
Lita tersenyum melihat Leifa yang mengamuk dan membunuh Tifa serta Elf yang lain
"bawa anak itu kepada ku" Titah Ratu Lita kepada Hermes.
Hermes pun membungkuk..
"Tak ada satupun ELF Di dunia ini kecuali Aku dan keturunanKu! Kalian akan mati dan mati. Hahahaha!" kata Leifa dengan tawanya
Leifa melemparkan mantra sihir peledak hingga banyak Elf yang terbunuh dalam ledakkan itu.
"Anda jangan mengotori darah kotor itu di Istana Yang Mulia Ratu" kata hermes datang
Leifa yang tidak tahu menahu tentang Hermes siapa. Dirinya pun memposisikan ke mode siaga dan waspada
"Siapa kamu?" Tanya Leifa dengan wajah Marahnya
Hermes yang mendengar itu pun terdiam
"Aku bingung darimana Elf yang tak berpendidikan ini yang ditemukan oleh Astroth" kata Hermes dengan Pusingnya ia berkata
"Aku Hermes. 3 Lord yang dicintai dan disayangi oleh Yang Mulia Ratu Lita. Sebaiknya kamu tunduk kepada ku karena aku akan membawa mu ke ruang tahta" kata Hermes dengan memperkenalkan diri dan memperjelas maksud kedatangannya
Leifa tak percaya mendengar itu lalu melemparkan Sihir hitam pekat sebelumnya kepada Hermes
"Matilah kau!" kata Leifa
Hermes yang melihat bola Hitam itu pun hanya tersenyum dan diam ditempat
Duuuaaaar
Bola itu meledak tapi anehnya Hermes tidak merasakan apapun
"Ahhh sakit. Tolong. Tolong Tapi Bohong Hayayahaya. Sudahlah cukup main-main mu. cepat ke ruang tahta atau RatuKu yang membunuh Tuan yang membawa mu kemari" kata Hermes dengan nada seriusnya
Hermes pun pergi dari tempat leifa berada dan hanya menyisakan Leifa di tempat
__ADS_1
"Tuan Streo? apakah benar di--" ingin rasanya Leifa menyelesaikan perkataannya tetapi
Kini Leifa secara tidak sadar bahwa dirinya diteleportasi secara paksa oleh seseorang dan terlihat dirinya berada di ruang Tahta
"2 jam yang lalu saya sudah memperingatkan dirimu untuk tidak membuat masalah tapi kamu bermasalah" kata Ratu Lita Dengan Aura Raja Iblis Pertama nya
Tentu saja Leifa yang hanya seorang elf tidak bisa menahan Aura Raja Iblis Pertama itu
"Y---Yang Muli--lia ampuni saya!" kata Leifa yang tersujud dengan tidak bisa bernafas secara auto
"Astroth!" kata Ratu Lita memanggil..
Astroth terpanggil tapi terkejutnya Leifa bahwa Astroth terpanggil dalam bentuk Iblis yang dibaluti Daun pohon melingkar dalam tubuhnya
"Y---Yang Mulia?" kata Astroth terkejut
Pasalnya Astroth saat itu sedang keadaan mandi. Mereka bilang bahwa iblis menyukai tubuh tidak mandi atau sejenisnya tetapi berbeda dengan astroth yang saat itu sedang mandi
Ratu Lita yang melihat itu sekali lagi menghelas nafas
Astroth yang mendengar itu langsung terkejut ketika dirinya melihat hanya sedaun pohon yang ada ditubuhnya tersebut
"Maa---maafkan saya yang mulia ratu. Saya menunjukkan hal yang buruk" kata Astroth dengan merapalkan sihir untuk mengubah penampilannya..
selesai berubah penampilan kini Astroth bersujud kembali didepan Tahta Ratu Lita
"Astroth menenuhi panggilan anda. Yang Mulia Ratu" kata Astroth
"Astroth dengarkan aku. Aku sudah memberi mu peringatan tentang istana ku tidak boleh ada darah kecuali izinku. Tetapi Leifa. Elf yang kamu bawa itu mengotori IstanaKu yang suci dan megah ini. apa kemungkinan ini Kematian mu?" kata Ratu Lita yang menekan Kata terakhirnya dengan Aura Raja Iblisnya.
Duuuggghh
Astroth merasakan jiwa & raga yang begitu bergetar dan ketakutan mendengar tentang kematian.
Astroth pun marah melihat Leifa yang membuat dirinya harus dimarahi oleh ratunya
__ADS_1
"Mohon Ampun Yang Mulia Ratu. Izinkan hamba membalas kesalahan hamba dengan mendisiplinkan Leifa!" kata Astroth memohon mengampunan
"Baiklah. Aku akan memberi mu mengampunan dengan 2 syarat" kata Ratu Leifa
"Mohon berikan hamba mu ini perintah. Yang Mulia Ratu" kata Astroth memohon
"Aku melihat Kerajaan Elf Menganggu kekuasaan ku. Aku mau kamu dan Leifa. Menghancurkan Kerajaan Tersebut dan ambil Wilayahnya untuk Wilayah Kekaisaran Ku!" kata Ratu Elf
"Yang kedua. Siksalah Leifa. Seperti dia menyiksa kaum elf lainnya. Karena dia lah yang membuat istana ku kotor dengan darah yang tak perlu" kata Ratu Lita dengan wajah yang tak memiliki perasaan apapun(datar) sedikitpun
Lita tak mau tak adil. Dirinya harus menegakkan aturan yang telah ia buat.
Leifa yang mendengar syarat kedua itu pun ketakutan
"Ampuni aku. Yang Mulia Ratu. Aku membunuh tifa dan lainnya karena aku memiliki dendam pribadi dengannya. Mohon ampuni aku!" kata Leifa memohon
"Diam kau! Apakah kau pantas mendapatkan kebaikan dan pertolongan dari Yang Mulia Ratu?!" kata Hermes bersua dengan Aura Naga Dewanya
Leifa yang ketakutan dengan aura yang dikeluarkan hermes pun terdiam
"Keluarlah kalian. Astroth. Leifa. Aku tak mau melihat wajah kalian jika kalian tidak memenuhi apa syarat dariKu" Titah Ratu Lita yang mengusir dengan tangannya
Astroth yang mendengar itu pun dalam hatinya marah melihat Leifa. Karenanya dirinya di usir dan seperti hina didepan salah satu lord lainnya.
"kau hanya membawa kesialan kepada Ku!" kata Astroth yang langsung mencekik leher Leifa dengan Tangan Iblisnya
Astroth & leifa pun dikirim ke perbatasan antara Kerajaan Elf & Kekaisaran Demonly oleh hermes
"pantau mereka" Titah Ratu Lita
...----------------...
...BYE...
...----------------...
__ADS_1
"