Nona Pengasuh Tuan Henry

Nona Pengasuh Tuan Henry
Bab 22 - Rida Vs Eva


__ADS_3

Eva mulai dirundung gelisah,kala Damar sudah jarang untuk datang menemuinya.Bahkan Damar juga jarang untuk menghubunginya.Hanya mengirim pesan pun,Damar menjawabnya begitu singkat.Yang tak seperti biasanya Damar bertingkah yang menurutnya sedikit membuatnya curiga.


"Brengsek.!!Ada apa sebenarnya dengan Damar?Kenapa akhir-akhir ini dia sulit dihubungi?Bahkan sudah jarang untuk menemui ku.!" gerutu Eva mulai kesal sambil menggigit jarinya.


Merasa hatinya tak tenang,Eva pun langsung bergegas pergi ke rumah Damar untuk sengaja menemuinya.


Tidak dapat bertemu langsung dengan Damar,Eva justru harus bertemu dengan Rida sang ibu.


"Maaf Tante aku menganggu mu.Aku kesini ingin bertemu dengan Damar." ucap Eva dengan nada yang sopan.


"Dia tidak ada di rumah." jawab Rida dengan singkat dan nada datar.

__ADS_1


"Kalau aku boleh tahu,dia pergi kemana Tante?Karena sudah beberapa hari ini dia sudah jarang menemui ku." tanya Eva yang masih dengan nada yang sopan.


"Kau tidak perlu tahu dia pergi kemana dan sebaiknya kau lupakan saja Damar.Lepaskan dia dan biarkan dia dengan wanita yang lebih pantas untuknya." ungkap Rida dengan nada tegas.


Seketika membuat Eva terkejut mendengar pernyataan Rida.


"Apa maksud mu Tante?" tanya Eva yang ingin mendengar lagi ucapan Rida.Karena seakan tidak mau percaya begitu saja apa yang dia dengar.


"Hah??Jangan asal bicara Tante.!!Damar sangat mencintai ku.Tidak mungkin dia mau di jodohkan dengan wanita lain.Cuma aku wanita satu-satunya yang dicintainya.!!"sentak Eva mulai emosi karena tidak terima dengan pernyataan Rida.


"Itu hanya kata mu saja.!Kau hanya kekasihnya dan belum sepenuhnya bisa dimilikinya.Apa lagi wanita yang ku jodohkan lebih cantik dan memiliki kedudukan yang tinggi.Sedangkan kau tidak ada apa-apanya." hardik Rida yang terus mencoba ingin membandingkan Eva dengan wanita yang dijodohkan untuk Damar.

__ADS_1


"Tidak.!!Damar tidak akan mungkin berpaling dari ku.!Dia hanya mencintaiku dan tidak akan ada 1 orang pun yang dapat menghalangi hubungan kami.!"


"Heuh.!! Jangan terlalu percaya diri kau wanita liar.Kau lupa rumah tangga anak ku berakhir karena siapa?Seharusnya kau sadar ini sudah menjadi karma untuk mu.Bahwa menjadi orang ke 3 tidak akan bisa berakhir hidup bahagia.Jangan berpikir kau akan bisa memiliki anak ku.Karena aku juga tidak akan membiarkan anak ku bersama wanita liar seperti mu.!!" sindir Rida dengan kata-kata tajam sambil menunjuk Eva dengan jarinya.


"Berhenti menghina ku Tante.!!Kau tidak berhak menilai ku seperti ini.!Kau tahu apa tentang ku??" pekik Eva semakin tidak terima dengan kata-kata Rida yang terus menghina dirinya.


"Aku tidak peduli.!!Pergi sekarang juga kau dari sini.!Jangan coba datang lagi kesini,karena sampai kapan pun aku tidak akan pernah merestui mu bersama anak ku.Paham.!!Pergi.!" sentak Rida langsung mendorong Eva untuk pergi dari kediamannya.


Eva pun tak bisa berkata apa pun dan memilih pergi.Namun,ia berusaha menahan amarahnya atas sikap Rida yang sudah menghina dirinya.Termasuk dengan Damar juga yang ternyata menghindari dirinya karena wanita lain yang dijodohkan dengannya.


Eva hanya bisa mengepalkan kedua matanya dengan tatapan yang sangat tajam.

__ADS_1


__ADS_2