Nona Kaisar Dewi

Nona Kaisar Dewi
Tak berdaya


__ADS_3

Raja Welifa sangat begitu kesakitan ketika semua apa yang dimilikinya sebagai Elf laki-laki telah dirampas begitu saja


"B--Bunuh aku!" kata Raja welifa memohon dengan nada mengerang kesakitan


Lita pun hanya tersenyum mendengar itu dan tidak memperdulikan apa yang keinginan welifa itu..


"jadilah Pintar dan gunakan sesuka hati mu. Leifa" kata Ratu Lita dengan mengaktifkan sihir teleportasi


Lita pun pergi dan menyisakan leifa. Welifa. Dan Alyeed yang belum sadarkan diri


Leifa pun mengangkat wajahnya dan kembali tersenyum karena berkat lita yang datang sekaligus juga memberi Inspirasi untuk melakukan kepada Alyeed. Ratu elf yang palsu itu..


"bangunkan dia dengan ini" titah Leifa kepada bawahan yang diberikan oleh astroth..


bawahan astroth mengikuti perintah leifa dengan patuh dan menyayat titik yang ditentukan oleh Leifa sendiri..


"Disini( 2 Gunung)"


"Disini(dibawah perut. U know)


"disini(dalam mulut)" kata Leifa


Setelah sayatan demi sayatan akhirnya sentuhan terakhir diteteskan


"Aaaaaarrrrggghhh!!!" Teriak Alyeed kesakitan. Kesakitan itu membuat dirinya terbangun.


"apa itu sakit? Hanya setetes lemon dan garam ternyata membuat mu sakit ya" kata Leifa dengan tersenyum jahatnya


Mata Alyeed penuh dengan kebencian


"andai saja orang tua ku tidak menemukan ibu mu maka akulah orang yang akan menjadi Ratu dan kaya raya di negeri elf ini!. ibu mu hanyalah perempuan bajingan yang membuat Ayah ku berselingkuh dari ibu ku!" Teriak Alyeed dengan tatapan menyudutkan Leifa

__ADS_1


Leifa yang mendapatkan tatapan disudutkan seperti itu membuat dia marah.. Dia mengeluarkan cambuk Hitam dari sihirnya


PRAK


"Aaarrggfh sakit!"


PRAK


PRAK


Tubuh Alyeed kini sempurna dengan luka cambukkan hitam milik leifa dan leifa tersenyum mendengar jeritan Alyeed yang selama ini ia ingin dengar sedari kecil


"Ayo menjeritlah sepuasmu hina aku sepuasmu tapi sayang. Semua itu tidak akan membuat mu selamat Hahaha!" kata Leifa mencambuk Alyeed dengan tertawa


PRAK


PRAK


Terus menerus mendapatkan cambuk pada akhirnya alyeed pingsan karena tidak kuat menahan sakit


"Bangun kau !" kata Leifa dengan menginjak 2 gunung kembar milik Alyeed


"Bouggghht!!" Alyeed langsung memuntahkan darah


Dua gunung hancur dengan darah mengucur bebas layaknya air mancur


"ahh indah bukan?" kata Leifa tersenyum


"Bun--bunuh saja aku dasar kau iblis!" kata alyeed yang mulai mengalami keputusaan..


"Hahaha membunuh mu? tidak tidak. Aku belum cukup puas. Kenapa? Karena kamu dan anak mu yang menyiksa ku hingga sekarat dan aku akan membunuh mu? Tidak ! Karena aku tidak akan melepaskan dirimu sekalipun dewa bertentangan dengan ku!!

__ADS_1


-alam dewa


"jangan salahin aku oy!" Kata Dewa merasa terfitnah padahal dewa ini hanya menyaksikan saja.


-back


Leifa tertawa puas melihat Alyeed yang begitu menderita dan nafas yang kesakitan


Clek


Leifa Mengangkat tubuh Alyeed tepat depan Welifa dan memanggil 2 Algojo elf yang memiliki alat masa depan 30 inch itu


.


"buatlah dia nikmat setelah disengsarakan dan jangan lupa agar raja bodoh itu menyaksikan hal bagus" kata Leifa dengan tersenyumm


2 algojo itu pun tertawa dan memulai suasana lebih panas


"Hen--Hentikan !!!" kata Alyeed yang histeris


"Hahahaha" kata Leif tertawa


Welifa dengan mata kepalanya melihat istrinnya digauli dua algojo 2 elf yang berbadan kekar dan milik alat masa depan yang besar itu membuat dirinya marah tapi tidak berdaya


,


...----------------...


...BYE...


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2