
**10thn berlalu di dalam ruang waktu RZark
mereka berempat sudah mengalami kenaikan kultivasi secara pesat karena bantuan zaulaw dan sistem yang tidak mereka ketahui.
saat ini hanya zaulaw yang menghentikan kultivasi nya, karena ingin lebih memperdalam kemampuan jurus-jurusnya maupun kemampuan alkemis, penempa dan formasi.
"sekarang waktuku untuk memperdalam kemampuan alkemis dan formasi,' gumam zaulaw.
dengan bantuan sistem zaulaw jadi lebih cepat belajar dan mendalami ketrampilan yang sudah dia dapat kan bahkan kemampuan penempa pun sudah ia pelajari dengan sangat baik.
*waktu berlalu sangat cepat di dunia nyata hampir 2 hari tetapi jauh berbeda dengan di dalam ruang kapal RZark mereka sudah hampir 190tahun berkultifasi dan berlatih, kemampuan yang mereka miliki saat ini adalah kemampuan yang seharusnya dimiliki oleh penghuni dunia menengah,kini semua penghuni RZark telah menghentikan kultivasi nya.
"kita akan sampai di ibukota beberapa jam lagi,' ucap zaulaw
** suasana sore hari menghiasi wilayah barat.
di keramaian kota nan'ru terlihat rombongan xia'mei dan para tetua telah sampai di depan penginapan.
"kita akan bermalam disini untuk malam ini dan besok kita akan segera bergegas melanjutkan perjalanan,' ucap tetua kedua, dengan berjalan menuju ke meja resepsionis.
"nona apakah masih ada enam kamar kosong untuk satu malam,' tanya tetua kedua.
"iya nyonya masih ada akan segera kami persiapkan, biaya semuanya dua belas keping emas untuk enam kamar permalamnya.
"terimakasih tolong segera siapkan,' balas tetua kedua sembari menyodorkan dua belas koin emas dan 200 koin perak untuk tips pelayanan kamar.
saat mereka hendak ke kamar
terdengar beberapa orang yang sedang makan sembari bercerita tentang pemb*ntaian yang terjadi beberapa hari lalu di depan mansion keamanan kota.
tetua kedua yang tertarik pun akhirnya mencoba menghampiri beberapa orang yang ada di depan meja makan tersebut.
"mohon maaf paman, saya tidak sengaja mendengar pembicaraan anda tentang keributan di tempat ini, apakah saya boleh mengetahuinya lebih jelas,' ucap tetua kedua sambil menangkupkan tangan memberi hormat.
merekapun berhenti bercerita dan saling memandang dengan yang lainnya.
"oh tentu nyonya,' jawab pria tua yang ada di depan meja dengan mempersilahkan tetua kedua duduk di sebelahnya.
"terimakasih paman,' balasnya
"apakan nona pendekar bukan berasal dari wilayah nan'ru,' balas orang tua tersebut.
"benar paman kami dari wilayah barat kota cang'an di sekitar gunung teratai, tentang keributan yang anda bicarakan apakah ada kelompok bandit yang mencoba membuat onar kota paman,?' ucap tetua kedua yang mulai bertanya.
__ADS_1
"bukan kelompok bandit nona, hanya seorang pria setengah baya memakai jubah hitam dengan wajah yang cukup tampan, dia menghabisi sekitar 200 prajurit kota beberapa hari yang lalu.
"hanya seorang,?' memastikan pendengarannya yang tidak percaya.
"ya benar nona, hanya seorang saja... semua orang di kota nan'ru sudah mengetahui masalah ini.
haaah... ini karena anak kepala keamanan kota memprovokasi seorang pemuda tampan yang akan menginap di tempat ini,' sambungnya.
"apakah dia juga pendatang seperti kami kapan,' sambung tetua kedua.
"benar sekali... dia juga pendatang seperti kalian, tetapi kelompok mereka hanya empat orang, tiga pria dan satu wanita, mereka tinggal juga tinggal beberapa hari disini.
"apakah paman mengetahui namanya,' tanyanya lagi.
