Nona Kaisar Dewi

Nona Kaisar Dewi
Penawaran


__ADS_3

Pria berkapak itu mati mengenaskan dengan tanpa tubuh bersama kematiannya..


Sedangkan Astroth kini kembali berjalan ke jalan utama dan dirinya melihat seorang prajurit...


"Tuan Prajurit. Bisa kah anda memberi tahu kemana arah Pasar berada?" Tanya Astroth


Prajurit itu menatap penampilannya


"kamu asalnya darimana?" Tanya Prajurit itu dengan sopan dan ramah


"saya berasal dari kerajaan Apstan" kata Astroth dengan nada tak rela menyebut nama negara lain selain kekaisaran demonly..


"sepertinya kamu bukan orang sini. Baiklah. Saya tunjukkan ke kamu" kata Prajurit itu


Prajurit itu membawa Astroth ke sebuah tempat sepi


"tuan prajurit. kita berada tempat yang sepi. Apakah ini benar?" Tanya Astroth.


Prajurit itu melirik sejenak lalu menghelas nafas


"Baiklah" kata Prajurit itu membuka helm prajuritnya..


dan alangkah terkejutnya astroth melihat sebuah kuping memanjang dan dengan mata kehijauan dan terakhir dia adalah perempuan!


"aku bukan prajurit jadi berhenti memanggil ku Tuan prajurit" kata Perempuan itu dengan kesal

__ADS_1


"Seorang Elf? Bagaimana seorang elf menunjukkan identitasnya kepada orang tak dikenal?" Tanya Astroth curiga


Perempuan itu menunjukkan mata nya


"Mata ku bisa mengenal baik bagaimana orang jahat dan orang baik. Di mata ku kamu adalah orang yang seimbang dan aku yakin kamu menahan sesuatu di dalam sana. Katakan apa yang membuat kamu datang jauh-jauh hanya untuk mengunjungi negara yang tak berperperasaan ini?" Tanya Elf perempuan itu..


Astroth yang mendengar itu sedikit tersenyum begitu juga di dalam dirinya tertawa


'ini bisa ku gunakan sebagai alat informasi?' gumam astroth bertanya-tanya.


"hei! kamu tidak akan mengatakannya?" kata elf bertanya kembali


"Tidak buruk. maksud ku. Kedatangan ku ke negara ini adalah karena aku pedagang. Aku berkelana dari berbagai negara di dunia ini dan aku mendengar negara ini sedikit menjanjikan" kata Astroth..


"menjanjikan?(dengan wajah kesalnya). Menjanjikan kata mu? Negara ini selalu menculik kaum elf dan dark elf. aku benci mereka yang selalu menculik dan menjadikan elf sebagai budak manusia bodoh!" kata Elf itu


"lalu apa yang membuat mu datang kesini? Membebaskan mereka?" Tanya Astroth menebak


"Benar. Walaupun sepenuhnya aku belum bisa membebaskan mereka" kata Elf dengan wajah kesalnya


Astroth tertawa mendengar itu


"Berhentilah tertawa atau ku bunuh kau!" ancam elf itu..


"kamu tak bisa membunuh seseorang dengan mudah contohnya aku. daripada mencoba membunuhku tapi tidak berhasil bagaimana aku penawarkan sesuatu untuk mu" kata Astroth tersenyum..

__ADS_1


"penawarkan sesuatu? Apa itu?" Tanya Elf perempuan itu selediki..


"sebelum itu. Marilah kita perkenalkan diri. Aku adalah Stero" kata Astroth yang tak mungkin memperkenalkan nama aslinya


"aku Leifa. seorang perempuan elf" kata Leifa.


"nama mu bagus. Kamu beruntung bertemu dengan ku. Dengarkanlah leifa. Aku memiliki seorang Nona yang ku layani. Dia memiliki kekuasaan dan kekuataan. Kekuataan & kekuasaan ku jauh dan amat jauh" kata Astroth


"cukup basa basinya. Katakan apa penawarannya" kata Leifa dengan tak sabarannya itu..


Astroth sedikit mengepalkan tangannya ketika melihat manusia tak sabaran dan juga sedikit egois tidak mendengarkan perkataannya


"dengarlah leifa. Aku bisa membantu mu untuk membebaskan kaum mu dengan syarat kamu harus tunduk pada kekuasaan & kekuataan Nona Ku. Apakah kamu setuju?" Kata Astroth menjelaskan perihal penawarannya.


Leifa sedikit terkejut mendengar itu


'nembebaskan kaumku tapi hanya aku yang harus tunduk kepada nona nya?' gumam Leifa yang merasakan penawaran itu jangkal untuk disebut penawaran


"penawaran mu tak masuk akal. mengapa dan apa alasannya aku harus tunduk? jika kamu ingin membantu maka bantulah" kata Leifa


"Apakah di dunia ini kamu melihat sebuah bantuan tanpa bayaran?. Aku hanya ingin memiliki kau dengan kesediaan kau mematuhi dan tunduk pada Nona Ku itu saja. Kamu tidak akan keberatan setelah merasakan kekuataan Nya" kata Astroth dengan nada membanggakan sang ratu Lita. Idiola nya


...----------------...


...BYE...

__ADS_1


...----------------...


__ADS_2