No.1 SISTEM

No.1 SISTEM
CH.9. ASSASSIN


__ADS_3

" bagaimana dengan perkembangan untuk mengumpulkan informasi yang aku tugaskan..? ,,' terdengar suara lembut keluar dari balik cadar seseorang


"maaf nona sepertinya mereka melakukan hal yang hampir sama setiap harinya.


pergi toko-toko herbal untuk berbelanja, makan dikedai, dan kembali ke penginapan.


hanya kegiatan itu yang hamba ketahui setiap hari,,' seorang assassin memberi laporan sambil berlutut didepan wanita bercadar.


" baiklah lanjutkan tugas kalian. tolong laporkan jika ada perkembangan yang lain..' ucap wanita tersebut sembari melambaikan tanganya.


" baik nona, hamba undur diri,,' sahut kedua assassin bersamaan.


~whuus~


kedua assassin meloncat lewat cendela yang terbuka di pojok ruangan tersebut.


*** flash back 4hari yang lalu


seorang wanita yang mencoba lari dari kejaran puluhan kultifator di pinggiran hutan sekitar kota chang'an


~whuss~


~whuuss~


...... tap,, tap,, tap.....


beberapa kultifator meloncat dan mendarat mengelilingi seorang wanita bercadar yang tetap memegang sebilah pedang ditangannya dan terlihat kelelahan.


"menyerahlah nona aku akan memberikanmu kenikmatan yang belum pernah kamu dapatkan sebelum kematianmu,,' gumam seorang yang mengelilinginya dengan mata yang terlihat sangat menginginkan tubuh wanita tersebut.


"cuuiih.. kalian jangan berfikir aku rela dengan apa yang akan kamu lakukan bang**t...’ dengan mengangkat pedang dan langsung menyerang pria yang mencoba merendahkannya.


"tarian pedang giok' teriak wanita tersebut mulai menebas pedang yang tergenggam


~slash~


~traang~


~triiing~


"perisai langit,, jurus tombak neraka,,!!


teriak salah satu pemuda yang mencoba membuat perisai serangan dan langsung melempar tombaknya dengan sangat cepat.


~Booom~


terlihat wanita yang terhempas energi tombak dan menabrak pohon yang berada jauh dibelakangnya, dengan luka dalam dan robekan-robekan terlihat di hampir semua baju wanita tersebut.


" sebenarnya aku tidak ingin melukaimu nona cantik,, ha..ha..ha


kamu membuatku semakin penasaran dengan sesuatu yang ada di balik robekan bajumu itu,,'


sembari melihat bagian dada yang terlihat sedikit menyembul karena baju yang terkoyak tombak salah satu kultifator yang mengejarnya.


"bang**t... aku lebih baik mati daripada menjadi pelampiasanmu,,' sembari berdiri dengan bantuan pedangnya


-uhauug....

__ADS_1


terlihat wanita tersebut batuk dan mengeluarkan sedikit darah dar mulutnya.


"kamu matipun aku akan tetap menelanjangi dan menikmati tubuhmu nona..' gumam salah satu pria tua dengan wajah penuh nafsu dan tersenyum.


"breng**k kalian memang binatang aku pastikan kalian akan menjadi boronan dan menyesal seumur hidup kalian,,' dengan posisi akan melakukan bunuhdiri pedang yang terhunus di leher wanita tersebut siap untuk meng akhiri hidupnya.


~whuss~


~whuss~


~whuss~


secara tiba-tiba..seorang pemuda tampan memegang pedang wanita tersebut dengan lembut dari belakang dengan posisi tangan kiri meluk pinggang wanita tersebut, dan kedua pengikutnya yang berdiri tidak jauh dari tuan dan wanita yang ingin bunuhdiri seakan melindunginya dari puluhan kultivator didepannya.


"maaf nona jangan melakukan hal yang merugikan mu,,' tiba-tiba terdengar suara pelan tepat di telinga kanan wanita itu..


"hai bocah.. siapa kamu berani ikut campur urusanku, apa kamu ingin mati bers...'


~swooos~


tiupan semilir angin melewati pria tua sebelum selesai berbicara.


-gluduk-


-bruuk-


sebuah kepala tergeletak ditanah, dan tidak lama disusul tubuhnya yang mulai tumbang bersama kucuran darah yang masih keluar.


--gluuk,, terdengar hampir bersamaan suara puluhan kultifator yang melihat kejadian yang secara tiba-tiba dan gerakan yang tidak terlihat.


" semuanya kita serang bersama,,' suara komando salah satu pemimpin kelompok.


"heem... masih berani menyerang, baiklah kalian tolong urus mereka,,' perintah zaulaw...


"baik tuan muda,,' balas zen dan zan.


