengan cepat karena dia sangat penasaran apa yang sebenarnya terjadi.
"Baiklah, Aku akan menjelaskannya,"Ucap leon yang lalu mulai bercerita kepada gran dan juga alicia.
Leon akhirnya menjelaskan semuanya kepada gran dan juga alicia, Dia mengatakan bahwa benar ada burung phoenix di hutan itu namun itu bukanlah burung phoenix asli melainkan leona yang juga anaknya lah burung phoenix itu sendiri, Karena gran yang semakin penasaran leon pun berkata bahwa leona adalah keturunan dari Ras phoenix yang menurunkannya sihir perubahan phoenix kepada leona, "Dan tentang para warga yang dikatakan bahwa dimangsa oleh burung phoenix itu hanyalah sebuah kesalah pahaman,"Ucap jelas leon kepada gran dan alicia.
Gran dan alicia pun mengerti akan hal itu tetapi dia masih penasaran mengapa leona menyebut leon adalah ayahnya.
"Aku mengerti tapi..? Bagaimana mungkin kamu mempunyai seorang anak dari keturunan ras phoenix yang memiliki umur yang berbeda dengan manusia pada umumnya,"Ucap gran bertanya kepada leon karena hal itu tidak mungkin bagi leon yang hanya seorang manusia mempunyai anak dari keturunan ras phoenix.
"Ahh, Tentang itu mungkin kamu ingin mempercayaiku atau tidak, Aku tidak peduli, Tetapi yang jelas aku ini sudah hidup ratusan tahun, Dan ada suatu kejadian yang membuatku tertidur dan pada saat terbangun aku pun tidak mengingat apapun tentang dunia ini bahkan hidupku sendiri,"Jawab leon berusaha menjelaskan meski kebanyakan adalah kebohongan dari ucapannya.
Gran dan alicia terdiam, Mereka tidak bisa percaya dengan ucapan leon yang mengatakan bahwa leon sudah berumur ratusan tahun, Karena terlihat dari wajah leon yang seperti seorang yang berumur lebih muda daripada gran yang memiliki wajah seorang pria tua.
"Hahaha...., Leon berhentilah bercanda,"Ucap gran yang tertawa keras berusaha tidak mempercayai ucapan leon.
Tetapi leon terlihat diam saat gran mengucapkan hal itu, Dan dia pun berusaha untuk tenang, Karena orang yang tidak banyak berbicara seringkali dianggap orang yang jujur menurut leon.
"Eh?, Jadi benar perkataanmu itu,"Ucap gran dengan nada pelan.
"Hmm,"Jawab leon dengan menganggukan kepalanya.
*
__ADS_1
"Baiklah, Karena aku sudah menjelaskan kepada kalian berdua, Jadi sekarang aku ingin pergi kembali ke penginapan, Karena aku ingin beristirahat,"Ucap leon yang beranjak dari tempat duduknya dan mengajak leona untuk kembali kepenginapannya.
Gran dan alicia yang masih terdiam karena tidak percaya tidak menjawab perkataan leon, Leon pun akhirnya pergi dari guild bersama leona untuk kembali ke tempat penginapannya.
*
*
"Leona, Bukankah biasanya kamu banyak bicara, Kenapa sekarang kamu begitu tenang?,"Ucap leon yang sedang berjalan dan memegang tangan leona.
"Papa..., Aku tidak ingin disini, Kapan kita kembali ke mama?,"Jawab leona yang sedikit murung.
"Eh?, Bukankah dia barusaja kesini, Baiklah papa akan secepatnya mencari informasi keberadaan rumahmu jadi, Tunggulah sebentar lagi,"Ucap leon dengan senyuman diwajahnya.
'Sepertinya leona tidak terlalu suka dalam keramaian, Aku tidak tahu alasannya mengapa, Tetapi anak ini begitu hebat saat ia ditinggalkan didalam hutan sendirian oleh ibunya, Jika itu aku mungkin akan menangis semalaman karena ketakutan,'Pikir leon yang sedang berjalan dan terlihat senyuman canggung diwajahnya.
Leon pun terus melanjutkan perjalanan kembali ke penginapannya.
