
Duchess Arielana adalah seorang wanita yang baik hati. Dia adalah kakak dari Yang Mulia Ratu. mereka hanyalah dari keluarga bangsawan miskin. Namun suatu hari raja dan Duke sedang pergi berburu. Dan kebetulan juga Arielana dan adiknya itu sedang berjalan-jalan mencari hewan buruan juga.
Namun tiba-tiba ada beruang besar yang muncul.Beruang itu berlari menghampiri dua gadis yang sangat ketakutan itu.
" ayo kita lari!" ucap Arielana.
" Aku tak bisa..entah mengapa tiba-tiba.. "
" kau bisa mati lho!"
" kalau begitu kakak saja pergilah tidak apa-apa kok."
" Aku tidak akan meninggalkan adikku sendiri.. kau kira aku tidak berperasaan?" tangis Arielana.
tiba-tiba ada dua orang pria yang mengalahkan beruang itu dengan pedang.
" Apakah kalian baik-baik saja? "
pada saat itu Arielana jatuh cinta kepada sang Duke sementara adiknya itu jatuh cinta pada raja yang dulu masih seorang putra mahkotha. Pernikahan mereka sempat di tentang namun Duke tetap berjuang untuk menikahi Arielana. Hingga akhirnya mereka di perbolehkan untuk menikah. Mereka hidup bahagia dan memiliki dua anak. Teo dan Luna. Lalu Raja yang saat itu masih pangeran dan adiknya Luna yang bernama Elena menikah dua tahun kemudia
4 tahun kemudian..
Istana kerajaan di serang oleh para pemberontak yang di pimpin oleh Duke Libem. Pada saat itu raja yang masih pangeran itu ikut bertarung. Sementara itu Arielana dan adiknya yang bernama Elena itu sedang berlindung. Namun rupanya para pemberontak mengetahui tempat persembunyian itu. Arielana dan Elana berlari hingga mereka sampai di lokasi pertempuran.Arielana melihat duke sedang bertarung dan terpojok membuat hati Arielana menjadi cemas.
" Larilah Arielana, Elana!" seru duke.
__ADS_1
" tidak bagaimana aku bisa meninggalkan suamiku sendiri? " Arielana menangis.
" Tenang saja aku tidak akan mati kok."
" Tapi.."
Elena menggandeng tangan Arielana dan lalu lari.
" Elena lepaskan aku biarkan aku tetap menemaninya ! Elena!" seru Arielana kesal.
" Tidak habisnya kakak selalu saja keras kepala!" teriak Elena.
" Kamu apa tidak khawatir dengan suamimu sendiri? "
" Tapi tetap saja !Lepaskan aku Elena!" Arielana benar-benar merasa kesal dia berhasil melepaskan diri dari Elena.
" Kakak!" Elena berlari menyusul kakaknya.
" Arielana ! seru duke gembira. sudah tak ada musuh lagi.
" Sudah ku bilang kan? mereka pasti selaat!" Elena menepuk bahu Arielana.
" ya maaf atas keegoisanku.."
kejadian hari itu semuanya selamat. namun malamnya ada beberapa penyusup masuk ke kediaman Duke. Saat itu mereka sedang makan malam. Penyusup itu menodongkan pedangnya ke leher Duke.
__ADS_1
" Semuanya tetap diam di tempat atau aku akan menebas leher Duke. hahahahhaa.."
tak ada yang berani untuk maju.
" Hahahahaha.. "
Arielana yang memang keras kepala itu maju perlahan dan kemudian mendorong si penyusup itu. Karena terlalu terkejut si penyusup itu langsung menebaskan pedangnya dan mengenai Arielana.
" Arielana....kamu kenapa.." Duke memeluk Arielana.
" Saat aku bertemu denganmu pertama kali aku merasa jatuh cinta. Kau sangat keren dan pada saat itu aku tidak mengetahui jika kau adalah seorang Duke." senyum Arielana.
" Tapi.. Kamu itu bodoh sekali! " teriak Duke. Arielana terkekeh pelan.
" Aku memang bodoh kok semoga... kau.. merawat.. anak kita.. "
Duke menangis semalaman. Penyusup itu berhasil di tangkap lalu di eksekusi.
~°°°°°°°~
" Kami mencurigai jika kesatria Rean ada di balik kejadian ini semua. Baik mengenai Duchess maupun Luna. " Ucap Raja serius.
Duke merasa kebingungan.
mustahil kan Kesatria Rean adalah pelakunya?
__ADS_1