
Seluruh bangsawan gempar saat melihat berita Luna di racuni oleh seseorang. pihak istana sedang mencari siapakah dalang di balik semuanya ini. karena orang yang membawa teh itu sudah langsung di bunuh jadi kita tidak bisa bertanya dengannya. Setelah di periksa, ternyata racunnya ada di dalam gula. Mungkin sang pelaku sudah tahu kesukaan setiap orang. Nyalinya itu besar juga!
Saat ini duke sedang marah dan tidak ada yang berani untuk mendekatinya.Dia membatalkan semua jadwal hanya untuk menemani putrinya. Entah kapan ini akan berakhir.
tiga hari kemudian, raja menerima tantangan perang dengan kerajaan tetangga. satu orang dari setiap keluarga bangsawan harus ikut berperang.
" aku akan ikut ayah.. karena aku akan mendampingi pangeran. Tolong ayah jaga Luna ya. "
" hah baiklah... walaupun sudah ku larang pasti kau akan terus memaksa. Baiklah pergilah dan jangan lupa pulanglah dengan selamat. "
" Baiklah ayah akan aku selesaikan peperangan ini secepatnya!"
Dua hari kemudian..
para prajurit berkuda berbaris di depan tembok kota. mereka melakukan perpisahan dengan keluarga mereka.
" Musuh berani menantang kita ! menangkanlah pertarungan ini Prajurit yang hebat dan pulanglah dengan selamat dan penuh kemenangan!" seru pangeran.
" Haaaaaaaaa!" teriak para prajurit semangat.
Luna.. semoga kau baik-baik saja.. kakak berjanji akan pulang secepatnya.
sementara itu di mansion..
__ADS_1
" pastikan semua jendela tertutup rapat serta pintu tidak akan bisa di buka kecuali oleh para pelayan sah di sini!"
semuanya berpikir jika Duke sangat berlebihan. tapi mereka juga tidak bisa melawan perintah Duke.
" Baik!"
sebulan kemudian..
" Kepada ayah bagaimana kabar Luna? suasana medan perang di sini masih memanas. Tolong jika Luna sudah bangun aku di beri tahu ya. "
" Teo ayo makan dulu!" seru pangeran.
" ah maaf saya melamun."
" Ya.. tapi saya memperingatkan juga pada anda Pangeran. Jika anda dan keluarga anda berusaha menyakiti Luna.. kami tidak akan segan-segan memberontak!" tatap Teo tajam.
" ya aku mengerti.. namun untuk saat ini aku juga akan berusaha untuk menemukan pelakunya jadi tenang saja ya. " pangeran tersenyum.
" ya..."
" tapi tetap saja rupanya kalian masih ingat dengan kejadian yang menimpa Duchess"
Mata Teo menjadi terkejut dan merasa kesal.
__ADS_1
" Jangan ingatkan aku pada hal itu lagi !"
" Padahal Duchess adalah orang yang sangat baik hati lho..aku tidak tahu kenapa sampai ada yang tidak menyukainya."
~°°°°°°°°~
Duchess Arielana adalah seorang wanita yang baik hati. Dia adalah kakak dari Yang Mulia Ratu. mereka hanyalah dari keluarga bangsawan miskin. Namun suatu hari raja dan Duke sedang pergi berburu. Dan kebetulan juga Arielana dan adiknya itu sedang berjalan-jalan mencari hewan buruan juga.
Namun tiba-tiba ada beruang besar yang muncul.Beruang itu berlari menghampiri dua gadis yang sangat ketakutan itu.
" ayo kita lari!" ucap Arielana.
" Aku tak bisa..entah mengapa tiba-tiba.. "
" kau bisa mati lho!"
" kalau begitu kakak saja pergilah tidak apa-apa kok."
" Aku tidak akan meninggalkan adikku sendiri.. kau kira aku tidak berperasaan?" tangis Arielana.
tiba-tiba ada dua orang pria yang mengalahkan beruang itu dengan pedang.
" Apakah kalian baik-baik saja? "
__ADS_1
pada saat itu Arielana jatuh cinta kepada sang Duke sementara adiknya itu jatuh cinta pada raja yang dulu masih seorang putra mahkotha.