Nona Pengasuh Tuan Henry

Nona Pengasuh Tuan Henry
Bab 32 - Sesuatu Yang Penting


__ADS_3

Setelah memeluknya,Henry pun melepaskannya dan memandang Lisa.Lisa pun merasa malu dan tertunduk.Bahkan ia pun tak berani menatap Henry karena tindakannya.


"Terima kasih untuk kejutannya." ucap Henry.


Membuat Lisa menoleh dan membulatkan kedua matanya.Ia pun merasa senang jika kejutan yang diberikan untuk Henry dapat diterima Henry dan membuatnya terkesan.Walau pun tindakan Henry merasa tidak dibenarkan oleh Lisa.


*


*


Beberapa hari kemudian..


Ketika Henry akan bersiap-siap akan pergi.Henry pun lebih dulu menemui Lisa yang sedang sibuk di dapur.


"Lisa." panggil Henry.


Lisa yang sedang sibuk pun langsung menoleh.


"Aku harus pergi sebentar,mungkin akan pulang sore." ujar Henry memberitahu Lisa.


"Iya tuan,saya mengerti." jawab Lisa sambil mengangguk.

__ADS_1


"Kau tidak perlu memasak makan malam untuk ku." kata Henry memberitahu lagi.


"Baik tuan." jawab Lisa kembali mengangguk.


Henry pun meninggalkan Lisa dan pergi.Dengan dijemput oleh seorang sopir yang ternyata bukan Darius.Melainkan orang lain yang tidak ia kenal.


Setelah Henry pergi,sesaat Lisa memandang bingung.


"Tidak biasanya dia pergi memberitahu ku??Biasanya dia langsung pergi begitu saja?Apakah karena sejak tindakannya waktu itu,seketika membuatnya berubah??" ujar Lisa bicara sendiri karena merasa bingung.


Karena memang apa yang dilakukan Henry sebelumnya,Henry mulai menunjukkan sikap yang berbeda.Sikap yang tadinya begitu dingin dan ketus terhadap Lisa.Kino berubah menjadi lebih ramah dan sudah jarang memarahinya.


Beberapa waktu berlalu,Lisa masih disibukkan oleh beberapa pekerjaan rumah.Ketika ia masih sibuk,tiba-tiba saja terdengar suara ketukan pintu dari arah depan.Lisa pun langsung bergegas berjalan ke arah pintu dan bergegas untuk membukanya.


Saat dibuka pintunya,Lisa langsung kaget melihat sosok wanita yang tidak asing yang berdiri tepat dihadapannya.


"Nyo..Nyonya.." seru Lisa saat melihat sosok wanita yang ternyata adalah Belinda sendiri.


"Kenapa??Kau kaget melihat ku pulang tiba-tiba?Dan tidak memberitahu mu?" tanya balik Belinda sembari berjalan masuk ke dalam rumah.


"Bu..Bukan nyonya..Tapi saya senang akhirnya nyonya sudah pulang." ujar Lisa yang sedikit gugup karena karena kaget.

__ADS_1


Belinda pun berjalan ke arah ruang tamu dan diikuti oleh Lisa.


"Apakah nyonya ingin minum teh??Saya akan segera buatkan untuk nyonya.?" tanya Lisa menawarkan teh untuk dibuatkan.


"Tidak usah..Aku ingin kau duduk disini,karena ada sesuatu hal penting yang ingin ku katakan pada mu." ujar Belinda menolak tawaran Lisa dan menyuruh Lisa untuk duduk.


"Baik nyonya." jawab Lisa langsung mengangguk dan menuruti perintah Belinda untuk duduk.


...****************...


Sore harinya..


Henry pun menepati perkataannya untuk pulang sore.Sebelum tiba di rumah,ia pun lebih dulu mengunjungi sebuah toko dan membeli sesuatu untuk dibawa pulang.


Setelah membelinya,ia kembali mobil dengan dibantu sang sopir.Diperjalanan ia tampak tersenyum sendirian sembari melirik sebuah bingkisan yang ia beli tadi.Seakan ia tidak sabar ingin memberikan bingkisan tersebut pada seseorang.


Kuharap dia menyukainya. batin Henry sejenak.


Saat tiba dirumah,Henry mengarahkan kursi rodanya ke pintu.Dan mengetuk beberapa kali agar dibuka.


Tak berapa lama pintu pun dibuka dan terlihat seseorang yang keluar dari balik pintu tersebut.

__ADS_1


__ADS_2