
"Nyonya Khumairah," Tiba-tiba suara panggilan terdengar.
Dokter dan kedua perawat yang ada didekatnya.
Mata ketakutan khumairah terlihat jelas dia menyelidik dan memandang sinis kepada dokter.
Pikiran khumairah mulai tercampur ada perasaan Nyeri kalau melihat orang lain.
Khumairah berucap dengan ketakutan
"Jangan ganggu kami, Aku mohon," Mata khumairah yang basah dengan air mata.
Khumairah mulai tidak bisa tenang karena semua yang ada sekarang adalah seperti penjahat bagi keluarganya.
Afif segera meraih badan ibunya dan segera kembali memeluk ibunya.
"Ibu semua akan baik-baik saja, ok, "Afif yang memeluk ibunya agar tenang
Mata khumairah mengeluarkan butir-butir air matanya dan sesaat mulut khumairah terdiam, khumairah tidak bisa membohongi kalau dia masih teringat dengan suaminya dan rasanya sekarang semuanya penjahat.
"Dia Jahat nak, tolong usir dia, "Khumairah yang berkata lemah.
"Mereka akan pergi ibu, jangan nangis lagi ya, "
Anak itu mulai menangkupkan tangannya dan mengisyaratkan ke dokter untuk pergi sebentar.
Sebuah anggukan terlihat dari wajah dokter itu dan segera dokter dan kedua perawatnya keluar.
sesaat khumairah mulai tenang dan berkata pelan.
"Mereka orang jahat nak, "ucapan yang keluar dari mulut khumairah
__ADS_1
beberapa saat khumairah kembali tidur, dipelukan putranya.
Afif mulai melepaskan pelukanya dan membiarkan ibunya terbaring dikamar.
"Ibu semua akan baik-baik saja, Afif akan selalu menjaga ibu, walaupun anakmu bertarung dengan kematian"
Afif yang membelai lembut rambut ibunya.sambil sesekali ia mengusap Air matanya.
Afif hanya bisa terus memandang ibunya yang sudah tertutupi perban.
Mata Afif mulai memerah dan rasanya hatinya begitu ngilu,Iya rasanya begitu sakit.lebih sakit bila Bolanya harus diambil adik adiknya lebih sakit dari sekadar barang kesayanganya jadi milik orang lain.
ππππππ
Dalam lamunan
"Brukkk, "Afif tiba-tiba terjatuh.
Ayahnya melihat dari jauh dan tampak wajah khawatir berjalan menghampiri.
" Ayo bangun jagoan, Tapi kaki Afif sakit Ayah, "Afif yang ingin merengek
Ayahnya mendekat dan mengatakan.
"Lain kali hati-hati nak kalau jatuh abang harus bangun, karena abang sendiri yang harus bertanggungjawab terhadap abang sendiri, Ayah yakin anak ayah sangat hebat, " Mata sejuk ayahnya menundukkan Afif dia ingin marah karena ayahnya terlihat egois tapi dia berfikir benar yang dikatakan Ayah, kalau dia jatuh harus bangun.
"Iya Afif kuat t ayah,"Afif berceloteh semangat
Ayahnya menciumi kening anaknya sambil membisikan kata-kata.
"Anak Ayah selalu hebat, dan orang sabar itu adalah salah -satu penghuni surga,"
__ADS_1
"Abang,," Suara panggilan khumairoh dengan mata tertutup.Tiba-tiba membangungkan Afif.
Afif mendekatkan tubuhnya dan mengelus kepala ibunya.
Mata Afif mulai menetes lagi dan memandang wajah ibunya yang sudah tertutup dengan perban.
Afif berceloteh dengan hatinya.
Ya Allah aku lelah tapi surga, bukankah untuk orang-orang yang sabar dan yang ada dihadapanku adalah surgaku, berikanlah seluru kesabaranku ini untuk ibu karena memang mereka pantas mendapatkan surga walaupun jiwaku ingin berteriak dengan dunia, tapi teriakan ku tak mungkin ku luapkan.
Anak kecil itu benar-benar dididik dengan cinta dan ilmu agama yang cukup kuat.
πΊπΊπΊπΊ
Sesaat
Suara Azan berkumandang. dan sangat jelas terdengar di sekitar kamarnya. Afif ingin berjalan keluar tiba-tiba tangannya ditarik.
"Ibu mau Solat sayang, "khumairah berkata.
"Tapi kondisi ibu, " Afif menyelidik dengan luka yang diperban
"Solat itu wajib sayang,Ibu bisa tayamum dan tak ada alasan kalau masalah sholat," Ibu Afif memandang serius.
"Tunggu, Afif ambilkan mukenahnya Tuan Putri ku "Wajah ceria Afif mulai terlihat ceria.
Khumairah tersipu malu, melihat sikap Putranya itu.
Afif biasa memanggil adik-adiknya tuan putri sekarang panggilan itu dia sebut untuk ibunya dan khumairah sendiri ingin tertawa dengan putra kecilnya yang sudah sangat pandai menyenangkan orang lain itu.
Setelah lama Afif pergi meninggalkan ibunya dan berlari sangat cepat hingga iya sampai ke mushollah dan dia ingin kembali dan memasuki kamar tiba-tiba tanganya dihentikan oleh seseorang laki-laki berpakaian Hitam.
__ADS_1
"Kau masih ingat apa yang ku inginkan, "Afif menghentikan langkahnya dan mulai matanya memerah.