" kalau tidak salah nama salah satu pemuda yang di panggil tuan muda bernama "zaulaw"...,' kembali menjawab.
"a..apa... zaulaw...?,' terdengar teriakan lirih xia'mei.
deg...!!
xia'mei terlihat sangat kaget karena dia mengenal sosok tersebut.
"terimakasih atas pemberitahuan anda Paman,' ucap tetua kedua sembari menyodorkan beberapa kepingan perak kepada orang tua tersebut.
merekapun berjalan meninggalkan tempat makan dan naik ke kamar mereka.
saat akan memasuki kamar terdengar tetua memanggil xia'mei
"mei'er kemarilah aku ingin bicara denganmu.,'ucap tetua.
"baik guru,' jawab xia'mei dan ikut masuk ke kamar gurunya.
"aku lihat kamu mengenal pemuda tersebut,' gumam gurunya dengan tatapan penasaran.
"eem...jika itu memang orang yang sama, dia adalah orang yang menolongku dari kejaran singa petir api dan memberikan akar dewa saat di hutan iblis.,' jawab xia'mei dengan mencoba mengingat sosok zaulaw.
"tapi apa tujuan dia kemari,' tanya gurunya
"aku juga tidak tau tentang itu guru, dan setahuku dia hanya sendirian waktu menolongku di hutan iblis.'
"haaaah.... apapun tujuan mereka semoga mereka berada di pihak yang sama dengan kita,' desah tetua kedua dengan membayangkan kekuatan mereka yang ditunjukan dengan memb*ntai banyak prajurit hanya dengan seorang saja dari kelompok mereka.
"baiklah... pergilah istirahat besok kita akan melanjutkan perjalanan,' perintah gurunya.
__ADS_1
** malam telah datang, RZark sudah berhenti di ketinggian langit kerajaan matahari. dengan formasi mode kamuflase kapal besar yang mereka naiki benar-tidak terlihat dan tidak terdeteksi oleh kultifator penjaga kerajaan.
"lebih baik sekarang kita istirahat disini, kita akan menemui ayahmu besok pagi, agar tidak mengganggu istirahat ayahmu an'er.
"heem...,' balasnya
merekapun ke kamar masing-masing yang sudah ditunjukan zaulaw.
didalam kamar zaulaw masih terjaga dan memeriksa keadaan xiao shi'zi, karena sudah lama tidak menemuinya.
"goooour...
"guooor...
terdengar suara keras monster yang terlihat sangat besar dan kuat.
"zie apakah dia xiao shi'zi,' tanya zaulaw
"[benar kakak itulah wujudnya saat sudah dewasa],' ucap zie
terlihat hewan yang sangat besar seukuran mansion dengan ketinggian sekitar dua puluh meter dengan warna putih dan corak keemasan yang di kombinasi dengan kedua sayap di punggungnya
"benar-benar terlihat sangat gagah dan ganas kamu shi'zi,' ucap zaulaw dengan mendongak dan menatap wajah shi'zi dengan senyum bangga terlukis diwajahnya.
"ghooorr...
seperti mengerti ucapan zaulaw dan mencoba menunjukan ke ganasannya kepada tuannya.
"ha..ha..ha... kamu memang singa yang kuat dan sangat besar sekarang,' ucap zaulaw dengan mengelus bulu shi'zi.
"bagaimana aku akan mengajakmu keluar jika ukuranmu sebesar ini,' gumam zaulaw dalam hati mencoba berfikir
[dia bisa merubah ukuran lebih kecil sesuai kemauanmu kak]
"heem jadi dia bisa mengecilkan ukuran tubuhnya juga...
malam semakin larut zaulaw yang sudah tidak sabar menunggu pagi, akhirnya mencoba merebahkan tubuhnya...
---to be bersambung---
didukung boleh gak didukung juga gak masalah yang penting kalian bisa sedikit terhibur dengan membaca karya nubie ini.
saran, ide, cacian di tunggu di kolom komentar ya BosQ....
__ADS_1
terimakasih ππ