No.1 SISTEM

No.1 SISTEM
CH.16 Sekte kura-kura hitam


__ADS_3

"heeem... masalah itu..., sebenarnya aku, zen dan zan sudah mengetahuinya saat kalian mengirim tuan mo feng dan mo liu untuk mengawasi kami,' jawab zaulaw santai sambil membalas tatapan ancchi yang terus memperhatikanya.


"ba..bagaimana bisa tuan,?' balas mo feng yang merasa tidak percaya karena mereka melakukanya dengan dengan sangat rapih.


"itu karena kalian tidak ada niat buruk kepada kami jadi kami membiarkan kalian mengawasi kami, tetapi kami juga mengawasi kalian saat itu,'


"ja..jadi kalian sudah tau...?' Ancchi mencoba tidak meneruskan pertanya'anya.


"benar tuan putri Qin Ancchi,' balas zaulaw pelan dengan memberikan hormatnya.


"tolong tuan zaulaw jangan lakukan itu,'cegah Ancchi


"jangan terlalu hormat dengan memanggil ku tuan, putri ancchi, panggil saja zaulaw,' balas zaulaw


" baiklah-baiklah... panggil aku an'er dan aku akan memanggilmu zau ge'ge,,' pinta ancchi dengan sedikit malu.


suasana yang kaku tak terasa mulai mencair dan lebih akrab.


"katakan... apakah ada yang penting sehingga kalian kembali dengan cepat untuk menemuiku,' tanya ancchi kepada bawahannya.


mereka mulai menceritakan masalah yang mereka ketahui di kota cang'an, dengan sangat detail sesuai yang mereka ketahui.


"kenapa kakak tega melakukan itu padaku juga orang-orang yang menyayangi nya selama ini,' gemam pelan ancchi sambil menundukan kepalanya dan tanpa disadari telah meneteskan airmatanya.


"sudahlah an'er tenangkan fikiranmu aku akan membantumu jika memang kamu mengizinkanku,' ucap zaulaw mencoba menenangkan perasaan ancchi.


sebenarnya sebelum meminta persetujuan Ancchi, zaulaw juga sudah mulai bertindak dengan memerintahkan bayangan zan yang mengendalikan kerusuhan di kota cang'an


"terimakasih zau ge'ge, sebenarnya aku hanya ingin zau ge'ge mau mengantarkan aku kembali ke ibukota,' ungkap ancchi


"aku akan membantumu selama aku bisa melakukanya.,' balas zaulaw


setelah mereka selesai membahas masalah yang terjadi dan menyusun rencana,

__ADS_1


annchi memerintahkan kedua pengikutnya kembali ke ibukota untuk menyampaikan informasi dan rencana yang mereka susun kepada raja Qin da shen dan putra mahkota secara pribadi.


*di kedalaman hutan bagian timur ada sebuah bangunan besar yang cukup tersembunyi.


seorang tua terlihat duduk di hadapan salahsatu anggotanya yang datang menghadap.


"kenapa kamu tiba-tiba datang dan terlihat seperti orang bodoh yang,?' gumam orang tua yang tidak lain adalah patriak dari sekte kura-kura hitam.


salah satu sekte aliran hitam yang cukup besar dan kuat di wilayah kekaisaran Han.


"maaf patriak, saat kamu mendapat perintah penyergapan dan membuat kerusuhan dengan perintah langsung dari pangeran kedua,


kami mengalami kerugian yang cukup besar" ucap pria paruh baya dengan wajah menunduk karena takut akan kemarahan patriak.


"apa maksudmu,?


cepat katakan dengan jelas,,!!' bentak patriak.


"se..se..semua yang bergabung dalam penyergapan tidak ada yang selamat, dan ba..banyak anggota kita yang mati terbunuh saat membuat kerusuhan di kota cang'an...


terdengar keras suara meja yang hancur karena pukulan patriak....


"bodoh..!!!


"kalian benar-benar tidak berguna.'


teriak patriak yang seakan ingin menelan orang didepannya.


"i..itu karena seorang yang berjubah hitam yang sangat kuat patriak.'


"hanya karena satu orang..?!!’


"be..benar patriak,' jawabnya

__ADS_1


~sliich~


~buug~


"istirahatlah jika kamu memang sudah tidak berguna, hanya satu orang,?' gumam pelan patriak sembari melihat kep*la yang sudah tidak berada ditempat yang seharusnya dan memasukan kembali pedangnya.


"hei kamu...!! cari tetua pertama, ketiga dan kelima untuk menghadapku di aula pertemuan.' perintah patriak dengan nada yang terdengar sangat marah.


"ba..baik patriak...' jawab cepat murid sekte sambil berlari ketakutan.


**di tempat yang tidak jauh dari perbatasan kota cang'an terlihat kelompok kecil sedang terlihat mencari tempat istirahat dibawah pepohonan di pinggiran hutan karena hari sudah mulai gelap.


"guru apakah ibukota masih cukup jauh,' tanya seorang gadis yang sedang menghampirinya.


"setidaknya masih ada tiga kota yang akan kita singgahi, besok siang kita akan sampai di kota cang'an,' jelas tetua kedua sekaligus guru dari gadis tersebut,


"heem.. apakah kita akan tinggal beberapa hari di cang'an guru,?' ucap gadis tersebut mencoba bertanya.


"kita tidak mempunyai banyak waktu lebih mei'er,' jawab lin zu dengan senyum dibibirnya.


"aku mengerti guru,' balasnya sambil menatap langit yang perlahan mulai gelap.


*tanpa ada yang mengetahui sebenarnya kekacauan di wilayah kota cang'an tidak terlalu parah karena adanya bayangan zan yang bertugas mengurangi para bandit di sekitaran wilayah cang'an.


** di sebuah penginapan kota nan'ru


duduk seorang muda diatas ranjang


dia terlihat sedang berkultifasi....


.padahal dia sedang- ber sam bung-


-to be bersambung-

__ADS_1


maaf keterlambatan up chapter karena sistem Review MT katanya eror...πŸ™πŸ™


__ADS_2