*
*
"Hei..., Bukankah itu sepuluh pemburu terkuat dari ark skuller, Rasanya aku ingin menjadi seperti mereka yang penuh dengan ke eleganan,"Ucap orang-orang disekitar jalan yang melihat sepuluh pemburu yang sedang berjalan menuju guild.
*
*
Leon yang tidak peduli dengan ke sepuluh pemburu itu, Dia berjalan melewati mereka dengan tenang, Tetapi ada seorang pemburu wanita yang melirik kearah leona, Dan seperti mengetahui bahwa leona bukanlah manusia biasa, Tetapi ia pun melanjutkan perjalanannya dan melewati leon.
*
"Leona, inilah penginapan papa sekarang kamu akan tinggal disini untuk sementara karena papa harus mencari informasi terlebih dahulu,"Ucap leon kepada leona.
"Mmm,"Jawab leona kepada leon.
Mereka berdua yang telah tiba dipenginapannya, akhirnya masuk kedalam penginapan itu dan leon langsung beristirahat lalu ia tertidur dengan pulas karena ia belum sempat tidur dalam perjalanannya, Sedangkan leona ia diberikan buku oleh leon dan menyuruhnya agar membacanya ketika ia tidur.
*
*
__ADS_1
Ke esokan harinya pun telah tiba, Leon yang begitu pulas tertidur dari sore hari dia pun terbangun di pagi hari.
"Apakah ini sudah pagi hari?, Ahh! Aku lupa dimana leona?,"Leon yang terbangun tanpa melirik kearah manapun ia kaget leona sudah tidak ada.
*
"Hahh...,Syukurlah dia ternyata tidak hilang,"Ucap leon yang kembali tenang setelah melihat leona tertidur terhalangi selimut di sebelah kiri leon.
*
Setelah ia tahu leona tertidur ia pun menjalani aktifitas seperti seorang manusia biasa lainnya, Membersihkan badannya dan makan, Lalu ia pun bersiap-siap untuk pergi.
"Leona.., Bangunlah apa kamu akan ikut denganku keluar?,"Ucap leon membangunkan anaknya.
"Hmm, Tidak papa aku ingin disini saja, Papa pergilah sendiri,"Jawab leona yang masih belum sadar dari tidurnya.
"Ahh, Baiklah kalau kamu ingin makan aku sudah menyiapkannya jadi tunggulah disini aku tidak akan lama,"Ucap leon yang lalu keluar kamarnya.
*
Leon pun berjalan keluar dari penginapannya namun ada seseorang yang telah menunggunya didepan penginapannya itu, Dia adalah salah satu dari kesepuluh pemburu yang leon lihat saat ia berjalan kembali ke penginapannya, Dan dia adalah seorang perempuan yang melihat leona pada saat itu.
*
"Berapa harganya...,!"Ucap pemburu perempuan itu dengan sombongnya kepada leon.
Leon yang baru saja keluar dari penginapannya tidak mengerti dengan ucapan perempuan tersebut.
"Anu.., Apa maksudmu dengan berapa harganya?,"Jawab leon dengan tenang.
"Hmm, Bukankah kamu kemarin membawa seorang budak perempuan yang memiliki darah keluarga phoenix?, Berapa harganya akan ku beli dia,"Ucap perempuan itu yang masih sombong didepan leon.
"....................."
Leon terdiam setelah mendengar perkataan perempuan itu.
"Hei, Cepatlah aku sangat sibuk, Jadi tentukanlah harganya, Agar aku bisa menjadi tuannya dan menjadikannya budak yang sangat kuat yang berguna bagiku nanti,"Ucap perempuan itu tanpa peduli dengan kata-katanya.
Leon yang masih terdiam berusaha menahan kemarahannya, Karena jika ia sekarang bertarung dengan perempuan yang ada didepannya sekarang akan terjadi sebuah keributan disitu dan membangunkan leona yang masih tidur.
"Baiklah tetapi bisakah kita tidak membicarakannya disini,"Ucap leon yang berusaha tenang menanggapi perempuan yang berada didepannya itu.
__ADS_1
"Baiklah ayo ke tempat yang tenang,"Jawab perempuan kepada leon.
Leon pun membawa perempuan itu ke tempat yang cukup tenang, Kemudian ia ingin membicarakannya ditempat itu meski itu semua adalah kebohongannya.