Nerd boy

Nerd boy
episode 4


__ADS_3

"heh, keknya ada yang aneh nih, cepat beri tahu gw"ucap devian janggal


"emang lu siapa"ucap dira tiba tiba, sedangkan riyan hanya tersenyum dan kembali menyantap makanannya


"heh lu mah"ucap devian badmood, riyan kembali membisiki devian yang membuat devian kaget


plak,bunyi meja makan ditepuk devian


riyan terlonjak kaget hingga makanannya terjatuh


"buset lu, jangan ngaget ngagetin dong"ucap riyan menepuk punggung devian, devian hanya tersenyum "maaf bro ga sengaja" lanjutnya


"heh kok lu gitu si dir,masa gw yang bantu, riyan yang dapet makanan giamana siih"ucap devian protes


dira yang emndengar protes drai devian tak mau kalah, "lu ikhlas kaga sii bantu gw, katanya temen gimana si"ucap dira kemudian


"ya ikhlas"ucap devian kembali berpikir


"gw aja ga mau ngasih dia, cuman gw terpaksa karena tadi suasana mendesak "ucap dira menjelaskan dengan mata yang melotot kearah riyan, sedangkan riyan bersifat acuh dan masih melanjutkan makan siangnya


"dasar lu yan, caru kesempatan aja lu"ucap devian menepuk punggung riyan


"bilang aja lu mau"ucap riyan spontan, devian yang mendengar itu kaget" tau aja lu yan, lu bener bener sahabat gw"ucap devian terharu


"ga usah lebay"ucap riyan memberi seporsi mie ayam yang belum dimakannya


"aku padamu yan"ucap devian kepada riyan yang amsih makan sedangkan riyan hanya mengangguk


"apaan sii lu bedua kek pasangan gay"ucap dira bergidik ngeri, sedangkan mereka berdua tersedak barengan, dira pun sontak kaget tak percaya


"heh, ga seperti yang lu bayangkan dir" ucap riyan membela karena ia tak rela di bilang begitu, dira hanya mengangguk pura pura percaya


"beneran dir, lu kek ga percayaan gini ama temen sendiri"ucap devian sambil melahap makanannya


"habisnya kalian sama sii"ucap dira tertawa kecil sedangkan mereka berdua sontak sambil menoleh satu sama lain


"tuh kann"sambung dira tertawa, sedangkan mereka berdua mengambil jarak tempat, tak terasa kursi yang diduduki devian tergelincir sehingga devian terjatuh

__ADS_1


dira dan riyan terlonjak kaget,dan tertawa terbahak bahak, riyan mencoba membantu temennya itu bangkit, karena banyak orang melihatnya jatuh, dira masih dengn kegiatan sama yaitu tertawa


"dah santai aja gw cuma bercanda kok"ucap dira sambil tertawa kemudian dan kembali meminum jus yang di pegangnya


"lu kek seneng banget lait gw sengsara dir"ucap devian duduk di bangku sebelah dira, sedangkan dira hanya tersenyum menhan tawa


"lu juga yan, heran dah gw sam lu berdua" sambung devian, " halah jangan ngambek dong ,ntar pulang sekolah gw traktir seblak mau?" tanya dira


sedangkan devian yang emndengar itu sontak menoleh keraah dira," kenapa?" tanya dira bingung


"lu kira gw cewek gitu makan begituan"ucap devian, dira hanya tersenyum kecil "ya kali akn lu mau" ucap dira kemudian


"gw mau bakso"ucap devian kemudian, sedangkan riyan kembali memberi kode ke dira, dira hanya mengangguk mengiyakan


"yadeh ntar pulang sekolah ditempat langganan biasa ya" ucap dira pasrah


"nahh gitu dong"ucap devian sumringah karena bahagia


"yaudah kalo gitu gw balik kekelas duluan"ucap dira bangkit dari tempat duduknya, namun dicegat oleh tangan riyan


