
" apa kau sudah siap menguasai kekuatan mu itu dengan berbagai rintangan kau siap hadapi? " tanya ku serius
" aku siap " zhi
" baiklah. kamu bawa batu ini dan kembali lagi bawa batu itu selama 5 kali " perintah ku
zhi terkejut karna yg disuruh nya adalah membawa batu sebesar seukuran manusia
" apa kamu tidak mau? " aku mengangkat alis
" tentu saya akan berusaha. Guru " kata zhi
banyak hari² dilalu zhi seperti mengangkat batu besar ke tanjakan atas hingga turun bersama batunya dan begitu seterus nya hingga menjelang makan siang
" kamu makan dulu dan hbis ini kita lanjutkan dengan kamu duduk di sungai itu dan tenangkan pikiran mu " aku
zhi hanya mengangguk appun perintah ku karna zhi ingin melakukan dengan baik
10 menit kemudian
zhi dan aku sudah makan
__ADS_1
" aku akan mencoba menguji ketenangan mu dalam bentuk apapun dan kmu wajib menjaga ketenangan mu tetap utuh. apakah kmu paham? " tanya ku
" ya saya sangat paham " zhii
zhii mulai pertapa dan menjaga ketenangan lalu terus bertahan dri segala ujian ku nanti
pertama aku menganggunya dengan masakan yg super enak dari dunia ku sebelumnya. aku juga mengatakan bahwa aku tidak memakai baju. ini sedikit memalukan tapi ini untuk nya agar tetap menjadi tenang.
semua ku lakukan untuk mengusik ketenangan. pernah aku mengujinya dengan ancaman dibunuh. ataupun orang yg tersayangnya. tapi sedikitpun zhii tidak goyang atau tidak melakukan sebuah tindakan berarti yang artinya dia memanglah kuat dalam teguh untuk menjaga sebuah ketenangan
5 jam kemudian
" katakan kepada ku apa artinya sebuah ' ketenangan ' " tanyaku
aku tersenyum dengan apa yg dikatakan. sebagaimana pun aku bangga apa yg ia ucapkan adalah sebuah kebenaran
" ambil lah ini " aku memberikan pedang iblis tingkat ⭐ 5
" G---guru? bukannya ini pedang iblis tingkat ⭐ 5? mengapa guru memberika hal yg berharga seperti ini? " zhii gemetar karena aura dari pedang iblis
" pakailah itu untuk guna melatih dirimu dalam perpedang " perintah ku
__ADS_1
" lagipula pedang itu adalah pedang terendah ku dalam diriku " aku acuh tak acuh
" Baik guru " zhii membungkuk
aku dan zhii beradu pedang. miliknya adalah pedang iblis tingkat 5 dan aku tingkat 5 juga. guna untuk seimbang. aku menuruni ranah kultivasi ku sama dengannya
" fokus kan mata mu kepada musuh mu " ucap ku
zhii sebelumnya melirik kecantikan ku tetapi aku mengatakan hal itu yg membuat matanya mulai memfokuskan diri untuk melindugi diri
" zhii. jangan tatap penampilan musuh karena ia memiliki kelebihan. tatap dia dengan penuh aura membunuh. karna musuh kita tidak memberikan ampunan karna kita melawan nya apabila itu kita kalah " ucap ku
" baik guru. maafkan saya " zhi
zhi mulai ku ajari cara perpedang modern yg tidak sulit tapi begitu gampang digunakan.
tapi zhii tetap kalah karena ia belum dapat menyusaikan diri dan belum perpengalaman
" zhii. fokus lebih banyak. sesuaikan dirimu. perlu diingat. walaupun ranah kultivasi mu tinggi diatas musuh. kamu tidak boleh membuka kesempatan mu. gunakan dan cari kesempatan untuk mengalah kan musuh² mu " aku
" ingatlah zhii. aku mengajari mu 1 hal tapi aku juga akan mengajari mu 1 hal dalam semua arti " aku
__ADS_1
------------
TBC