Nona Kaisar Dewi

Nona Kaisar Dewi
Aku akan Tunduk


__ADS_3

Leifa itu perpikir keras tentang keputusannya.. Memilih tunduk untuk menyelamatkan kaumnya atau melawan orang yang berada di depannya.


Leifa melihat penampilan Astroth seperti manusia umumnya tetapi anehnya mata Leifa tidak mendeteksi adanya kekuataan sihir dan Leifa tidak mengerti apa yang terjadi pada diri astroth sebenarnya


"apa yang bisa kamu buktikan untuk menyelamatkan kaum ku?" Tanya Leifa.


"Sebutkan saja nama dari salah satu kaum mu yang tertangkap. Aku akan kembali setelahnya" kata Astroth dengan tersenyum.


"baiklah. Aku akan tunduk jika kamu bisa membuktikan ucapan mu. dia adalah Tifa. Dia adalah saudaraku sesama elf bedanya dia adalah dark elf sedangkan aku adalah elf. Ciri-cirinya adalah Mata Hitam dengan rambut kuning. Jika kamu bisa menjemput kawan ku. Aku akan tunduk pada NonaMu" kata Leifa dengan nada menantang..


"baiklah. bisa aku mempegang tangan mu?" Tanya Astroth


Leifa sedikit terkejut dan menatap lebih tajam karena leifa mengira astroth adalah orang mesum


"apa kamu mengira aku mesum? Kamu salah. Aku akan membuat mu lebih dekat kepada Tifa. Saudara mu. Aku memiliki kekuataan yang belum kamu lihat dan sebentar lagi akan ku tunjukkan" kata Astroth dengan senyumnya


Leifa perlahan memberikan tangannya dengan keadaan sedikit takut akan tetapi wajahnya tiba-tiba terkejut


"A--Apaa!!" kata Leifa terkejut


Astroth baru saja menggunakan Sihir teleportation dalam sekejap mata sebelum Leifa itu berkedip pun.


"ini adalah sihir teleportation. jika aku menebak kamu pasti tahu sihir ini" kata Astroth

__ADS_1


BRAK


Leifa Terkulai lemas melihat apa yang ia lihat.


"b--bagaimana mungkin kamu bisa melakukannya? Hanya Ras Elf Dan keluarga kerajaan Elf yang bisa menggunakan Sihir teleportation. S--siapa kamu?" Tanya Leifa


"Daripada kamu menanyai siapa aku. Bukankah kamu tadi ingin bertemu seseorang?" Tanya Astroth sambil menunjuk ke sebuah tempat


Leifa mengikuti tangan astroth dan dirinya terkejut ternyata disana ada saudaranya yang dikurung penjara sihir


"T----Tifa??? apa itu kamu?!!" kata Leifa yang tidak percaya melihat saudaranya masih hidup


Tifa. Perempuan Dark Elf itu sedikit memperhatimkan(koreksi pls).


"jika aku jadi kamu. Aku akan memilih tidak mendekat karena Kurungan itu terbuat sihir yang diatas dari mu. Siapapun yang terkena atau menyentuh sihir ini akan seketika mati atau tidak kekuataan mu akan hilang seketika" kata Astroth


Astroth dengan mata Iblisnya itu bisa mengetahui jenis setiap sihir akan tetapi bagi Astroth yang sudah hidup berabad-abad ini melihat sihir yang ada didepannya adalah seperti mainan anak kecil


"bagaimana soal penawaran ku? Apakah kamu akan tunduk atau tidak?" Tanya Astroth menanyai kembali perihal penawarannya..


GRAP(Leifa mempegang tangan Astroth)


"aku akan tunduk tapi ku mohon. Selamatkan saudari dan kaum ku" kata Leifa dengan wajah memohon

__ADS_1


Astroth tersenyum sukses melihat betapa tidak berdayanya leifa dan memohon kepadanya


'ini akan menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa aku lah yang paling setia diantara bawahan Yang Mulia Ratu!. Hahaha' gumam Astroth..


Astroth pun melepaskan tangan leifa perlahan dan maju menuju kurungan..


"hai!! Siapa kalian !?" Tanya pria berteriak


Pria itu ternyata prajurit kekaisaran


"ahhh. Penganggu telah datang" kata Astroth


TIK


Astroth menjetikkan jarinya dan alangkah terkejutnya leifa & Prajurit kekaisaran melihatnya


"B--bagaimana mungkinnn!!! Kekuataan Penyihir ⭐ 30 ini bisa dihilangkan hanya jentikkan jari!!" kata Prajurit itu terkaget-kaget


...----------------...


...BYE...


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2