
_-wuuaaaaaa,,!!
teriak gadis tesebut yang langsung kehilangan keseimbanganya karena cukup kaget karena kedatangan zaulaw secara tiba-tiba.
dengan sigap zaulaw memegang tangan dan langsung memeluk pinggang gadis tersebut sambil meloncat turun dari pohon...
~whuuss~
- tap ... tap ...
telapak kaki zaulaw mendarat di tanah dengan sangat lembut tanpa menimbulkan turbulence...
* emang loe pikir pesawat thor? rumah loe dimana thor,,? berantem yuk.. ' dengus zaulaw yang sedikit kesal dengan kalimat author.
"ka..kamu apa yang kamu lakukan lepaskan aku,,' teriak gadis tersebut yang sedang di bopong dengan posisi seperti pangeran dan tuan putri.
- buuk,,!!!
"ouuch..!?
terdengar suara sesuatu terjatuh dan disusul rintihan seseorang.
zaulaw yang refleks dan kaget tanpa sengaja melepaskan gadis tersebut dari gendongan
"a..a..anu i..itu maaf nona saya tidak sengaja..' dengan suara terbata dan terlihat wajah zaulaw yang terlihat bersalah...
"heeiii... kamu ingin aku mati,,!!' teriak gadis yang terlihat marah, dia mulai berdiri dan memegang pinggangnya yang sedikit terasa sakit.
"ma..maaf nona,, ta..tadi nona sendiri yang meminta supaya aku melepaskanmu,,' dengan wajah sedikit bingung dan cemas
"kenapa aku jadi gerogi seperti di depan nona yang bahkan belum aku kenal,,' batin zaulaw
[mungkin kakak memiliki sedikit perasaan dengannya].. 'terdengar suara zie tiba-tiba, membuat zaulaw jadi tambah malu.
"heei kamu,,!! jangan diam saja kamu harus memberikanku kompensasi untuk ini..' suara sedikit ketus terdengar dari mulut gadis tersebut.
"bu..bukankah kamu yang mengikuti kami secara diam-diam dan aku juga sudah menolongmu saat kamu hampir jatuh dari pohon.,'kata pembelaan keluar dari mulut zaulaw.
terlihat dua sosok berbeda gender sedang beradu argumentasi, dan dua orang pria yang sedang menjadi penonton hanya menghela nafas panjang...
__ADS_1
"sepertinya pasangan yang cocok zen,,' gumam zan
"heem..' sangat cocok balas zen, yang berkomunikasi melalui telepati.
setelah beberapa menit terlewati akhirnya zaulaw mengakui kesalahanya meskipun itu terpaksa.
"bagus itu pilihan yang tepat, kamu harus membayarnya dengan mengantar ku sampai di ibu kota,,' kata gadis muda itu dengan tersenyum licik dibalik cadarnya.
"sepertinya perjalanan kita akan semakin lama,,' gumam zaulaw dengan tertunduk lemas.
"apakah kamu mengucapkan sesuatu? tanya gadis tersebut dengan mendekatkan wajahnya ke arah zaulaw.
zaulaw tersentak kaget, ternyata gadis tersebut mendengarnya saat berbisik.
" a..a..anu ,,ti..tidak nona, sebelumnya tidak sopan jika saya tidak memperkenalkan diri. nama saya zaulaw dan mereka zen, zan sambil menunjuk satu persatu..' ucap zaulaw mencoba sedikit tegas.
" heem,, salam kenal, namaku ancchi,, xiu ancchi,,' jawab annchi dengan tersenyum malu.
** merekapun memulai perjalanan melalui jalur hutan.
3hari terlewati kini telah memasuki wilayah kota nan'ru,
dan membutuhkan waktu sekitar 2hari lagi untuk sampai di pusat kota nan'ru.
"tuan sepertinya bayanganku melihat ada hal menarik di kota cang'an,,' ucap zan sembari meletakan kayu untuk dijadikan perapian.
"heem.. katakan apa itu zan,,' perintah zaulaw lewat telepati.
"salah satu pangeran kerajaan matahari yang datang kemarin siang sekarang sedang mengadakan perkumpulan di salah satu rumah keluarga liu, mereka memang telah menyusun rencana pemberontakan yang akan dimulai dari kota-kota kecil dan sebisa mungkin mereka ingin melenyapkan putra mahkota dan tuan putri. untuk melemahkan mental sang raja..' jawab zan santai.
"aku akan memberikanya kejutan,,' gumam zaulaw dengan tersenyum manis
tanpa zaulaw sadari saat dia tersenyum tepat menghadap ke arah ancchi.
"apa maksudmu tersenyum seperti itu,,' bentak ancchi yang membuyarkan lamunan zaulaw.
"ti..tidak nona maaf aku hanya membayangkan hal lucu,,' bantah zaulaw.
'sialan sepertinya aku salah memberikan jawaban,, haiiis,,'dengus zaulaw dalam hati.
__ADS_1
"ka..kamu membayangkan sesuatu yang tidak sopan,,!! teriak ancchi sembari memegang erat bajunya dan menyilangkan kedua tangannya..
'sudah kuduga, dengan bibir berkedut dan wajah tertunduk.
*malam semakin larut setelah makan malam hewan buruan zen mereka semua tidur dengan lelap.
sinar matahari mulai menampakan diri terlihat seorang pemuda berjubah putih dengan corak biru dan wajah yang cukup tampan sedang melepas semua pakaiannya dan menyimpannya di cincin ruang miliknya untuk segera membersihkan diri disebuah danau yang terlihat sangat jernih diapun mulai berendam dan menenggelamkan seluruh tubuhnya untuk mulai berlatih pernafasan.
*30menit terlewati belum adanya tanda-tanda zaulaw muncul di permukaan.
secara tiba-tiba.
"ach..
aku sudah tidak tahan,,' sambil menoleh kanan dan kiri untuk memastikan tidak ada seorangpun
~Sieszzzzzz~
terdengar semburan aliran air dari sumber mata air Rahasia.
di dasar danau zaulaw yang sedang berlatih pernafasan tersentak kaget karena dia merasakan aura yang dia kenal mendekat dan saat mengedarkan semua kesadaranya dia mencoba menatap ke atas ' lebih tepatnya kearah suara tersebut.
"glooub..gloub..glooub
karena panik dan tidak bisa mengontrol pernafasan,
gelembung mulai keluar dari mulut dan hidungnya yang bercampur dengan darah..
"woooaaaaa...... tolong,,!! teriak ancchi yang kaget langsung memakai celananya dan berlari lebih menepi dari danau tersebut.
*sungguh pagi hari yang cukup membuatku dalam masalah kali ini
dengan perlahan memunculkan kepalanya sedikit demi sedikit dan rasa takut karena telah melihat sesuatu milik ancchi yang...
"ka..ka..kamu....!!!
-to be bersambung-
untuk membuat imajinasi kalian lebih hidup, author sumbang
__ADS_1
*Xiu Ancchi
#nb: maaf jika ada kesamaan ilustrasi karena gambar saya ambil dari mbah Google (bukan milik pribadi).