No.1 SISTEM

No.1 SISTEM
CH.30 Pelajaran untuk Mo'kong


__ADS_3

"jangan panik.. dia adalah temanku yang akan mengantarkan kita ke ibu kota,' ucap zaulaw santai.


wajah terkejut dan kagum terlihat jelas diraut wajah mereka.


--duum--


hempasan angin yang cukup kuat tercipta dari hentakan kaki singa petir yang sangat besar menyentuh tanah.


~ghoourr~


"xiao shi'zi antarkan kami ke ibukota,' perintah zaulaw dengan mengelus bulu di kaki singa tersebut.


~ghoourr~


seperti memahami perintah tuannya xiao shi'zi membalas dengan geraman.


"ayo kita naik,' ucap zaulaw dengan meloncat keatas punggung singa petir.


merekapun mengikuti zaulaw dan Xiao shi'zi pun terbang dengan kecepatan tinggi.


di istana seorang wanita mencoba mencari keberadaan zaulaw.


"apakah kalian melihat tuan zaulaw,' tanya annchi kepada pelayan di paviliun tempat zaulaw.


" maafkan hamba tuan putri kami tidak melihatnya,' jawab salah satu pelayan.


"baiklah terimakasih,'balas singkat annchi.


saat berjalan di depan balai pelatihan annchi berhenti memastikan keberadaan zaulaw.


"salam tuan putri,' ucap salah satu komandan prajurit.


"heem...,'hanya jawaban dingin yang annchi berikan.


komandan itu pun sebenarnya sangat marah tetapi mencoba menahan amarahnya.


"sepertinya putri annchi mencari seseorang,' balas komandan tersebut. dengan senyum dan mata yang ******* habis pemandangan didepannya.


"tidak perlu ikut campur, dan aku peringatkan kepadamu komandan 'mo kong, jaga matamu baik-baik.,' ancam annchi, dengan berlalu pergi


mo kong hanya bisa mengumpat dalam hatinya.


'lihat saja putri annchi aku akan segera mendapatkan mu' batin mo kong dengan seringai jahatnya.


karena tidak menemukan zaulaw Annchi pun kembali ke kamarnya.


'apakah zau ge'ge berada di kapalnya' pikir annchi.


tak lama annchi pun membuka portal dan masuk kedalam kapal RZark.


"zau ge'ge..!! annchi mencoba berteriak memangil zaulaw.


tetapi tidak ada jawaban...


[selamat pagi nona annchi tuan zaulaw tidak berada ditempat saat ini] ,'(suara sistem navigasi kapal)


"apakah kamu tau dimana tuan zaulaw,'tanya annchi


[terdeteksi gelang teleport tuan zaulaw jarak 200.000mil arah barat, menuju kemari dengan kecepatan 10.000mil/h]


"terimakasih..,' balas annchi dengan membuka portal untuk kembali ke kamarnya.


di atas ketinggian bumi terlihat rombongan tetua lin'zu yang berada di punggung xiao shi'zi.


"mei'er jadi benar dia pemuda yang menolongmu di hutan iblis,' tanya lin'zu melalui telepatinya


"benar guru, dialah orang yang pernah aku ceritakan.,' balas xia'mei

__ADS_1


"jadi benar dialah tuan muda yang dari kelompok yang melakukan pemb*ntaian di kota nan'ru,' lanjut lin'zu.


"sepertinya itu memang dia guru? tapi dimana rekan mereka,' balas xia'mei


waktu.menjelang sore rombongan zaulaw dan lin'zu telah sampai di dekat pintu gerbang ibu kota.


"senior kita lebih baik turun di sini xiao shi'zi akan akan membuat orang-orang disana ketakutan.' ucap zaulaw


"baiklah.. ,' balas singkat Lin'zu


merekapun turun 1mil di depan gerbang dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.


di depan pintu gerbang terlihat suasana yang cukup lengang karena hari sudah mulai petang.


"tolong tunjukan identitas kalian,' perintah prajurit penjaga gerbang.


tetua lin'zu memberikan token giok pengenal yang hanya dimiliki para tetua Sekte teratai emas.


"silahkan masuk tetua maaf kami tidak mengenali anda.' ucap prajurit yang mengetahui arti token giok itu.


merekapun memasuki gerbang ibu kota tanpa halangan.


tetapi...


"hei... kau berhenti...!! teriak seorang pemuda berzirah yang berdiri di atas benteng.


merekapun yang sudah memasuki gerbang berhenti karena teriakan seorang berzirah tersebut.


"maaf tuan apakah ada masalah?,' tanya lin'zu.


