
Damar seketika menatap jijik ke arah Eva.dan langsung mengapit kedua pipi Eva.
"Jangan pernah bermimpi bahwa aku masih mencintai mu wanita ja*ang.!!Justru aku semakin jijik melihat mu dan tidak sudi untuk kembali dengan mu.!" hardik Damar sembari menghempaskan wajah Eva secara kasar.
Membuat Eva langsung membulatkan kedua matanya dengan tindakan Damar yang dengan mudahnya berbuat kasar padanya.
"Lalu apa artinya hubungan kita selama ini??Untuk apa kau meninggalkan mantan istrimu kalau bukan karena aku.!!Kau memang laki-laki pecundang,Damar.!" bentak Eva langsung melampiaskan amarahnya pada Damar.
"Karena aku memang sudah bosan padamu.!!Lisa bisa ku tinggalkan karena aku juga sudah bosan padanya.Jadi seharusnya kau sadar kenapa aku mencampakkan mu wanita ja*ang.!!" pekik Damar dengan tatapan yang tajam.
Plak..
Eva pun langsung menampar wajah Damar dengan cukup keras.Damar yang menerima tamparan keras dari Eva,langsung membalasnya dengan mendorong Eva hingga terjatuh.
Bruk..
"Lebih baik enyah kau dari sini sekarang.!!Jika kau berani muncul lagi dihadapan ku,aku akan membunuhmu.!" sentak Damar dengan mengancam Eva dan langsung pergi meninggalkan Eva begitu saja.
__ADS_1
Eva pun seketika berteriak histeris dengan sikap Damar yang memang sudah tidak memperdulikannya
"Brengsek..!!Bajingan kau Damar.!!" teriak Eva melampiaskan amarahnya.
*
*
"Permintaan apa yang tuan inginkan?Saya akan coba penuhi." tanya Lisa yang ingin tahu apa yang diminta Henry saat ini.
Dengan perasaan yang bingung,Lisa pun mencoba menuruti perintah Henry sang majikan.
"Yah tuan." sahut Lisa saat ia sudah berada didekat Henry.
"Membungkuk." ujar Henry memberi perintah pada Lisa.
"Hah??Me..Membungkuk?" tanya Lisa yang sedikit kaget.
__ADS_1
"Cepat." perintah Henry lagi singkat.
Lisa pun langsung membungkuk sesuai perintah Henry.
Dan tanpa diduga,Henry langsung menarik tangan Lisa dan menjatuhkan tubuh Lisa tepat dalam pelukannya.Henry pun mendekap tubuh Lisa dengan begitu erat.
Yang seketika membuat membuat Lisa terkejut dengan tindakan Henry majikannya.Ia pun mencoba untuk melepaskan dirinya dari dekapan Henry.Tapi Henry justru semakin mempererat dekapannya agar Lisa tidak bisa lepas darinya.
"Tu..Tuan..Apa yang tuan lakukan??Tolong jangan seperti ini." tanya Lisa dengan reaksi yang begitu panik.Karena apa yang dilakukan Henry adalah suatu tindakan yang tidak wajar.Terlebih Henry adalah majikan dan seorang yang sudah beristri.
"Diam..!Hanya ini yang ku minta dari mu." ucap Henry dengan nada yang serius.
Membuat Lisa tak bisa berbuat apa pun.Yang pada akhirnya membiarkan Henry mendekap tubuhnya.Walaupun dihatinya merasa khawatir dan takut.Karena apa yang dilakukan Henry memang tidak dibenarkan.Apalagi dengan posisinya yang hanya seorang art dan pengasuh.Lisa pun diliputi dengan rasa bersalah jika teringat akan Belinda.Istri dari majikannya sendiri jika mengetahui apa yang dilakukan Henry padanya.Ia tak bisa bayangkan jika Belinda melihat pemandangan yang pastinya akan menghancurkan perasaan Belinda.
Oh Tuhan.. Maafkan apa yang terjadi pada ku..Terutama untuk nyonya Belinda.Kuharap nyonya Belinda tidak mengetahui hal ini. Batin Lisa sesaat yang menyalahkan dirinya.
Sementara Henry,entah apa yang dipikirkannya sampai ia harus memeluk Lisa begitu saja tanpa ia berpikir dulu.Dan bahkan ia tidak teringat akan perasaan Belinda jika melihat apa yang sudah dia lakukan saat ini.
__ADS_1