~whuus~


~slaash~


~whuus~


~slaash~


hanya beberapa tarikan nafas zen dan zan kembali ke posisi sebelumnya. hampir 60 kelompok kultivator tumbang dengan kepala terpisah.


"sudah selesai tuan,,' ucap zen dengan posisi masih menghadap tumpukan mayat.


"terimakasih untuk kalian berdua,' gumam zaulaw


[ kakak apakah masih ingin memeluk pinggang ramping milik nona cantik ini hi..hi..hi ]


tanpa disadari posisi tangan kiri zaulaw memang masih memeluk pinggang nona yang sudah tidak dilapisi kain karena sobek dan genggaman tangan kanan zaulaw yang menahan pedang di leher menempel di suatu tempat yang cukup lembut terasa tanpa adanya kain yang melapisi.


"haah.. a..a..anu,, maafkan aku nona, aku sungguh-sungguh tidak sengaja,,' ucap zaulaw sembari melepaskan tangan dan menjauh sedikit kebelakang dengan wajah sedikit memerah karena malu di ejek zie.


"ka..ka..kamu..' dengan tergagap dan ikut malu karena sadar sesuatu miliknya yang indah dan berharga tersentuh pemuda tersebut, sembari menutupinya dengan menyilangkan kedua tanganya diantara gundukan lembut miliknya.

__ADS_1


"ak..aku benar-benar tidak bermaksud ,,' dengan nada bersalah tetapi mengingat rasa lembut yang pernah disentuhnya..


"maaf nona maafkan aku,,,'zen,zan ayo pergi,,' zaulaw memberi perintah


"baik tuan,,' serempak


~whuus~


~`"nona ambil dan minumlah itu untuk menyembuhkan lukamu"`~


* terdengar suara bergema dilangit *


--klootak ,,' sebuah kotak kayu jatuh didepan wanita tersebut


"heei tung...' belum sempat wanita itu melanjutkan kata-katanya' pemuda dan dua pengikutnya lenyap tanpa jejak dari tempat mereka berdiri


"siapa pemuda itu sungguh tampan, sopan, sepertinya sangat kuat,,' tanpa sadar wanita itu mengambil kotak didepanya dan tersenyum-senyum sendiri dan menggoyangkan tubuhnya ke kanan dan ke kiri dengan wajah yang memerah dan menunduk karena sangat malu karena kejadian sebelumnya.


*keesokan harinya seorang wanita yang berada di sebuah mansion dilantai atas menatap ramainya kota dari sebuah cendela....


- deg...


"di..dia...' dengan kaget dan terbata wanita itu bergumam pelan..


"mo feng, mo liu, cepat kemari,,' teriak wanita tersebut memanggil pengawalnya tanpa mengalihkan perhatiannya di jalanan.


" kami menghadap nona,,' sambil menangkupkan kedua tangannya memberi hormat


"kemarilah, lihat disana,,' sambil menunjuk tiga orang pria yang berjalan santai.


"apakah dia yang melukai nona kemarin..? aku akan membunuhnya hari ini juga,, ' dengan geram mo feng dan mo liu akan meloncat dari cendela.


"hentikan..!! dia orang yang menolongku saat bajin**n itu meracuni orang-orang yang mengawalku dan ingin memperkosaku, aku ingin kamu mengawasinya cari informasi tentang keluarganya dan tempat tinggalnya, aku peringatkan sekali lagi, jangan pernah menyinggung nya karena kamu bukan lawannya dan hanya mengantar nyawa,,' ucap wanita itu memperingatkan bawahanya. karena wanita itu masih ingat seberapa kuat mereka.


"baik nona, maafkan kesalahan hamba,, ' ucap mereka berdua dan langsung meninggalkan mansion.


"siapa kamu sebenarnya memberiku pil embun regenerasi class dewa tingkat menengah sebanyak itu seperti memberiku permen,' bergumam pelan dengan senyum manja dan wajah yang memerah di balik cadar.


* padahal cuma ada 5 butir tetapi pill class dewa termasuk sangat langka dan mahal 1butir harganya hampir menyentuh 1jt koin emas.


*** flash back off *


jauh dari kota cang'nan di salah satu sekte besar di benua barat.


" kakek bagaimana dengan keadaanmu sekarang apakah sudah ada kemajuan ?,,' ujar gadis muda nan cantik yang menghawatirkan keadaan kakeknya yang menjadi Patriak di sekte teratai emas.


*note: tingkatan setiap pill/ sumber daya dibagi menjadi 3. rendah, menengah,tinggi.


- tingkatan pill :


class bumi


class awan


class langit


class dewa

__ADS_1


class illahi


- to be bersambung -


__ADS_2