
"ka..ka..kamu....!!! kenapa kamu melakukan itu,,?โdengan suara lemah dan hampir menangis karena marah dan malu secara bersamaan.
"hiks..hiks..hik.." terdengar tangisan Ancchi yang membuat zaulaw semakin merasa bersalah kepadanya meskipun tidak semua kesalahan ini zaulaw sengaja.
"ma..ma..maafkan aku nona ancchi. semua ini benar-benar kesalahpahaman. aku tidak sengaja' ucap zaulaw terbata-bata.
[kakak harus bertanggung jawab karena kakak sudah melihat semuanya]
"ta..tapi itu benar-benar tidak aku sengaja zie,,' gumam zaulaw dalam hatinya.
[bagaimanapun hukum dan aturan didunia ini berbeda dengan dunia kakak sebelumnya, kesalahan kakak hampir sama dengan kakak berbuat tidak senonoh kepada wanita jika itu di planet bumi] 'jelas zie.
" apa yang harus aku lakukan sekarang,? apakah aku harus menikahinya,?' gumam zaulaw dalam hati.
[mungkin.., semua tergantung Ancchi]
'haiiss..' desah zaulaw
"baiklah nona tolong maafkan aku, aku akan menerima hukuman apapun yang akan nona berikan kepadaku,,' ucap zaulaw pelan mencoba menenangkan ancchi yang masih terisak-isak.
sesaat zaulaw mengenakan pakaianya dan keluar dari danau.
"hukumlah aku apapun itu, aku akan menerimanya,,' sembari mendekat dan memegang kedua pundak ancchi.
** hari sudah mulai siang terlihat kedua sosok sedang berjalan kembali ketempat dimana mereka bermalam.
dengan wajah saling menunduk dan malu..
"zen, zan ayo kita lanjutkan perjalanan,,' sembari melirik mereka berdua.
"baik tuan,,' jawab mereka bersamaan
** kembali ke kota kota cang'an
terlihat keramaian di jalannan kota cang'an.
disebuah kedai makan terdengar lirih percakapan para kultifator sembari menikmati hidangan yang sudah disediakan.
"kita harus segera melakukan pergerakan malam ini,' gumam salah satu dari kelompok itu.
"baik kakak pertama, kita semua menunggu perintah darimu,'jawab yang lain.
"aku sudah mendapatkan perintah dari patriak untuk segera bergerak membantu pangeran membuat kerusuhan disekitar wilayah cang'an. kelompok lain akan bergerak diwilayah yang berbeda-beda,,' jelas orang yang di panggil kakak.
'mereka adalah kelompok sekte sungai darah salah satu aliran hitam yang cukup besar di wilayah barat.
__ADS_1
** tanpa mereka sadari ada dua sosok assassin yang sedang mengawasi mereka.
"ternyata pangeran memang bersungguh-sungguh ingin menghancurkan kerajaanya sendiri,,' gumam salah satu assassin.
" jika aku tidak melihatnya atau mendengarkan saat mereka mengadakan perkumpulan mungkin aku akan susah percaya jika pangeran kedua akan melakukan sabotase,,' balasnya.
"baiklah kita harus segera mengejar nona muda dan melaporkan semuanya,' gumam nya.
~whuss~
merekapun pergi meninggalkan kelompok sungai darah dan pergi dari kota cang'an mengejar majikannya.
** dua haripun berlalu kekacauan di wilayah cang'an dan sekitarnya sudah dimulai, dengan tiba-tiba adanya banyak bandit, pemerkosaan dan perampokan sudah sering terjadi.
** di kota nan'ru rombongan zaulaw dan Ancchi sudah memasuki gerbang kota.
"eeem.. maaf nona anda bisa memimpin jalan mencari penginapan karena saya belum pernah singgah dikota ini,,' dengan malu-malu zaulaw mencoba mencairkan suasana selama beberapa hari ini yang terlihat sangat canggung.
