
Gleeghh!!
Semua prajurit seifa yang melihat bahwa rekannya dipaksa makan alat Kelamin milik seifa itu pun merasakan mual dan jijik apalagi Elf yang dipaksa itu juga adalah pria..
'S--Sialan dia adalah Elf yang tidak waras. Aku harus lari!' gumam salah satu prajurit elf yang ingin kabur
kesetiaan? Bullshit. Bagi para prajurit elf itu sekarang adalah kehidupan. Mereka tidak mau mati atau memakan hal yang menjijikan berada di mulut mereka dan memilih kabur adalah jalan solusinya.
"Hentikan semua ini!!" Pria yang gagah Berwibawa itu bersuara muncul..
Para Prajurit menoleh ke arah utara dan mereka terkejut jika raja elf datang turun dari istananya
"Hentikan! Siapa kau monster gila yang tidak ada adab dan hanya datang sebagai perusuh!
"Hoooh. Bukankah ini Raja Elf. Welifa Yeva? Seorang raja sekaligus seorang ayah yang tidak mau menerima keturunannya dan tidak mengenal keturunannya? Sungguh kasihan diriku karena aku adalah anak haram itu" kata Leifa dengan tersenyum dan menyeret kembali seifa
"Aku adalah Leifa Molyifusya. Anak dari keturunan Ratu Molyifa Vonhul Nedne"
BRAK
Leifa juga langsung melempar Seifa yang kini sudah mati mengenaskan dengan wajah & alat kelaminnya yang telah hilang dari posisinya
"S---Sialan kau!! Apa yang kau lakukan kepada anak ku!!" kata Perempuan ?? Itu membentak
"Oh ya oh ya. Bukankah ini selir Alyeid yang kini menjadi ratu karena telah memfitnah ibu kandung ku dan kini pasti kau sungguh nyaman ya duduk sebagai ratu" kata Leifa
Alyeid. Itu adalah Perempuan yang dulu nya selir Raja Welifa dan kini perempuan itu menjadi ratu berkat hasutan sterpa kepada Raja Welifa tentang bahwa Ratu Molyifa(ibu kandung Leifa) yang difitnah telah berselingkuh dengan prajurit gerbang dan Leifa adalah anak haramnya padahal semua itu adalah fitnah yang omong kosong.
DEGH!
__ADS_1
Alyeid yang mendengar itu sedikit ketakutan akan tetapi apa itu ketakutan jika anda bersama raja?
"apa kau tidak cukup puas!? Setelah melukai Hati Raja Welifa. Kamu kini membunuh anaknya!? Pantas saja ibu mu berselingkuh dengan prajurit penjaga karena kelakuannya tidak jauh beda dengan mu!!" kata Ratu Alyeid dengan memprovokasi
Ssswwwoooush!
"Aa---arrrgghhh!! Kau ****** !" kata Alyeid teriak kesakitan
"kau tidak pantas menyebut Ibu yang suci! Tadi kamu bilang bahwa seifa anak raja?! Hahahaahahaha. Sungguh kamu lucu. Ratu Alyeid. dan Raja Welifa. Anda adalah raja yang terbodoh yang pernah saya temui. Anda termakan fitnah alyeid. Anak yang anda sayangi dan anda cintai ternyata adalah hasil hubungan Prajurit penjaga tersebut dan dia ketakutan jika anda mengetahui perselingkuhannya maka ibu ku lah dijebak olehnya" Kata Leifa dengan menatap Tajam
Welifa yang mendengar itu pun Menatap alyeid. Istrinya itu dengan tatapan tajam
"apakah perkataan Leifa itu benar? Jawab Alyeid!!" Teriak Welifa.
alyeid keringat dingin. Siku kunyah. Tidur tidak sleeping
Ssswusssh
,"Ratu Alyeid atau aku harus panggil kamu Alyeid Vonhul Nedne. Saudara tiri dari Ibu kandung ku?" kata Leifa dengan mulai bergerak.
GRAK
para prajurit besi pelindung raja itu mulai membuat barisan pelindung
Alyeid yang mendengar itu terlihat wajahnya ketakutan
"Alyeid ? Nedne? Tunggu!! Bukankah itu nama yang sama seperti Ratu Molyifa Nedne??" kata Raja Welifa yang kini mulai menyadari nama itu mirip dengan istri terdahulunya..
"Hahaha. Apa kamu mulai sadar? Raja Welifa? Apakah kamu sudah sadar dari kebodohan dan tidak bergunanya akal mu? Kamu begitu mudah termakan fitnah dan hari inilah adalah hari terakhir bagi mu. Hahaha" Leifa tertawa dengan mengeluarkan pedang hitamnya
__ADS_1
"Lindungi Raja!" kata Prajurit serentak
Leifa tersenyum sambil menganyukan pedang
SSssraaat
BRAK
"Aaaarrrghhh!" para prajurit kesakitan
Kilatan pedang Leifa membuat para prajurit terbelah menjadi 2 bagian
Alyeid melihat perlindungan prajurit telah dikalahkan dan semakin leifa mendekati dirinya
'Tidak--!!Tidakk!! Aku baru saja naik tahta!! Aku tidak mau mati!' teriak Alyeid dalam gumamanya
"Cukup! Leifa" tiba suara dari langit
Leifa langsung berhenti dan melihat dari langit itu ternyata astroth yang turun
"Tuan Astroth. apa yang menjadi permasalahan hingga saya harus berhenti disini?" Tanya Leifa dengan menghilangkan pedang hitamnya
"kenapa kamu cepat-cepat membunuh kedua orang bodoh ini? Tidak baik. ada yang lebih baik dari pada menbunuh kedua orang bodoh ini. Dan aku yakin kamu tahu itu" kata Astroth sambil menatap welifa & alyeid dengan tatapan jijik
...----------------...
...BYE...
...----------------...
__ADS_1