Overprotective Family

Overprotective Family
bab 10


__ADS_3

Aku melihat ada sepuluh kesatria termasuk Rean. Aku akhirnya memilih kesatria Rean dan Kesatria Suna yang aku kenal. Kesatria Suna adalah kesatria wanita handal yang berasal dari keluarga bangsawan juga.


" Mohon bantuannya Kesatria Rean, kesatria Suna." aku tersenyum.


mereka berdua berlutut hormat." Kami berjanji akan selalu melindungi anda bahkan jika nyawa kami adalah bayarannya."


~°°°°°~


Satu bulan kemudian...


" Luna kau tidak ingin bersekolah? biasanya anak seumuranmu akan masuk ke sekolah tinggat atas. tapi karena kau tidak sadarkan diri pendidikanmu menjadi tertunda!" dari raut wajahnya aku bisa tahu ayah sangat khawatir padaku.


Aku tersenyum lalu memegang tangannya.


" ayah tidak perlu khawatir.. aku akan tetap bersekolah tanpa ayah suruh. "


" Lalu sekolah mana yang ingin kau masuki?"


" Ah kalau itu.. aku ingin sekolah yang sama dengan kakak dulu. "


ayah yang sedang minum tampak terkejut. minumannya itu menyembur keluar.


" uhuk.. uhuk.. tapi sekolahnya itu sekolah yang fokus pada berpedang lho. "

__ADS_1


" tidak apa-apa aku ingin belajar berpedang agar bisa melindungi ayah.. "


" kalau kakakmu di sini dia pasti tidak akan memperbolehkanmu.. " mata ayah tampak sayu.


iya andai saja kakak ada di sini dia pasti akan menjagaku mati-matian seperti dulu..


Dua hari yang lalu kami mendapatkan surat dari kerajaan bahwa peperangan sudah berakhir. Namun musuh menawan kakak dan besar kemungkinannya jika kakak sudah meninggal. kejadian itu benar-benar di saksikan langsung oleh pangeran dan beberapa prajurit lain. Sejak saat itu ayah menjadi lesu dan matanya terlihat sayu.


Tiba-tiba ayah memukul meja. " jawabanku akan tetap sama Luna.. kau tidak boleh bersekolah di sana !"


" tapi kenapa.. kan tidak ada larangan seorang wanita memegang pedang? "


" Bukan seperti itu masalahnya Luna! kau tak akan pernah mengerti.. aku sudah kehilangan banyak orang yang aku sayangi. aku tak ingin kehilangan kau Luna!"


" Aku akan menyelamatkan kakak! jika ayah menghalangi maka aku akan pergi dari rumah untuk selamanya! "


" Tunggu Luna!"


" Sampai jumpa ayah.. semoga kau selalu sehat." aku tersenyum lalu melangkah pergi.


" Luna....." ayah menangis dan terduduk di lantai. Namun aku tak peduli lagi..aku akan menyelamatkan kakak bagimanapun caranya.


Setelah berjalan jauh aku baru sadar jika kini aku tidak memiliki tempat tinggal.jadi untuk sementara aku tinggal di rumahnya sunya. aku hanya memilih Sunya untuk ikut, tapi aku tahu kesatria Rean juga mengawasiku dari jauh.

__ADS_1


Rumah keluarga Sunya..


" ya ampun sebuah kehormatan seorang putri Duke datang ke rumah kami. "


" Ayah aku akan menjelaskan semuanya. " Ucap Sunya.


5 menit kemudian..


" oh begitu.. "


" jadinya dia ingin menginap di rumah kami? "


" Ya seperti itu ayah, ibu. " ucap Sunya tegas.


" Tapi ternyata rumor yang di katakan orang itu benar ya.. katanya ayah dan kakaknya sangat overprotektif kepada putrinya." ucap ayah Sunya.


" Hahaha.. itu memang benar namun kakakku yang lebih over. " aku tertawa. Dan tiba-tiba semuanya menjadi tertawa.


" Pasti berat ya.. " bisik ibunya Sunya.


" silahkan tinggallah di sini selama yang anda mau. "


" Saya sangat berterima kasih atas kebaikan kalian. "

__ADS_1


" tidak perlu seformal itu bukan? dan juga aku akan mengajarimu berpedang sebelum masuk ke sekolah itu..ah mungkin lebih baik Sunya langsung saja yang mengajarinya.


" Baiklah kalau itu kata ayah.. aku akan mengajarimu!"


__ADS_2