
Leifa tersenyum dengan sangat jahat dan juga mengeluarkan auranya
'bagus. Jadilah mesin pembunuh untuk yang mulia ratu! Hahahaha!' gumam Astroth
"Tuan. Izinkan hamba mu yang kotor ini menebus dosa dengan pembasmi sampah yang menghalangi jalan anda dan Yang Mulia Ratu Lita!" kata leifa memohon dengan menunduk ala ksatria
"aku akan berada di atas langit untuk mengawasi mu. Jadilah Elf yang lebih kuat dan Habiskan orang-orang yang menghina kamu dan tunjukkan bahwa anak haram ini bisa melakukan apapun" Astroth dengan menekan kata-katanya
Leifa pun mengeluarkan Aura Api gelap dan hati yang panas ketika mendengar Anak haram karena sedari kecil saudara & saudari tirinya itu mengucilkan saat masih di istana elf..
"Aku akan membalas dendam ibu ku yang kalian fitnah dan kalian bunuh!" kata Leifa sambil berteriak dengan suara yang gila
Ssssyuuuuussshhh
"Apaan tuh?" kata Prajurit elf perbatasan yang terkejut melihat kekuataan cepat melewati mereka.
Duuuuaaar
Pintu Gerbang Utama meledakk
"Ledakkan!! Ledakkan dan mengamuklah dan buktikan bahwa kau adalah Dewi Elf Yang pantas dipuja!" suara Astroth mendengung di atas kepala Leifa
"ahhhh toloongg!!! Tolong ada elf yang mengamukk!!!" Teriak para warga
"Heii diam disana dan tunduk lah!" kata Prajurit elf yang paling depan
"Ahh itu kauu Seifa. Saudara ku yang kini menjadi jenderal prajurit tidak mengetahui saudarinya yah?" Kata Leifa dengan nada yang begitu seram jika didengar..
"S--Siapa kau!" kata Seifa yang terkejut mendengar hal itu..
"apa kamu lupa bahwa ada orang yang kamu selalu pukuli dan kamu tendangi? Oohh kasihannya aku begitu dilupakan!!" kata Leifa dengan nada sedih
Sswusssh
__ADS_1
Leifa secepat kilat tiba didepan wajah seifa
"Karena kamu melupakan aku. Izinkan aku membiarkan kamu mengenali ku. aku adalah Anak Haram yang kamu tendang dan kamu pukul dan kini aku kembali membalas apa yang kamu berbuat. Hahahaha!" kata Leifa dengan mengepal
BRAKKKK
"Pa--Pangerannn!!" teriak 1 kompi prajurit
"Arrgggh!" seifa memuntahkan darah yang segar
"apa? Mengapa kamu begitu lemah. Seifa? Dimana kamu yang selalu memukul ku ? dimana ibu mu yang kamu merengek dan memfitnah ku?" Kata Leifa dengan menjambak rambut milik seifa
"Aarrgghhh Sakit!" kata seifa
BRAK
BRAK
BRAK
BRAK!!!
Leifa terus menerus menjedotkan wajah seifa dengan sekeras - kerasnya
"inilah yang aku lakukan seperti yang kamu lakukan. Bagaimana. Apa kamu menyukainya? Hahaha" kata Leifa dengan tertawa setelah melihat wajah seifa setengah hancur...
"B--Bu--Bunuh aku aja kau dasar ****** murahan!" Seifa menghardik
Leifa tidak terima lalu memunculkan pedang dan
KSAK(menebas)
Leifa dengan menjulurkan lidah kesemua bibir areanya dan tersenyum
__ADS_1
"Ahkkkhhhhn!!!" teriak Seifa kesakitan
Prajurit Seifa terdiam dan juga ketakutan karena mereka melihat alat masa depan seifa terpotong terbagi 2 bagian
"D--Dia adalah elf gila!" Teriak Salah satu prajurit yang kabur
Leifa yang melihat ada prajurit seifa yang kabur maka dirinya melemparkan Pedang sihirnya
KSAK(menebas)
"aaarrrghh!! Kakiku!!" kata Prajurit yang langsung tersungkur ketanah
sssrreeet
Leifa berjalan dengan membawa seifa yang hampir sekarat dan wajah yang diseret ketanah itu membuat semakin merasakan sakit
"Aaarrggggghh lepaskan aku! Kau adalah elf iblis yang gila!" Teriak prajurit seifa yang ketakutan
Leifa melepaskan seifa dari tangan kirinya dan mengambil alat masa depan(seifa) dengan sihirnya
.
"kau mengatakan aku adalah iblis yang gila? Hohoho aku menyukai hal itu. Dan karena aku menyukainya maka kamu harus memakan apa yang ku berikan sebagai hadiah(alat masa depan seifa)" kata Leifa dengan tersenyum
"Aauugffhhffh T--Ufgfhh" kata Prajurit seifa itu
Leifa yang memaksa untuk prajurit itu memakan alat masa depan seifa
"GLEGH!!!!"
"Hahaha Anak Pintar!" kata Leifa tertawa.
...----------------...
__ADS_1
...BYE...
...----------------...