
Gran yang telah kembali dari dalam hutan untuk mencari kayu, Kini leon dan gran sedang menata kayu lalu membakarnya dengan sihir api yang dimiliki gran, Karena hari sudah larut malam mereka pun beristirahat dan tidur tanpa ada kendala seperti monster menyerang mereka saat mereka tidur.
*
Pagi hari pun tiba, Leone yang terbangun terakhir melihat gran sudah siap untuk pergi, Dia akhinya pun bergegas dan bersiap untuk pergi lagi.
Setelah selesai bersiap-siap leone pun menghampiri gran.
"Gran, apakah kita berangkat sekarang?,"Ucap leon tanya gran.
"Ah, Ya karena jika terlalu siang kita pasti akan bermalam di hutan lagi, Jadi kita akan berangkat sekarang, Ayo,"Jawab gran kepada leon dan dia pun menaiki kudanya.
Leon pun melepas tali kuda yang menali dipohon,lalu dia pun menaiki kudanya.
Hiyaaaa.....!
Ucap gran yang memacu kudanya.
Mereka berdua akhirnya melanjutkan perjalanannya kembali menuju desa crowne.
*
*
Beberapa menit setelah memulai kembali perjalanan.
"Ah, Gran!, Aku penasaran apakah di guild skuller ada orang yang berkelas SSS dan SS?,"Ucap leon yang berteriak bertanya kepada gran.
"Tentu, Mungkin kamu baru di guild jadi pasti belum pernah bertemu dengan mereka, Jumlah mereka mungkin sedikit hanya sepuluh orang, Lima berkelas SSS Dan limanya lagi SS, Tetapi jika dibandingkan denganmu tentu mereka jauh dibawah kekuatanmu karena mereka hanyalah manusia,"Jawab gran.
"Hmm?, Jadi maksudmu aku bukanlah manusia?,"Ucap leon yang bingung dengan ucapan gran.
"Hahaha..., Ya begitulah,"Jawab gran yang tertawa keras dan memacu kudanya lebih cepat dari leon.
Leon atau rivains pun berpikir, Mungkin kekuatan manusia itu yang paling lemah dari ras lain, Karena sebelumnya dia melihat gran yang kelas S saja kesusahan hanya menjaga beberapa orang, Dan itu pun hanya melawan goblin yang bisa disebut monster lemah.
'Aku mengerti kenapa gran menyebutku bukanlah manusia,'Pikir leon yang cukup lambat mencerna ucapan orang lain.
__ADS_1
*
Beberapa jam telah berlalu setelah mereka memacu kudanya dengan cepat akhirnya mereka hampir sampai ke desa crowne, Leon tidak menyangka bahwa keberadaan desa crowne jauh dari mana-mana, 'Lalu bagaimana mereka hidup?, Pikir leon karena bingung mereka jauh dari mana-mana hutan yang belantara penuh dengan monster dan hewan magis, Jika mereka hidup dengan cara bertani itu tidak mungkin, dan juga bukankah mereka hanyalah manusia biasa?,'Pikir leon yang sungguh tidak tahu apa-apa tentang desa crowne.
"Hei gran...! Kita sudah sampai itu adalah desa crowne,"Ucap gran dengan lantang kepada leon.
"Huh?,"Leon melihat kearah desa dan para warga desa menyambut mereka, Lalu terjawablah semua yang dipikirkan leon sebelumnya.
*
Karena mereka adalah ras demi human, Yaitu manusia hewan, Yang berarti mereka itu lebih kuat dari manusia biasa, Demi human sendiri memiliki kemampuan yang mirip dengan skill transmutation milik leon, Hanya saja Skill transmutation milik leon hanya bisa mengubah mimik wajah ataupun rambut dan matanya saja, Tetapi ras demi human bisa berubah total menjadi seekor hewan yang memiliki kemampuan.
*
'Tetapi mengapa mereka tidak bisa melawan satu ekor burung magis?,'Pikir leon yang memegang dagunya karena kudunya mulai berjalan pelan.
*
"Apakah anda adalah tuan pemburu dari guild ark skuller,"Tanya salah satu warga yang berkumpul.
