Obsesi Cinta Psikopat

Obsesi Cinta Psikopat
Masa Lalu


__ADS_3

beberapa waktu kumpulan keluarga yang harmonis itu bersenda gurau dengan sangat manis


melihat kedekatan keluarga itu firman tertegun dan merasakan kekaguman,terhadap rasa sayang mereka.


"Abang, Elisa Permisi sebentar ke toilet anak-anak keenya mau Bab, " Kk ipar khumairah yang ke Wc dan dalam rumah ini hanya memiliki satu WC


Selang beberapa saat firman dikagetkan dengan dering hape yang membuat jantungnya berdebar-debar ada perasaan mulai tidak tenang dan akhirnya firman meninggal fatih dan khumairah karena ada suara panggilan di Whats Up.Firman berjalan keluar dengan wajah yang mulai tidak baik-baik saja. firman segera memasuki salah satu kamar agar pembicaraanya tak didengar siapapun.


"Apakah kau sudah melakukannya?, Kalau kau tak melakukannya adikmu akan segera dilenyapkan"


ada setitik nafas yang tidak bisa diatur spontan Firman terdiam dan tanpa bersuara meninjukan tanganya ditembok sambil berkata kasar, dasar brensek


"Lakukan apa yang sudah kita sepakati kalau tidak, biar aku sendiri yang melenyapkan keluarga itu, "Suara orang yang dihape benar-benar mengacap kehidupan firman.


"Bisakah engkau memberikanku waktu atau kau lenyapkan hidupku agar bisa mengantikan nyawa adiku "Firman kembali memohon "


"Tidak ada waktu lagi firman, untuk berdialog denganmu, "


Firman menarik nafas kasar dan mulai tidak ingin melakukan dialog karena dia tahu tidak mungkin didengar.


" Baiklah kalau itu maumu, " firman yang mengiyakan permintaan

__ADS_1


firman tertegun dengan pikiran-pikiranya dan kembali kedalam kamar dan mulai menjalankan yang disepakati, Fatih masuk dengan wajah yang tidak baik-baik saja.


"Kau tahu dek 19 tahun yang lalu ayah dan ibu meninggal meninggalkan kita hingga dan terkadang kita terlunta-lunta dijalanan dan Sekarang aku akan melihatmu menjadi pengantin yang paling cantik, manis, kau adalah harapan hidup abang dan karena kau abang berusaha terus hidup, " Air mata fatih mengeluarkan bulir-bulirnya.


Begitu banyak beban yang disembunyikan fatih agar mereka terus bisa hidup.


"Abang jangan menangis!," Mata khumairah memandang sendu dan memeluk lelaki yang sangat disayanginya bahkan melebihi dirinya sendiri.


ada rasa nyeri yang menusuk jantung khumairah apabila melihat abang yang sangat dicintainya menangis.


" Maafkan abang, abang hanya khawatir orang itu tak bisa menjagamu , "Fatih berbicara dengan derairan air mata


Bukan khumairah tak mengerti cerita mereka, bahkan dia paham betul hal-hal yang telah dilewati dengan sakit bahkan tangan itu telah bekerja keras untuknya, fatih adalah seorang abang, ayah dan ibu bagi khumairah.


Segera fatih menghapus air matanya dan dia merasa malu kepada Firman.


Firman tertegun dengan khumairah dalam hati firman sudah candu melihat senyuman khumairah yang menawan ditambah mata indah kebiruan membuatnya benar-benar terpesona dalam keindahan ciptaan sang pencipta tapi dia berusaha kuat dan mengingat perjanjian itu.


firman mencoba kuat dan mengingat adiknya.


"Abang firman kok diam?, Tapi terimakasih bang telah menolong abangku hampir aku kehilanganya"Khumairah yang sambil tersenyum manis.

__ADS_1


"Sama-Sama dek,"Firman menjawab datar.


Firman sudah tidak baik -baik saja segera firman mengambil pistol dari balik bajunya.


beberapa saat suara tembakan menghantam seorang laki-laki.


tembakan menembus dada Fatih, fatih memegang dada yang sudah mengalirkan darah segar


"Abang teriakan khumairah memecah keheningan, " Wajah khumairah yang terlihat terguncang


Sebuah rancangan takdir menusuk jantungku seperti sembiluu


Bulir-bulir bening menghiasi wajah khumairah.Bang jangan tinggalkan khumairah, aku mohon," Wajah khumairah yang tidak biasa saja.


jangan tinggalkan aku bagaimana bisa aku hidup tampamu


hiks hiks hiks, kesedihan begitu menusuk khumairah.


pandangan fatih terlihat hampa, melihat adiknya yang berurai air mata....


Fatih yang sudah lemah mengatakan kepada khumairah, kalau ada kehidupan setelah ini abang hanya ingin melihat mu menjadi pengantin. kesayanganku....

__ADS_1


__ADS_2