Overprotective Family

Overprotective Family
Bab 2


__ADS_3

" Apa kalian baik-baik saja?" tanya seorang laki-laki tampan berambut pirang dan bermata biru. Dia adalah Kesatria Rean yang menjadi idola para wanita. Namun dia menolak semua pernyataan cinta. Bahkan sebelum wanita itu menyatakan perasaannya, dia sudah menolak dulu.


Luna termasuk salah satu dari sekian banyaknya wanita yang menyatakan cinta pada kesatria Rean namun di tolak.


" Ya setelah aku pikir dia termasuk canti juga." pikir Rean di dalam hatinya.


Tiba-tiba kesatria Rean berjalan mendekatiku. Dia tersenyum dengan senyumnya yang membuat para wanita jatuh hati.Dia berlutut dan mencium punggung tangan Luna. Seketika orang-orang menjadi heboh.


" Apakah kau terluka nona? "


Aku benar-benar terkejut. " Ya saya baik-baik saja. "


" Tuan kesatria jika boleh tahu sebenarnya siapakah musuh itu? mereka terlihat hanya seperti bandit. " Tanya seseorang warga.


" Ya tapi bukan.. aku juga lagi mencari tahu penyebabnya. "


" Tapi kira-kira apakah anda mengerti siapa pelakunya? "


" Ya saya hanya menebak mungkin ini adalah ulah Pangeran. " Ucap kesatria Rean.


Tidak aku pikir itu mustahil..lagian juga apa untungnya seorang pangeran melakukan hal itu?


" Tapi kesatria Rean saya pikir itu mustahil.. " ucap orang itu.

__ADS_1


Tiba-tiba terdengar sekelompok derap langkah kaki kuda.


" Luna kau baik-baik saja? " tanya kakak.


" Ya aku baik-baik saja maaf membuat kalian khawatir. Aku bisa melihat dari nafas mereka. Rupanya mereka buru-buru mencari aku.


" Ya ampun ada kesatria Rean. " ayahku terlihat sangat bersemangat. Mereka berdua akhirnya mengobrol lebih dari 10 menit.


Aku mendekatkan mulutku ke telinga kakak.


" Kak sebenarnya bagaimana watak kesatria Reon itu? " aku berbisik pelan.


Kakakku kembali menkawab dengan berbisik lagi. " Dia itu wataknya sangat misterius. Dia memang hebat dalam berpedang. "


" apakah dia adalah kesatria pangeran? " bisikku lagi.


" begitu.. "


" kenapa kau sangat ingin tahu? Jangan bilang kau jatuh cinta padanya lagi. " Kakaku mulai kesal.


" Bukan aku sudah tidak menyukainya lagi semenjak di tolak. "


" Bagus itu baru adikku. " Kakak terlihat gembira dan mengusap kepalaku.

__ADS_1


Hatiku di penuhi kecemasan. Bukannya lebih baik aku tidak ikut campur dalam urusan mereka?


Sementara itu Istana Kerajaan..


Pangeran sedang duduk di atas kursi di ruangan kerjanya. Dia membuka surat yang datang hari ini.


" Pesta dansa ya aku tidak seluang itu. "


tok.. tok.. tok...


" Permisi Pangeran. " seorang laki-laki tua masuk membawa beberapa kertas.


" oh Ray kerja bagus. Terima kasih karena telah menjadi asistenku selama ini Ray. "


Ray berdiri dengan sikap tegap dan formal.


" Saya juga senang dapat melayani anda pangeran. "


Ray berjalan kembali menuju pintu dan membungkuk hormat lalu pergi keluar ruangan.


Pangeran benar-benar merasa sedih. Ray adalah asisten yang sangat baik sejak dia masih kecil. Namun kini dia memutuskan untuk mengundurkan diri karena ingin menghabiskan waktu luang lebih banyak dengan keluarga. Kini dia telah memilih salah satu orang untuk menjadi asistennya. Dan orang yang terpilih itu adalah Teo D Asteriana.Dia adalah kandidat terbaik dari antara pria bangsawan.


pangeran menulis suatu surat lalu menyuruh seseorang untuk mengantarkannya ke kediaman Duke Asteriana.

__ADS_1


~°°°°°°°°~


Setelah ayah selesai berbincang-bincang dengan Kesatria Rean, aku kembali lagi ke rumah. Dan hasilnya kakak dan ayahku semakin overprotektif. Rencana kaburku gagal total.


__ADS_2