"Syukurlah, Siapa diantara kedua tuan pemburu yang menjadi ketuanya?,"Tanya warga itu lagi.
"Dia ketuanya,"Jawab gran yang menunjuk kearah leon yang sedang turun dari kudanya.
"Dia, Tetapi....,"Ucap warga itu dan melihat kearah leon yang lencananya tidak memiliki kelas.
"Ahh, Tenang saja, Percayalah dia lebih kuat puluhan kali dariku,"Jawab gran dengan santainya.
"Aku ketua?, Apa maksudmu gran?,"Ucap leon yang mendengar pembicaraan gran.
Namun gran tidak menjawabnya dan mengacuhkan leon seolah-olah dia bercanda dengan leon.
*
Setelah mereka berbincang-bincang didepan gerbang desa, Akhirnya mereka pun memasuki desa crowne tersebut, Dan juga yang bertanya kepada gran tadi adalah anak dari kepala desa crowne tersebut.
*
__ADS_1
"Ah, Benar aku belum memperkenalkan diriku aku gran dan ketua ku bernama leon,"Ucap gran yang sedang berjalan mengikuti anak ketua desa tersebut.
"Ahh, Maaf aku pun belum memperkenalkan diri, Namaku Reig,"Jawab anak kepala desa.
Tetapi leon tidak memperkenalkan dirinya karena gran telah memperkenalkan dirinya terlebih dahulu, Meski begitu dia cukup berterimakasih kepada gran karena dia tidak usah buang-buang waktu harus memperkenalkan dirinya.
*
Setelah perkenalan Leon dan gran pun mengikuti reig yang sedang menunjukan jalan kerumah kepala desa crowne.
*
Tok.....tok...tok.
Reig mengetuk pintu rumah kepala desa.
Kepala desa pun akhirnya membukakan pintu, Dan keluar menyapa leon dan gran.
"Reig, Apakah mereka para pemburu dari ark skuller,"Ucap kepala desa kepada anaknya.
"Benar ayah,"Jawab reig.
*
"Ah!, Silahkan masuk dan mari kita membicarakan masalah ini didalam,"Ucap kepala desa kepada leon dan gran.
*
Leon dan gran pun mengikuti kepala desa masuk kedalam rumahnya, Lalu mereka akhirnya membicarakan masalah burung magis tersebut, Setelah mereka mulai membicarakan questnya tersebut, tiba-tiba gran marah kepada kepala desa tersebut karena berbohong bahwa hanya burung magis yang harus mereka bunuh, Lalu gran pun keluar berniat untuk kembali ke kota farzion untuk meminta bantuan karena yang akan mereka lawan bukanlah hewan magis tetapi hewan mistis yaitu burung phoenix.
"Hahh..., Maafkan temanku yang langsung marah dan pergi setelah mendengar penjelasan kepala desa barusan, Tetapi mengapa kalian memberikan quest palsu kepada guild?, Bukankah itu sangat membahayakan nyawa orang lain?,"Ucap leon yang masih terdiam meski mendengar kebohongan kepala desa tersebut dan meminta maaf karena gran yang tiba-tiba marah.
"Sebenarnya kami hanya takut, Bahwa para pemburu tidak akan ada yang datang ke desa ini jadi kami memalsukan quest kami, Tetapi kami tentu akan membayar dua ataupun tiga kali lipat dari bayaran quest sebelumnya,"Jawab kepala desa.
"Maaf kepala desa, Tetapi aku mendengar ucapan kepala desa barusan Sedikit membuatku sangat kesal, Meski kepala desa membayar kami segudang coin apakah itu bisa menghidupkan kami kembali setelah mati?, Dan juga tentunya setelah kami mati seusai melawan phoenix itu apakah kalian akan membayarnya!,"Ucap leon yang marah dan membuat aura sekitar dingin, Lalu tampaklah wajah leon yang sesungguhnya matanya yang merah pun terlihat dengan rambutnya yang putih.
Kepala desa dan juga reig pun terdiam badan mereka pun terasa menggigil, Seolah-olah hawa ini pernah dirasakan oleh mereka sebelumnya, Yaitu pada saat mereka menjadi seorang prajurit dari sebuah kerajaan yang bernama kroasis.
__ADS_1