"heem,,' hanya itu suara yang ancchi keluarkan dengan tetap menundukkan mukanya yang terlihat sedih dan mulai memimpin jalan.
tidak jauh dari sana tepat di sebelah sebuah taman yang berada di tengah kota nan'ru, terlihat pahatan kayu yang terukir nama penginapan "mutiara salju".
"terimakasih sudah menunjukan tempatnya nona,,' ucap zaulaw lirih
mereka pun memasuki penginapan dan menuju meja resepsionis.
tanpa berfikir panjang merekapun berdiri dan mulai melangkah mendekati annchi.
"selamat sore nona,,' sapa pemuda itu.
hanya lirikan kesal yang pemuda itu dapatkan dari anchi tanpa merespon lebih.
"hei nona jangan terlalu sombong kamu didepanku,,!! ucap pemuda itu dengan marah karena Ancchi mengabaikanya.
tetapi annchi hanya diam dan tetap tidak merespon.
melihat itu zaulaw yang sedang memesan kamar sedikit kesal dengan kelakuan yang memaksa Ancchi.
saat akan tangan pemuda itu akan memegang tangan anchi
~whuus~
zaulaw yang berada didepan meja resepsionis secara tiba-tiba berdiri di sebelah ancchi mencoba menghadang pemuda tersebut.
seketika pemuda itupun hampir terjatuh kebelakang karena kaget zaulaw yang muncul didepanya.
__ADS_1
"maaf tuan nona ini sedang tidak enak badan, mohon tuan muda jangan memaksanya,,' ucap zaulaw sopan.
"siapa kamu berani ikut campur urusanku,,'ucap pemuda itu dengan nada sombong.
"siapa saya tidaklah penting tuan, tetapi nona ini memang sedang tidak ngin diganggu,,' pangkas zaulaw
"lancang ikut campur urusanku, akan aku buat kamu menyesal setelah aku potong tanganmu..' teriak pemuda itu dengan posisi siap menyerang zaulaw
-- hiaaaat....
banyak mata menyaksikan kejadian tersebut, mereka hanya menyesalkan perbuatan pemuda yang sering berbuat onar karena ayahnya yang memiliki posisi kepala keamanan di kota nan'ru.
"mati...!! teriak pemuda itu menghunuskan pedang kearah zaulaw,
"awas,!!,,' teriak ancchi dengan nada cemas ketakutan
Ancchi terlihat ketakutan dan menghawatirkan zaulaw karena belum benar-benar mengetahui seberapa kuat dan tingkat kultivasi zaulaw,
saat pedang pemuda arogan itu tinggal beberapa milimeter dari leher zaulaw.
~craakk..~
~swhoos~
~swhoos~
pedang yang hampir menempel dipatahkan zaulaw hanya dengan kedua jari tangan kiri, hampir bersamaan dengan gerakan tangan kanan yang melambai dengan kedua jarinya nya yang menunjuk.
-buugh-
-buugh-
terdengar sesuatu yang jatuh dilantai penginapan.
"Aaach...!!' teriak pemuda arogan yang baru menyadari kedua lengannya telah putus dan jatuh kelantai
"pergilah selama aku masih bisa membiarkanmu hidup, tapi jika aku melihatmu lagi dan membuat masalah denganku aku pastikan kamu mati,!!' gumam zaulaw
"bang**t, aku pastikan kamu akan mati hariini baji**an" umpat pemuda arogan dengan menahan rasa sakit
*setelah beberapa waktu kerusuhan di penginapan menjadi berita hangat dikota nan'ru.
"katakan siapa yang membuat anak'ku cacat,,'teriak seorang paruh baya berteriak marah kepada pengawal yang membawa tuan mudanya dalam keadaan tangan yang putus dan bersimbah darah.
"siapkan dua ratus prajurit untuk membawa baji**an itu kehadapanku. jika dia melawan,, bunuh dia !!' dengan amarah yang meluap-luap.
__ADS_1
--to be bersambung--
masih ditunggu kritik, saran, ide ,semuanya juga gpp hancurkan author'nya ๐๐๐๐