"ada apa sih"tanya dira, " yakali gw yang bayar sini mana duit lu"ucap riyan, dira hanya tersenyum kecut "nihhh"ucap dira memberi uang 2 lembar uang seratus


tatkala menuju kelas dira melihat ervan yang duduk di bawah pohon dengan membaca komik ditangannya


"ngapain tuh orang sendirian, ntar kesurupan satu sekolah yang heboh"ucap dira dan kembali merasa acuh dengannya


saat dira melewati kelas kelas adik tingakatnya, ia tak sengaja di panggil oleh pak burhan kepala sekolah yang sedang menjelaskan materi, dira yang emndengar itu pura puar budeg dan tak mendengar lalu pergi sembunyi di balik semak semak


"kemana tuh orang, apa salah liat aja"ucap pak burhan kembali kedalam kelasnya


"huhh, untuk cepat kalau engga dah masalah besar disuruh suruh guru" ucap dira lega, dan kembali melanjutkan perjalanannya menuju kelas


di kelas


"dir lihat nih"ucap vanya memberi tahu dira tentang ajakan dari lisa dari geng carlos untuk adu kemampuan bela diri


dira yang melihat itu hanya acuh" dah biarin aja,ga udah diladenin"ucap dira duduk ditempatnya

__ADS_1


"tapi dir, katanya kalau lu ga nerima tawarannya sekolah kita dikatain lemah dan di cap jahat oleh mereka"sambung vanya


sedangkan dira hanya tersenyum" ntar gw yang urus"ucap dira kemudian, vanya hanya mengangguk mengerti


jam pulang sekolah


"mager banget dah gw nyupir"ucap dira di perjalanan jalan kearah parkiran mobilnya dan tak sengaja melihat ervan duduk di halte bus dengan headshet yang masih terpasang di telinganya


dira tanpa pikir panjang langsung mengahampiri ervan yang duduk, dan langsung melempar kunci mobilnya tepat di tanganya, ervan sontak kaget dengan tatapan bertanya tanya


"apa?"tanya ervan, sedangkan dira hanya tersenyum tipis "masa ga paham, supir mobil gw,gw mager"ucap dira lalu pergi emninggalkan ervan yang masih duduk melongo


ervan hanya menurut lalu bangkit dari tempat duduknya menghampiri dira yang masih berjalan didepannya, kelang beberapa menit sampai ditempat parkir mobilnya


"kenapa.."belum sempat ervan menyelesaikan ucapannya dira sudah memotongnya " gw tadi telat biar ga ketahuan aja" ucap dira masuk kedalam mobilnya


"nih orang kek peramal dah tau aja apa yang gw pikirin"ucap ervan lalu melanjutkan tugasnya


di dalam perjalanan keheningan meliputi suasana, ervan mencoab menumbuhkan suasana namun dira hanya bilang "gw mau tidur bentar jangan ganggu"


alhasil ervan hanya mengangguk menurut perkataan dira tadi,


drrrt,bunyi ponsel dira berbunyi dira yang sadar sontak terbangun dan menjawab telpon itu


"hmm kenapa?" tanya dira


"lu lupa kahh dah setengah jam kami nunggu dikedai ini lu juga belum datang"oceh devian


"iya"ucap dira menutup telpon dan memberi ponselnya ke ervan


ervan yang melihat itu sontak mengambil dan melihat tujuan yang diberikan dira


5 menit kemudian


"dir dah sampe"ucap ervan membangunkan dira, dira pun bangun dan turun dari mobilnya


"mana ponsel gw"ucao dira mengambil dari tangan ervan, lalu pergi masuk kedalam

__ADS_1


"heh van,sinu gabung"ucap dira masuk kedalam kedai sedangkan dikedai sudah ada riyan dan devian dengan tatapan datarnya mwlihat dira dengan santainya datang


"sorry gw ketiduran di mobil"ucap dira tertawa kecil, dan dianggap garing oleh kedua sahabatnya itu


__ADS_2