"tidak... bukan kalian tetapi pemuda itu.,' ucap pemuda berzirah yang tak lain adalah mo kong anak salah satu jendral yang menjadi komandan di usia yang cukup muda.


dengan menunjuk zaulaw,


"aku...?,' tanya zaulaw dengan berpura-pura bingung,


mo kong sangat membencinya,


karena annchi sangat dekat dengan nya.


"ya kamu tuan zaulaw...,' balas mo kong yang langsung meloncat kedepan rombongan lin'zu.


"sepertinya aku tidak ada masalah denganmu,' ucap zaulaw santai.


"ha..ha..ha apa kamu sudah mulai ketakutan tuan zaulaw karena disini tidak ada putri annchi yang membelamu,' ujar mo kong dengan tertawa.sombong.


orang-orang yang di berada disana sekarang mulai berkumpul.


"aku takut.? heem.. lalu sekarang apa mau mu menghentikan perjalanan kami.


"aku hanya akan sedikit memberimu pelajaran,


--hiiiah--


mo kong tanpa menunggu balasan zaulaw dia langsung menyerang


zaulaw terlihat sangat tenang dan tidak bergerak sama sekali


orang-orang hanya mengira bahwa zaulaw tidak mampu menghindar.


dari serangan jenius ibukota.


~slassh~


~trang~


~Dhuaaar~

__ADS_1


kepulan debu yang cukup tebal di sekitar zaulaw karena serangan mo kong membuat orang-orang


disana tidak bisa melihat.


debu yang mulai menghilang perlahan memperlihatkan dua sosok yang saling berhadapan.


"heeh hanya seperti ini... belajarlah lebih giat lagi,' ucap zaulaw dengan melangkah meninggalkan


mo kong yang tidak bergeming


orang-orang benar-benar dibuat terkejut dengan kejadian itu.


"kenapa komandan mo kong tidak bergerak,' ucap salah satu prajurit.


"entahlah kejadian ini cukup cepat dan aku tidak bisa melihatnya.' balas prajurit yang lain.


tak berselang lama setelah zaulaw sudah berada di rombongan Lin'zu.


--argggg....!!!


terdengar teriakan keras mo kong yang bersamaan dengan hancurnya zirah baja yang dikenakannya dan pedang yang patah di genggaman tangan.


mo kong pun tumbang tak sadarkan diri.


prajurit segera membawa mo kong pergi dari tempat itu.


dan beberapa prajurit mencoba ingin menangkap zaulaw.


"kamu harus bertanggung jawab karena melukai komandan kerajaan,' ujar prajurit.


"lalu... jika tadi aku yang terluka, apakah komandan kalian juga kalian tangkap dan harus bertanggung jawab,? karena kalian semua tau dia yang memulai pertarungan ini,' balas zaulaw dengan senyum yang cukup membuat mereka ketakutan.


"ta-tapi dia adalah prajurit kerajaan.,' jelas prajurit yang merasa ketakutan.


"aku akan pergi sendiri ke istana, jika kalian ingin menangkapku ikuti aku.,' ujar zaulaw dengan mulai melangkah pergi.


kejadian didepan gerbang menjadi berita hangat dikalangan masyarakat ibu kota.


"tuan putri sepertinya tuan zaulaw sudah datang, dia baru saja memasuki gerbang timur.' lapor seorang pelayan


"heem... terimakasih, beri tahu aku jika tuan zaulaw sudah memasuki istana.,' ucap annchi memberikan perintah.


"itu... sepertinya tuan zaulaw mendapatkan masalah saat di gerbang masuk tuan putri,' ucap pelayan


"apa...!! siapa yang berani membuat masalah dengan zau ge'ge..?' teriak annchi.


"menurut prajurit jaga yang baru melapor komandan mo kong di serang oleh tuan zaulaw.' jelas pelayan


'tidak mungkin zau ge'ge menyerang tanpa alasan, mo kong sudah membuat masalah dengan orang yang salah, dasar bodoh' gumam annchi dalam hatinya.


"bawa prajurit jaga yang melapor menemui ku di ruang kerja yang mulia ayah handa,' perintah annchi dengan beranjak dari tempatnya.


****


diruang kerja Qin dian, sudah berdiri seorang prajurit jaga yang ikut terlibat kekacauan di gerbang barat.


"jelaskan dengan sebenarnya laporan tentang penyerangan di pintu gerbang barat, jika kamu berbohong akan aku berikan hukuman pancung untukmu,' ucap Qin dian yang terlihat sangat serius.


"aku mengenal zau ge'ge dengan baik, dia tidak akan menyerang tanpa alasan.' gumam annchi pelan.


**


--to be bersambung--


seperti biasanya. saran, ide, kritik, cacian tetap ditunggu di kolom komentar.


buat para reader yang sudah menyumbangkan pengetahuannya saya banyak-banyak berterimakasih.

__ADS_1


πŸ™πŸ™πŸ˜πŸ‘''


__ADS_2