Nona Pengasuh Tuan Henry

Nona Pengasuh Tuan Henry
Bab 25 - Amarah Eva


__ADS_3

"Damar..!!!" teriak Eva pada Damar yang baru saja pulang.


Membuat Damar seketika terkejut melihat Eva yang ada didepan matanya.


"Laki-laki brengsek.!!Bajingan.!!Beraninya kau menipu selama ini.!!" teriak Eva lagi dengan meluapkan seluruh amarahnya pada Damar.


Bagaimana tidak,jika apa yang dilihat Eva saat ini.Seketika membuat darahnya mendidik kala melihat pria yang selama ini ia cintai ternyata sedang bergandeng mesra dengan wanita lain yang sama sekali tidak ia kenal.


"Eva..Kenapa kau bisa disini?" seru Damar yang langsung gugup dan panik melihat kemunculan Eva yang tidak ia tahu sama sekali akan datang.


Tanpa menjawab,Eva justru langsung menghampiri wanita yang saat masih berada disamping Damar.Wanita itu tidak lain adalah Lusi yang akan dijodohkan oleh Rida.


Plak..


Sebuah tamparan keras langsung mendarat tepat di pipi Lusi.


"Akh.." lirih Lusi seketika meringis kesakitan saat menerima tamparan keras dari Eva.

__ADS_1


Melihat tindakan Eva,Damar pun langsung mendorong Eva dan melindungi Lisa dibelakang punggungnya.


"Eva.!!Apa yang kau lakukan?!" sentak damar yang langsung marah pada Eva.


"Kau tanya apa yang ku lakukan??Kau lah sebenarnya apa yang sudah kau lakukan.!!" sentak Eva membalas Damar dengan nada tinggi.


"Siapa wanita ja*ang ini.??!Apa dia yang sudah membuat kau sengaja menghindar dari ku??!" hardik Eva langsung menuduh Lusi.


"Hei..Jaga ucapan mu.!!" sentak Lusi langsung menyela karena tidak terima atas ucapan Eva.


"Diam kau wanita sialan.!!Apa kau tidak tahu kalau bajingan ini sudah punya calon istri??Atau kau memang sengaja ingin merusak hubungan orang??Hah?!" bentak Eva yang terus melampiaskan emosinya pada Lusi.


"Mas,lebih baik aku pulang saja.Aku tidak mau dilibatkan dalam masalah kalian.!" tukas Lusi langsung pergi meninggalkan Damar dan Eva begitu saja.


Melihat Lusi akan pergi,Eva yang merasa tidak puas dan tidak terima kembali akan menyerang Lusi dari belakang.Tapi,Damar yang sudah mengetahuinya lebih dulu,dengan cepat menghalangi Eva.Agar Eva tidak menyerang dan melukai Lusi lagi.


"Kesini kau wanita ja*ang.!!Aku belum selesai membereskan mu.!!Brengsek,sialan.!!" umpat Eva yang terus meneriaki Lusi.

__ADS_1


Lusi yang tidak peduli tetap memilih pergi.


Sementara Damar kembali mendorong Eva yang hampir terjatuh.


"Damar.!!Kenapa kau seperti ini??Kenapa kau berani menipu ku.!!" bentak Eva yang kini meluapkan amarahnya pada Damar.


"Karena aku sudah bosan dan muak bersama mu.!" ungkap Damar dengan tegas.


Seketika membuat Eva terkejut dengan pernyataan Damar yang dengan mudahnya mengatakan bosan dan muak padanya.


"Apa maksud mu??Bukankah selama ini kau hanya mencintai ku??Bagaimana rencana kita yang akan menikah?Apa kau tega menghancurkan semuanya begitu saja?" tanya Eva mengungkit semua janji Damar padanya.


"Kalau aku sudah mengatakan muak dan bosan padamu,artinya semua rencana itu tidak akan pernah terjadi.Aku sudah menemukan wanita lain yang lebih cantik dan kaya raya.Yang jelas akan membuatku bahagia.Bukan seperti mu wanita liar yang hanya akan menghabiskan uang ku.!" ungkap Damar dengan nada tajam dan kejam.


"Sialan kau Damar.!!Beraninya kau mencampakkan ku begitu saja karena wanita lain.!!Kau pikir aku akan terima begitu saja??Aku tidak akan membiarkan kau membuang ku begitu saja.!!" teriak Eva yang sudah seperti orang kesurupan.


"Aku tidak peduli dengan mu,bagiku kau hanya wanita sampah yang layak untuk ku buang.!!Jadi mulai sekarang jangan coba untuk muncul dihadapan ku dan mengusik hidup ku.Paham.!" jawab Damar yang langsung pergi begitu saja.Dan tidak peduli dengan perasaan Eva yang sudah ia sakiti.

__ADS_1


Eva pun hanya bisa melampiaskan amarahnya dengan berteriak sekencangnya.


"Brengsek.!!!Sialan kau Damar.!!Arghhhh.!!" teriak Eva.


__ADS_2