Obsesi Cinta Psikopat

Obsesi Cinta Psikopat
Luka Yang tak berdarah


__ADS_3

Elisa Berlari sambil mengendong bayinya yang masih dalam buaian jantungnya berdetak tak tentu arah Pikiranya kacaul,hanya ada Fatih dan khumairah dalam pikiranya.


Elisa terus berlari pelan bersama anaknya yang masih dalam buaian dan digandengnya, hingga satu langkah kaki sampai di depan pintu dia melihat suaminya sudah tak berdaya. Elisa tak menyangka melihat suami yang sangat Dia cintai tergeletak di lantai dengan darah segar.


Mata Elisa menatap dengan tatapan kosong dia berjalan menuju Fatih


"Bang," Bibir Elisa hanya bisa mengeluarkan sepatah kata tersebut, Dan Elisa terlihat syok


Elisa berjalan mendekati Fatih yang sudah tak berdaya hatinya seperti tertancap pisau kemudian mengiris relung hatinya.


Butir -butir panas menghias wajah Elisa,wajah yang biasa ceria dengan senyuman dan sekarang senyuman Elisa mati bersama rasa sakit suami yang dicintainya yang sudah terkapar lemah tak berdaya.


Elisa menguatkan kakinya untuk berjalan mendekati fatih, tangan itu mulai tidak mampu memegang bayi Dan Elisa hampir menjatuhkan bayi yang digendongnya tapi segera Firman dengan sigap menahan tubuh Elisa yang sudah lemah seperti lemahnya suaminya.


" Kk elis tenanglah!, semua akan baik-baik saja," Suara Firman dengan suara yang sangat lemah.


Disekitarnya seperti tidak ada pandanganya hanya lurus kedepan.


Elis terus berjalan dan mendekat hingga Ia memegang wajah Fatih dan membelai lembut wajah suaminya.

__ADS_1


"kau harus kuat sayang untuku kalau tak bisa untuku maka anak -anak kita mereka jauh membutuhkanmu, aku mohon, ," Elisa dengan air mata yang mengalir deras.


Elisa berbicara sambil memandang tulus ke wajah Fatih.


"Bidadariku yang manja, aku akan baik -baik saja,"Suara lemah Fatih yang menahan kesakitan.


Hati Elisa semakin sakit melihat Penderitaan suaminya dengan


Darah yang terus mengalir membuat Firman membalut Dada Fatih dengan kain agar darahnya tidak terus mengalir.


Tek... Tek... Tek.. Suara bunyi Pesan Masuk


"Bawa Firman dengan cepat kalau kamu ingin dia selamat "


2 kali dia menyelamatkan Fatih, sebenarnya apa yang dia mau.


Disisi lain wajah fatih terlihat tidak baik-baik saja.


wajah Fatih sudah mulai pucat pasi akibat kehilangan banyak darah.

__ADS_1


Segera Firman bertindak cepat Setelah melihat sebuah chat.


"Khumairah,, apakah ada Rumah sakit terdekat? kita harus sampai dalam waktu 10 menit "Tiba-tiba Firman berucap


"Ada tapi nggak mungkin sampai dalam waktu 10 Menit,"Khumairah terlihat tak berdaya.


"Tak apa-apa "Firman berucap


Segera Khumairah dan Firman memapah tubuh Fatih ke Mobil.


Khumairah dan Firman dibagian depan bersama kedua ponaanya yang masih kecil sedangkan Fatih dan Elisa dibagian belakang.


Segera mereka membawa Fatih ke Rumah sakit firman mengendarai mobil dengan kecepatan Penuh agar fatih sampai kerumah sakit Dan berusaha sampai dalam waktu 10 menit.


Badan Fatih semakin terlihat sangat pucat dan semuanya terlihat semakin cemas.


🌺🌺🌺


Setelah sampai ke Rumah Sakit

__ADS_1


Segera para dokter dan perawat berjalan menyambut Tubuh Fatih yang tidak berdaya, Setelah melakukan tugasnya masing -masing dan diluar Semuanya sudah tampak lesu menunggu beberapa untuk saat


Dokter keluar dari ruangan dan tampak tidak baik-baik saja.


__ADS_2