
"Arrgfhh" lepaskan kata raja welifa kesusahan bernafas
Leifa Mencekik leher Welifa dengan sihir hitamnya dan tersenyum melihat orang yang dari dulu ia cekik sekarang berhasil ia lakukan
Leifa mendekat dengan senyum yang membuat orang semua takut melihatnya
"kamu adalah raja tapi Raja Yang Bodoh. kamu merawat dan mencintai seorang yang merusak hubungan orang lain. Kamu mencintai anak itu? Hahaha kau baru saja menghabiskan 15 tahun dalam hidup merawat Seifa si anak haram yang sesungguhnya. Selir mu melakukan hubungan terlarang dengan prajurit namun ibu ku mengetahui hal tersebut tapi selir mu yang bodoh dan tidak tahu diri itu memfitnah ibu ku dan kamu adalah pria terbodoh yang aku di dunia ini" kata Leifa dengan mencengkram leher Raja welifa dengan keras
"Aarrgf--Tol--Tolong--Le--lepaskan!" kata Raja Welifa dengan memohon
Hahaha
Hahaha
Hahaha
"lepaskan? Itu yang kamu inginkan? kemana aja kamu sebagai ayah dan sebagai raja? Kamu bahkan melihat aku disiksa oleh selir mu dan aku memohon kepada mu tapi kamu hanya diam dan memilih tidak mendengar. Lalu sekarang kamu memohon untuk dilepaskan? apakah aku seperti malaikat yang berbaik hati?. Tidak sayangnya" kata Leifa
Leifa mengeluarkan sebuah aura hitam dari tangan satu nya lagi dan akan membunuh raja yang tak berguna itu
"ini menarik" kata ??
Leifa terkejut mendengar itu dan melihat sesosok datang dari balik bayangan
BRAK!
"Yang Mulia Ratu? Mengapa anda mengunjungi tempat yang sebentar lagi akan berlumuran darah ini?" Tanya leifa dengan melempar Welifa entah kemana arahnya.
"Tidak. Aku suka mainan kamu" kata Ratu yang kembali berjalan namun menuju welifa..
__ADS_1
"Kamu tahu. Bahwa Menghukum penjahat tidak selamanya membunuh. Ayolah kamu harus beri dia keringanan" kata Ratu Lita dengan menatap Welifa..
Lita melihat wajah yang sudah babak belur dan banyak macam siksaan pasti dilaluinya
Leifa tak bisa membantah atau bicara entah kenapa setiap berkataanya seakan diblokir oleh mulutnya
Lita membakar celana yang dipakai oleh Welifa
"Aaarrtghhh. Tolong --Tolong !! tolong aku!" kata Welifa dengan ketakutan
"Aaarrggfhhh!!!" kata Welifa terus mematikan api dalam celananya
"Memberi keringanan kepada penjahat adalah nilai yang bagus. Leifa" kata Ratu Lita
GREeeK
"Aaaaaaaarrrgggggghhtt!!! Sakit!" teriak Welifa
'aku tak menyangka ratu lita lebih sadis dari apa yang ku bayangkan' gumam Leifa..
Leifa baru saja melihat raja welifa alat masa depannya sudah tidak ada ditempatnya melainkan hanya sisa-sisa darah yang dipaksa untuk keluar.
Lita mempegangi AMN (alat masa depan) milik Welifa dengan jijik lalu memasukkan ke kantong bungkusan.
Lita mengeluarkan pedang dengan pedang yang dilapisi oleh api yang berkorbar menyala-nyala
Sssraakkk
"T---Tolong Bunuh aku!! Aku mohon!" kata Raja Welifa dengan nada keputusaan
__ADS_1
Lita memotong tangan kiri
sssrsrak!
Lita memotong kanan
Srrasrak!
BRAK!
Lita memotong kedua kaki sekaligus dengan tersenyum
Leifa melihat bercak darah disetiap bagian tubuh Lita memiliki darah dari hasil pemotongan tersebut
"dan inilah bentuk pengampunan bagi ku" kata Ratu Lita
KLEK
Sebuah lingkaran sihir menyeluruh ke badan lita dan betapa terkejutnya lita dibersihkan oleh sihirnya
...----------------...
...BYE...
...----------------...
Author:
saya sekarang sudah mau mendekati PKL ( Praktek Kerja Lapangan ) dan kemungkinan besar update - updated novel yang saya memiliki akan ada berubahan jadwal. Tidak sehampir per harinya karena perubahan keadaan yang maksa untuk dirubah. Sehingga saya mohon maaf dan mohon dimengerti atas kejadian ini..
__ADS_1
Terimakasih!