
Plak..
Sebuah tamparan keras mendarat tepat di pipi Dean.Yang seketika membuat Dean kaget dan menatap tajam ke arah Belinda.
"Berani sekali kau menganggap ku seperti sampah.!!Apa kau tidak sadar kalau kau sudah menghancurkan pernikahan ku.!!Kalau kau tidak muncul dalam pernikahan ku,aku tidak akan pernah mengenal bajingan seperti mu.!!" sentak Belinda langsung meluapkan emosinya pada Dean.
Tak terima dengan perilaku Belinda,Dean pun langsung menyeret Belinda untuk keluar dari kediamannya.
"Lepaskan aku Brengsek.!Kau mau apa.!!" teriak Belinda yang berupaya ingin melepas tangannya dari cengkraman Dean.
Saat sudah didepan pintu,Dean langsung menghempaskan tubuh Belinda keluar dari rumahnya dengan cara yang begitu kasar.
"Pergi kau dari rumah ku.!!Aku sudah tidak butuh wanita parasit seperti mu.!Kau sudah tidak berguna bagiku.Dan mulai sekarang hubungan kita berakhir.Aku tidak Sudi lagi menjalin hubungan wanita sampah seperti mu.!!" bentak Dean langsung memutuskan hubungannya dengan Belinda dan mengusirnya.
Dean pun langsung menutup pintu rumahnya dengan cukup keras.Dan Belinda berusaha membuka pintu tersebut karena tidak terima diusir oleh Dean.
__ADS_1
"Buka pintunya Dean.!!Aku tidak mau kau mengusir ku seperti ini.!Buka.!Buka pintunya.!Bajingan kau,Dean.!" teriak Belinda seketika histeris.Yang juga tidak terima dengan perlakuan Dean yang mencampakkan dirinya begitu saja seperti sampah.
...****************...
"Ternyata kau disini."sahut Henry yang ternyata menemukan Lisa setelah ia mencoba mencarinya.
Membuat Lisa langsung menoleh kaget saat melihat Henry sang mantan majikanya.Lisa pun bangkit dari tempat duduknya dan menganggukkan kepalanya.
"Tu..Tuan." seru Lisa menunjukkan reaksi gugup.
"Ayo." sahut Henry langsung menarik tangan Lisa menuju mobilnya.
"Maaf tuan,untuk apa saya ikut bersama tuan??Bukankah saya sudah dipecat oleh tuan dan nyonya Belinda?" tanya Lisa mengungkitnya.
"Apa kau beranggapan bahwa aku juga memecat mu?" tanya balik Henry.
__ADS_1
Lisa pun mengangguk dan memasang wajah melas.
"Aku tidak pernah berpikir untuk memecat mu.Dan bahkan aku tidak tahu jika Belinda tiba-tiba memecat mu tanpa sepengetahuan ku." ujar Henry menjelaskan yang sebenarnya.
Membuat Lisa pun kaget dan tak mengira jika Henry sang majikan tidak menyetujui jika Lisa akan dipecat.
"Sudah lah,nanti aku akan jelaskan lagi.Lebih baik ikut aku." ujar Henry lagi menarik Lisa menuju mobilnya.
Akhirnya Lisa pun menuruti ajakan Henry.
Dan tanpa disadari ternyata Darius sudah melihat kebersamaan mereka dari kejauhan.Darius tampak begitu kecewa kala melihat Lisa ikut bersama Henry.Seakaan ia merasa terlambat menemukan keberadaan Lisa.
Ia pun cuma bisa menarik nafas panjangnya dengan berat.Ia pikir ia akan lebih dulu menemukan keberadaan Lisa dan berniat ingin membawanya pulang.Tapi ternyata Henry yang lebih dulu menemukan Lisa.Darius pun pergi meninggalkan tempat itu.
Dan dalam perjalanan,Lisa baru tampak menyadari jika saat ini Henry tengah mengemudikan mobilnya sendiri tanpa seorang sopir.Dan baru teringat saat Henry tiba-tiba datang dan menghampirinya dengan berjalan sendiri tanpa memakai kursi roda.Kini Lisa dihantui rasa penasaran dan bingung dengan keadaan Henry.
__ADS_1
Sejak kapan tuan ini bisa berjalan??Apakah dia sudah sembuh? Batin Lisa sesaat yang bertanya-tanya.
"Jadi selama ini kau tinggal dimana?" tanya Henry ingin tahu sambil tetap fokus mengemudikan mobilnya.